{"id":3864,"date":"2021-02-23T12:23:00","date_gmt":"2021-02-23T05:23:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864"},"modified":"2024-08-21T10:35:33","modified_gmt":"2024-08-21T03:35:33","slug":"usai-berburu-ilmu-bioteknologi-pangan-mahasiswa-biologi-indonesia-ikuti-virtual-tour-di-industri-yakult","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864","title":{"rendered":"Usai Berburu Ilmu Bioteknologi Pangan, Mahasiswa Biologi Indonesia Ikuti Virtual Tour di Industri Yakult"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Himpunan Mahasiswa Biologi (Himabio), Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar kegiatan Bio on Experience (BOX) 2021 bagi mahasiswa biologi di kampus-kampus perguruan tinggi di Indonesia, (20\/02). Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja dari Divisi Bioworld Himabio yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa biologi di bidang biosains dan bioteknologi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan yang bertemakan \u201cIndustri Pangan Berbasis Fermentasi\u201d tersebut mengundang dosen biologi untuk berbagi ilmu mengenai bioteknologi. Hal yang tak kalah mengasyikan bagi mahasiswa biologi yakni mahasiswa berkempatan mendapatkan tur virtual Pabrik PT Yakult Indonesia Persada.<br>Dr Dra Nisa Rachmania, Dosen IPB University dari Departemen Biologi, FMIPA hadir sebagai narasumber dan memaparkan materi terkait pangan fermentasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indonesia sebagai negara yang kaya akan berbagai jenis pangan tradisonal memiliki produk pangan fermentasi yang beragam. Mulai dari kecap manis, nata de coco, tempoyak, bekasam, tape singkong, oncom, tempe, dan sebagainya. Tak hanya pangan fermentasi berbentuk makanan, minuman hasil fermentasi pun beragam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cUmumnya, masyarakat awam akan langsung teringat akan yogurt yang mengandung bakteri asam laktat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Indonesia pun memiliki yogurt versi tersendiri yakni dadih yang berasal dari susu kerbau khas Minangkabau,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak kalah dari negara-negara Eropa, Indonesia pun memiliki produk anggur fermentasi atau wine tersendiri. Wine tersebut adalah wine khas bali yang dibuat dari anggur lokal dan telah diekspor ke berbagai negara. Bahkan, warga Eropa mengakui kualitasnya dan menjadi salah satu daya tarik Bali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dr Nisa menjelaskan bahwa organisme yang melakukan fermentasi biasanya tumbuh agak lambat. Hal tersebut dikarenakan adenosin triphospat (ATP) yang dihasilkan dari proses glikolisis sebagian besar digunakan untuk membentuk produk dan sedikit untuk proses pertumbuhan tergantung dari jenis organismenya. Fermentasi pun bermacam-macam tergantung hasil produknya. Yakni fermentasi alkohol bila produk yang dihasilkan merupakan etanol dan fermentasi asam laktat bila produk yang dihasilkan merupakan asam laktat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam proses pembuatan minuman probiotik, proses fermentasinya dilakukan dengan bakteri penghasil asam laktat. Produksi minuman probiotik di pabrik dilakukan dengan penuh perhatian mulai dari proses sterilisasi, penambahan kultur, proses analisa kualitas, hingga ke tahap pengemasan. Hal tersebut dilakukan agar menjaga kualitas dan terhindar dari cemaran bakteri patogen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSebenarnya probiotik adalah bakteri baik yang dapat melawan bakteri jahat. Bahkan dosen mikrobiologi di IPB University ketika diare tak akan langsung minum obat, namun mengonsumsi minuman probiotik seperti yogurt tadi untuk melawan bakteri jahat,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan, bakteri dalam minuman probiotik dapat berperan sebagai penghambat bakteri pathogen dan juga berkemampuan sebagai pengawet. Penamaan fermentasi pun dapat ditentukan berdasarkan substrat yang digunakan. Misalnya fermentasi asetilen fermentasi gliserol, hingga fermentasi asam sitrat oleh bakteriodes. Salah satu produk fermentasi asam sitrat yakni asam sitrat itu sendiri sering digunakan dalam industri pangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentunya, industri pangan akan menggunakan bakteri yang aman untuk dikonsumsi. Biasanya sebelum digunakan, kultur harus melewati pengujian keamanan yakni pengujian hemolysis bakteri. Dr Nisa juga pernah melakukan penelitian yang dilakukannya bersama tim terkait pangan fermentasi lokal yakni inasua dari Maluku. Inasua merupakan hasil fermentasi ikan laut dari perairan dalam yang sering dikonsumsi masyarakat selama masa paceklik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil penelitian tersebut mendapati bahwa isolat bakteri yang didapatkan dari inasua memiliki kemampuan menghambat bakteri pencemar pangan seperti Salmonella dan Listeria.&nbsp; Hal tersebut terjadi akibat kehadiran bakteriosin dalam inasua. Selain itu isolate bakteri ini dapat pula menghambat pertumbuhan bakteri koliform.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain mendapatkan ilmu mengenai bioteknologi pangan secara umum, mahasiswa juga berkesempatan untuk melakukan tur virtual pabrik PT. Yakult Indonesia Persada. Perwakilan dari PT Yakult memberikan ilmu mengenai keunggulan minuman probiotik Yakult dalam menjaga kesehatan pencernaan, sejarah singkat PT. Yakult, tur keliling pabrik hingga pembuatan Yakult. (MW\/Zul)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Resource Person : Dr Dra Nisa Rachmania<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Himpunan Mahasiswa Biologi (Himabio), Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar kegiatan Bio on Experience (BOX) 2021 bagi mahasiswa biologi di kampus-kampus perguruan tinggi di Indonesia, (20\/02). Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja dari Divisi Bioworld Himabio yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa biologi di bidang biosains dan bioteknologi. Kegiatan yang bertemakan \u201cIndustri Pangan Berbasis Fermentasi\u201d tersebut mengundang dosen biologi untuk berbagi ilmu mengenai bioteknologi. Hal yang tak kalah mengasyikan bagi mahasiswa biologi yakni mahasiswa berkempatan mendapatkan tur virtual Pabrik PT Yakult Indonesia Persada.Dr Dra Nisa Rachmania, Dosen IPB University dari Departemen Biologi, FMIPA hadir sebagai narasumber dan memaparkan materi terkait pangan fermentasi. Indonesia sebagai negara yang kaya akan berbagai jenis pangan tradisonal memiliki produk pangan fermentasi yang beragam. Mulai dari kecap manis, nata de coco, tempoyak, bekasam, tape singkong, oncom, tempe, dan sebagainya. Tak hanya pangan fermentasi berbentuk makanan, minuman hasil fermentasi pun beragam. \u201cUmumnya, masyarakat awam akan langsung teringat akan yogurt yang mengandung bakteri asam laktat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Indonesia pun memiliki yogurt versi tersendiri yakni dadih yang berasal dari susu kerbau khas Minangkabau,\u201d ujarnya. Tak kalah dari negara-negara Eropa, Indonesia pun memiliki produk anggur fermentasi atau wine tersendiri. Wine tersebut adalah wine khas bali yang dibuat dari anggur lokal dan telah diekspor ke berbagai negara. Bahkan, warga Eropa mengakui kualitasnya dan menjadi salah satu daya tarik Bali. Dr Nisa menjelaskan bahwa organisme yang melakukan fermentasi biasanya tumbuh agak lambat. Hal tersebut dikarenakan adenosin triphospat (ATP) yang dihasilkan dari proses glikolisis sebagian besar digunakan untuk membentuk produk dan sedikit untuk proses pertumbuhan tergantung dari jenis organismenya. Fermentasi pun bermacam-macam tergantung hasil produknya. Yakni fermentasi alkohol bila produk yang dihasilkan merupakan etanol dan fermentasi asam laktat bila produk yang dihasilkan merupakan asam laktat. Dalam proses pembuatan minuman probiotik, proses fermentasinya dilakukan dengan bakteri penghasil asam laktat. Produksi minuman probiotik di pabrik dilakukan dengan penuh perhatian mulai dari proses sterilisasi, penambahan kultur, proses analisa kualitas, hingga ke tahap pengemasan. Hal tersebut dilakukan agar menjaga kualitas dan terhindar dari cemaran bakteri patogen. \u201cSebenarnya probiotik adalah bakteri baik yang dapat melawan bakteri jahat. Bahkan dosen mikrobiologi di IPB University ketika diare tak akan langsung minum obat, namun mengonsumsi minuman probiotik seperti yogurt tadi untuk melawan bakteri jahat,\u201d jelasnya. Bahkan, bakteri dalam minuman probiotik dapat berperan sebagai penghambat bakteri pathogen dan juga berkemampuan sebagai pengawet. Penamaan fermentasi pun dapat ditentukan berdasarkan substrat yang digunakan. Misalnya fermentasi asetilen fermentasi gliserol, hingga fermentasi asam sitrat oleh bakteriodes. Salah satu produk fermentasi asam sitrat yakni asam sitrat itu sendiri sering digunakan dalam industri pangan. Tentunya, industri pangan akan menggunakan bakteri yang aman untuk dikonsumsi. Biasanya sebelum digunakan, kultur harus melewati pengujian keamanan yakni pengujian hemolysis bakteri. Dr Nisa juga pernah melakukan penelitian yang dilakukannya bersama tim terkait pangan fermentasi lokal yakni inasua dari Maluku. Inasua merupakan hasil fermentasi ikan laut dari perairan dalam yang sering dikonsumsi masyarakat selama masa paceklik. Hasil penelitian tersebut mendapati bahwa isolat bakteri yang didapatkan dari inasua memiliki kemampuan menghambat bakteri pencemar pangan seperti Salmonella dan Listeria.&nbsp; Hal tersebut terjadi akibat kehadiran bakteriosin dalam inasua. Selain itu isolate bakteri ini dapat pula menghambat pertumbuhan bakteri koliform. Selain mendapatkan ilmu mengenai bioteknologi pangan secara umum, mahasiswa juga berkesempatan untuk melakukan tur virtual pabrik PT. Yakult Indonesia Persada. Perwakilan dari PT Yakult memberikan ilmu mengenai keunggulan minuman probiotik Yakult dalam menjaga kesehatan pencernaan, sejarah singkat PT. Yakult, tur keliling pabrik hingga pembuatan Yakult. (MW\/Zul) Resource Person : Dr Dra Nisa Rachmania<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3865,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-3864","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Usai Berburu Ilmu Bioteknologi Pangan, Mahasiswa Biologi Indonesia Ikuti Virtual Tour di Industri Yakult - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Usai Berburu Ilmu Bioteknologi Pangan, Mahasiswa Biologi Indonesia Ikuti Virtual Tour di Industri Yakult - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Himpunan Mahasiswa Biologi (Himabio), Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar kegiatan Bio on Experience (BOX) 2021 bagi mahasiswa biologi di kampus-kampus perguruan tinggi di Indonesia, (20\/02). Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja dari Divisi Bioworld Himabio yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa biologi di bidang biosains dan bioteknologi. Kegiatan yang bertemakan \u201cIndustri Pangan Berbasis Fermentasi\u201d tersebut mengundang dosen biologi untuk berbagi ilmu mengenai bioteknologi. Hal yang tak kalah mengasyikan bagi mahasiswa biologi yakni mahasiswa berkempatan mendapatkan tur virtual Pabrik PT Yakult Indonesia Persada.Dr Dra Nisa Rachmania, Dosen IPB University dari Departemen Biologi, FMIPA hadir sebagai narasumber dan memaparkan materi terkait pangan fermentasi. Indonesia sebagai negara yang kaya akan berbagai jenis pangan tradisonal memiliki produk pangan fermentasi yang beragam. Mulai dari kecap manis, nata de coco, tempoyak, bekasam, tape singkong, oncom, tempe, dan sebagainya. Tak hanya pangan fermentasi berbentuk makanan, minuman hasil fermentasi pun beragam. \u201cUmumnya, masyarakat awam akan langsung teringat akan yogurt yang mengandung bakteri asam laktat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Indonesia pun memiliki yogurt versi tersendiri yakni dadih yang berasal dari susu kerbau khas Minangkabau,\u201d ujarnya. Tak kalah dari negara-negara Eropa, Indonesia pun memiliki produk anggur fermentasi atau wine tersendiri. Wine tersebut adalah wine khas bali yang dibuat dari anggur lokal dan telah diekspor ke berbagai negara. Bahkan, warga Eropa mengakui kualitasnya dan menjadi salah satu daya tarik Bali. Dr Nisa menjelaskan bahwa organisme yang melakukan fermentasi biasanya tumbuh agak lambat. Hal tersebut dikarenakan adenosin triphospat (ATP) yang dihasilkan dari proses glikolisis sebagian besar digunakan untuk membentuk produk dan sedikit untuk proses pertumbuhan tergantung dari jenis organismenya. Fermentasi pun bermacam-macam tergantung hasil produknya. Yakni fermentasi alkohol bila produk yang dihasilkan merupakan etanol dan fermentasi asam laktat bila produk yang dihasilkan merupakan asam laktat. Dalam proses pembuatan minuman probiotik, proses fermentasinya dilakukan dengan bakteri penghasil asam laktat. Produksi minuman probiotik di pabrik dilakukan dengan penuh perhatian mulai dari proses sterilisasi, penambahan kultur, proses analisa kualitas, hingga ke tahap pengemasan. Hal tersebut dilakukan agar menjaga kualitas dan terhindar dari cemaran bakteri patogen. \u201cSebenarnya probiotik adalah bakteri baik yang dapat melawan bakteri jahat. Bahkan dosen mikrobiologi di IPB University ketika diare tak akan langsung minum obat, namun mengonsumsi minuman probiotik seperti yogurt tadi untuk melawan bakteri jahat,\u201d jelasnya. Bahkan, bakteri dalam minuman probiotik dapat berperan sebagai penghambat bakteri pathogen dan juga berkemampuan sebagai pengawet. Penamaan fermentasi pun dapat ditentukan berdasarkan substrat yang digunakan. Misalnya fermentasi asetilen fermentasi gliserol, hingga fermentasi asam sitrat oleh bakteriodes. Salah satu produk fermentasi asam sitrat yakni asam sitrat itu sendiri sering digunakan dalam industri pangan. Tentunya, industri pangan akan menggunakan bakteri yang aman untuk dikonsumsi. Biasanya sebelum digunakan, kultur harus melewati pengujian keamanan yakni pengujian hemolysis bakteri. Dr Nisa juga pernah melakukan penelitian yang dilakukannya bersama tim terkait pangan fermentasi lokal yakni inasua dari Maluku. Inasua merupakan hasil fermentasi ikan laut dari perairan dalam yang sering dikonsumsi masyarakat selama masa paceklik. Hasil penelitian tersebut mendapati bahwa isolat bakteri yang didapatkan dari inasua memiliki kemampuan menghambat bakteri pencemar pangan seperti Salmonella dan Listeria.&nbsp; Hal tersebut terjadi akibat kehadiran bakteriosin dalam inasua. Selain itu isolate bakteri ini dapat pula menghambat pertumbuhan bakteri koliform. Selain mendapatkan ilmu mengenai bioteknologi pangan secara umum, mahasiswa juga berkesempatan untuk melakukan tur virtual pabrik PT. Yakult Indonesia Persada. Perwakilan dari PT Yakult memberikan ilmu mengenai keunggulan minuman probiotik Yakult dalam menjaga kesehatan pencernaan, sejarah singkat PT. Yakult, tur keliling pabrik hingga pembuatan Yakult. (MW\/Zul) Resource Person : Dr Dra Nisa Rachmania\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-02-23T05:23:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-21T03:35:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/usai-berburu-ilmu-bioteknologi-pangan-mahasiswa-biologi-indonesia-ikuti-virtual-tour-di-industri-yakult-news-800x445-1-180x180-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3864#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3864\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Usai Berburu Ilmu Bioteknologi Pangan, Mahasiswa Biologi Indonesia Ikuti Virtual Tour di Industri Yakult\",\"datePublished\":\"2021-02-23T05:23:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T03:35:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3864\"},\"wordCount\":589,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3864#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/usai-berburu-ilmu-bioteknologi-pangan-mahasiswa-biologi-indonesia-ikuti-virtual-tour-di-industri-yakult-news-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3864#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3864\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3864\",\"name\":\"Usai Berburu Ilmu Bioteknologi Pangan, Mahasiswa Biologi Indonesia Ikuti Virtual Tour di Industri Yakult - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3864#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3864#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/usai-berburu-ilmu-bioteknologi-pangan-mahasiswa-biologi-indonesia-ikuti-virtual-tour-di-industri-yakult-news-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"datePublished\":\"2021-02-23T05:23:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T03:35:33+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3864#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3864\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3864#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/usai-berburu-ilmu-bioteknologi-pangan-mahasiswa-biologi-indonesia-ikuti-virtual-tour-di-industri-yakult-news-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/usai-berburu-ilmu-bioteknologi-pangan-mahasiswa-biologi-indonesia-ikuti-virtual-tour-di-industri-yakult-news-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3864#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Usai Berburu Ilmu Bioteknologi Pangan, Mahasiswa Biologi Indonesia Ikuti Virtual Tour di Industri Yakult\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Usai Berburu Ilmu Bioteknologi Pangan, Mahasiswa Biologi Indonesia Ikuti Virtual Tour di Industri Yakult - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Usai Berburu Ilmu Bioteknologi Pangan, Mahasiswa Biologi Indonesia Ikuti Virtual Tour di Industri Yakult - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Himpunan Mahasiswa Biologi (Himabio), Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar kegiatan Bio on Experience (BOX) 2021 bagi mahasiswa biologi di kampus-kampus perguruan tinggi di Indonesia, (20\/02). Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja dari Divisi Bioworld Himabio yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa biologi di bidang biosains dan bioteknologi. Kegiatan yang bertemakan \u201cIndustri Pangan Berbasis Fermentasi\u201d tersebut mengundang dosen biologi untuk berbagi ilmu mengenai bioteknologi. Hal yang tak kalah mengasyikan bagi mahasiswa biologi yakni mahasiswa berkempatan mendapatkan tur virtual Pabrik PT Yakult Indonesia Persada.Dr Dra Nisa Rachmania, Dosen IPB University dari Departemen Biologi, FMIPA hadir sebagai narasumber dan memaparkan materi terkait pangan fermentasi. Indonesia sebagai negara yang kaya akan berbagai jenis pangan tradisonal memiliki produk pangan fermentasi yang beragam. Mulai dari kecap manis, nata de coco, tempoyak, bekasam, tape singkong, oncom, tempe, dan sebagainya. Tak hanya pangan fermentasi berbentuk makanan, minuman hasil fermentasi pun beragam. \u201cUmumnya, masyarakat awam akan langsung teringat akan yogurt yang mengandung bakteri asam laktat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Indonesia pun memiliki yogurt versi tersendiri yakni dadih yang berasal dari susu kerbau khas Minangkabau,\u201d ujarnya. Tak kalah dari negara-negara Eropa, Indonesia pun memiliki produk anggur fermentasi atau wine tersendiri. Wine tersebut adalah wine khas bali yang dibuat dari anggur lokal dan telah diekspor ke berbagai negara. Bahkan, warga Eropa mengakui kualitasnya dan menjadi salah satu daya tarik Bali. Dr Nisa menjelaskan bahwa organisme yang melakukan fermentasi biasanya tumbuh agak lambat. Hal tersebut dikarenakan adenosin triphospat (ATP) yang dihasilkan dari proses glikolisis sebagian besar digunakan untuk membentuk produk dan sedikit untuk proses pertumbuhan tergantung dari jenis organismenya. Fermentasi pun bermacam-macam tergantung hasil produknya. Yakni fermentasi alkohol bila produk yang dihasilkan merupakan etanol dan fermentasi asam laktat bila produk yang dihasilkan merupakan asam laktat. Dalam proses pembuatan minuman probiotik, proses fermentasinya dilakukan dengan bakteri penghasil asam laktat. Produksi minuman probiotik di pabrik dilakukan dengan penuh perhatian mulai dari proses sterilisasi, penambahan kultur, proses analisa kualitas, hingga ke tahap pengemasan. Hal tersebut dilakukan agar menjaga kualitas dan terhindar dari cemaran bakteri patogen. \u201cSebenarnya probiotik adalah bakteri baik yang dapat melawan bakteri jahat. Bahkan dosen mikrobiologi di IPB University ketika diare tak akan langsung minum obat, namun mengonsumsi minuman probiotik seperti yogurt tadi untuk melawan bakteri jahat,\u201d jelasnya. Bahkan, bakteri dalam minuman probiotik dapat berperan sebagai penghambat bakteri pathogen dan juga berkemampuan sebagai pengawet. Penamaan fermentasi pun dapat ditentukan berdasarkan substrat yang digunakan. Misalnya fermentasi asetilen fermentasi gliserol, hingga fermentasi asam sitrat oleh bakteriodes. Salah satu produk fermentasi asam sitrat yakni asam sitrat itu sendiri sering digunakan dalam industri pangan. Tentunya, industri pangan akan menggunakan bakteri yang aman untuk dikonsumsi. Biasanya sebelum digunakan, kultur harus melewati pengujian keamanan yakni pengujian hemolysis bakteri. Dr Nisa juga pernah melakukan penelitian yang dilakukannya bersama tim terkait pangan fermentasi lokal yakni inasua dari Maluku. Inasua merupakan hasil fermentasi ikan laut dari perairan dalam yang sering dikonsumsi masyarakat selama masa paceklik. Hasil penelitian tersebut mendapati bahwa isolat bakteri yang didapatkan dari inasua memiliki kemampuan menghambat bakteri pencemar pangan seperti Salmonella dan Listeria.&nbsp; Hal tersebut terjadi akibat kehadiran bakteriosin dalam inasua. Selain itu isolate bakteri ini dapat pula menghambat pertumbuhan bakteri koliform. Selain mendapatkan ilmu mengenai bioteknologi pangan secara umum, mahasiswa juga berkesempatan untuk melakukan tur virtual pabrik PT. Yakult Indonesia Persada. Perwakilan dari PT Yakult memberikan ilmu mengenai keunggulan minuman probiotik Yakult dalam menjaga kesehatan pencernaan, sejarah singkat PT. Yakult, tur keliling pabrik hingga pembuatan Yakult. (MW\/Zul) Resource Person : Dr Dra Nisa Rachmania","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2021-02-23T05:23:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-21T03:35:33+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/usai-berburu-ilmu-bioteknologi-pangan-mahasiswa-biologi-indonesia-ikuti-virtual-tour-di-industri-yakult-news-800x445-1-180x180-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Usai Berburu Ilmu Bioteknologi Pangan, Mahasiswa Biologi Indonesia Ikuti Virtual Tour di Industri Yakult","datePublished":"2021-02-23T05:23:00+00:00","dateModified":"2024-08-21T03:35:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864"},"wordCount":589,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/usai-berburu-ilmu-bioteknologi-pangan-mahasiswa-biologi-indonesia-ikuti-virtual-tour-di-industri-yakult-news-800x445-1-180x180-1.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864","name":"Usai Berburu Ilmu Bioteknologi Pangan, Mahasiswa Biologi Indonesia Ikuti Virtual Tour di Industri Yakult - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/usai-berburu-ilmu-bioteknologi-pangan-mahasiswa-biologi-indonesia-ikuti-virtual-tour-di-industri-yakult-news-800x445-1-180x180-1.jpg","datePublished":"2021-02-23T05:23:00+00:00","dateModified":"2024-08-21T03:35:33+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/usai-berburu-ilmu-bioteknologi-pangan-mahasiswa-biologi-indonesia-ikuti-virtual-tour-di-industri-yakult-news-800x445-1-180x180-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/usai-berburu-ilmu-bioteknologi-pangan-mahasiswa-biologi-indonesia-ikuti-virtual-tour-di-industri-yakult-news-800x445-1-180x180-1.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3864#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Usai Berburu Ilmu Bioteknologi Pangan, Mahasiswa Biologi Indonesia Ikuti Virtual Tour di Industri Yakult"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":17,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/usai-berburu-ilmu-bioteknologi-pangan-mahasiswa-biologi-indonesia-ikuti-virtual-tour-di-industri-yakult-news-800x445-1-180x180-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":3870,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3870","url_meta":{"origin":3864,"position":0},"title":"Ingin Jadi Ahli Biologi, Kuliah di IPB University Aja","author":"Support FMIPA","date":"19\/02\/2021","format":false,"excerpt":"Biologi menjadi salah satu ilmu dasar yang berperan penting dalam pengembangan sains dan teknologi dari masa ke masa. Di IPB University, secara khusus Biologi dipelajari dan dikembangkan di Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Di departemen ini, biologi\u00a0 dikaji dari berbagai aspek biologi dasar dan aspek lain\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3882,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3882","url_meta":{"origin":3864,"position":1},"title":"Departemen Biologi FMIPA IPB University Berikan Kuliah Online Sehari untuk Siswa SMA","author":"Support FMIPA","date":"02\/02\/2021","format":false,"excerpt":"Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMABIO) \u2013 Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar webinar daring \u201cKuliah Online Sehari di Bio IPB 2021\u201d, (29\/01). Kegiatan yang diperuntukkan bagi siswa-siswi SMA\/MA\/SMK seluruh Indonesia tersebut digelar dalam rangka memperkenalkan Departemen Biologi IPB University dan prospeknya bagi masa depan. Dr\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4364,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4364","url_meta":{"origin":3864,"position":2},"title":"Inter University Bio-link 7.0, Kolaborasi Mahasiswa IPB University dan Universiti Sains Malaysia","author":"Support FMIPA","date":"11\/06\/2024","format":false,"excerpt":"Puluhan mahasiswa Universiti Sains Malaysia (USM) dan IPB University melakukan aktivitas bersama dengan menyelenggarakan Inter University Bio-link 7.0. Acara dilaksanakan di Auditorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Kampus IPB Dramaga, (15\/5). Dekan USM School of Biological Sciences, Prof Amirul Al-Ashraf Abdullah dalam sambutannya menyampaikan, Inter University Bio-link 7.0 merupakan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3888,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3888","url_meta":{"origin":3864,"position":3},"title":"Departemen Biologi FMIPA IPB Bedah Sistem Ekskresi dan Bioteknologi di Hadapan pada Para Guru Biologi","author":"Support FMIPA","date":"30\/03\/2021","format":false,"excerpt":"Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali hadir dengan Webinar Nasional Pendalaman Biologi 2021 Seri 2 bagi Guru Biologi\/IPA SMA\/MA, (25\/03). Kegiatan tersebut tetap dilaksanakan secara konsisten sebagai kontribusi Departemen Biologi IPB University pada pengembangan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, dua tema yang diusung adalah mengenai\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4020,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4020","url_meta":{"origin":3864,"position":4},"title":"Siswa-Siswi SMA Icip Kuliah Online Sehari di Departemen Biologi FMIPA IPB","author":"Support FMIPA","date":"17\/03\/2022","format":false,"excerpt":"Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) kembali menggelar kegiatan Kuliah Online Sehari di BioIPB melalui Zoom, (25\/02). Kegiatan diadakan untuk mempromosikan Departemen Biologi kepada para siswa SMA kelas 12. Melalui Kuliah Online Sehari ini, para siswa tidak hanya dapat mencicipi bagaimana rasanya menjadi mahasiswa Biologi IPB University.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":5047,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5047","url_meta":{"origin":3864,"position":5},"title":"Kenalkan Biopori, Warga Babakan Kembar, Situ Gunung Siap Gali Lubang","author":"FMIPA","date":"02\/08\/2019","format":false,"excerpt":"\"Kegiatan ini sangat bermanfaat. Warga sangat antusias menyaksikan demo yang disampaikan,\" ujar Juarma, Ketua RT Babakan Kembar, Desa Gede Pangrango, Kadudampit, yang terletak di kawasan Situ Gunung. Bertempat di Babakan Kembar, sejumlah dosen dan mahasiswa dari jenjang S1, S2, dan S3 di Departemen Biologi bertemu dengan warga untuk mensosialisasikan lubang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Sdgs Biologi&quot;","block_context":{"text":"Sdgs Biologi","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=45"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/2a.jpeg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/2a.jpeg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/2a.jpeg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/2a.jpeg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/2a.jpeg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3864","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3864"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3864\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3866,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3864\/revisions\/3866"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3865"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3864"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3864"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3864"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}