{"id":3935,"date":"2021-08-10T02:44:00","date_gmt":"2021-08-09T19:44:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935"},"modified":"2024-08-21T10:44:59","modified_gmt":"2024-08-21T03:44:59","slug":"kajian-tercerahkan-fmipa-ipb-university-bahas-peran-matematika-dalam-dunia-islam-dan-penerapannya-dalam-sains","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935","title":{"rendered":"Kajian TerCerahKan FMIPA IPB University Bahas Peran Matematika dalam Dunia Islam dan Penerapannya dalam Sains"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali hadir dalam kajian rutin ilmiah tafsir Al-Quran bulanan yakni TerCerahKan edisi enam, (27\/07). Topik yang diangkat yakni kontribusi aljabar dalam pengembangan sains dan teknologi. Kajian ini menghadirkan Dr Sugi Guritman, Kepala Divisi Matematika Murni Departemen Matematika FMIPA IPB University dan Ustadz Salahuddin El Ayyubi, Lc MA dari Departemen Ilmu Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bersumber dari surat An-Nisa ayat 11-12 dan 146, Al-Khawarizmi memandang kandungan ayat-ayat tersebut sebagai masalah matematika yang metode penyelesaiannya kini dikenal dengan istilah aljabar. Hal yang fundamental dari konsep aljabar adalah mengabstraksikan suatu masalah fenomena nyata ke dalam bentuk persamaan yang disebut sebagai variabel.<br>Pada masa berikutnya, makna variabel ini menjadi bahasa universal yang masuk ke dalam ranah sains hingga berimbas pada perkembangan teknologi. Termasuk ke dalam era digital sekarang dimana pada prinsipnya semua data dapat direpresentasikan ke dalam barisan bilangan biner yang dapat dioperasikan dan dikaji sifat-sifatnya berdasarkan kaidah aljabar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dr Sugi menyebutkan, An-Nisa ayat 11-12 dan 146 terkait pembagian harta warisan sarat dengan kalimat implikasi yang kompleks. Secara keseluruhan dapat dimaknai sebagai bilangan rasional dan penggalan ayat tersebut dapat dibentuk dalam soal. Termasuk dengan operasi penyelesaiannya dilakukan dengan perspektif matematika masa kini namun tetap sesuai dengan kaidah aljabar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Warisan Al-Khawarizmi merupakan hal yang fundamental dan masih sangat relevan dengan era digital kini. Dari masa peradaban Nabi Muhammad hingga kini, Islam telah mencantumkan kekuatan aljabar menjadi konsep bilangan dan fungsi yang lebih well-defined.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDari aljabar itulah muncul konsep bilangan real yang kontinyu, kemudian menjadi lebih kompleks, modular, sehingga terbentuk sebagai aljabar abstrak,\u201d sebutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari konsep bilangan dan fungsi tersebut, matematika dapat masuk ke ranah sains sosial. Aljabar dalam era digital berawal dari fenomena fisik kini masuk ke dalam coding theory dan kriptografi. Inspirasi yang muncul berdasarkan fenomena aljabar ini adalah kemungkinan perkembangan aplikasi berbasis android terkait dengan perhitungan harta waris serta cyrptocurrency. Cyrptocurrency kala ini sedang berkembang pesat sehingga dibutuhkan pandangan syariah terkait penggunaannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ustadz Salahuddin memaparkan bahwa Surat Al-Qamar ayat 49 telah menceritakan sesungguhnya segala sesuatu diciptakan menurut ukuran. Tuhan tidak sedang bermain dadu saat menciptakan alam dan bumi dengan segala isinya. Sehingga ilmu hitung atau hisab yang merupakan keistimewaan Allah telah dilakukan secara cermat dan teliti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cJadi di dalam pengantar sebagai muslim, kita tidak dapat terhindar dari matematika. Bahkan, terdapat hadist khusus untuk mempelajarinya seperti yang disampaikan oleh Rasulullah Muhammad. Dalam ibadah sehari-hari sampai syahadah pun berkaitan erat dengan matematika,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Al-Quran dan angka sangat berkaitan erat, baik dalam penggunaan kata dan angka istimewa. Misalnya, gerakan dalam satu raka\u2019at shalat berjumlah 360 derajat sesuai dengan perputaran bumi. Namun demikian, shalat bukan hanya kumpulan kewajiban atau hubungan matematis, tetapi harus dijaga terus menerus seperti bumi yang terus berputar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Angka sembilan juga merupakan bilangan terbesar yang sesuai dengan posisi bulan Ramadhan sebagai penghulu bulan-bulan. Setelah angka sembilan maka siklus kembali pada angka nol. Maknanya, ibadah puasa Ramadhan diharapkan dapat mengembalikan umat Islam pada posisi nol yaitu fitrah. (MW\/Zul)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Source : Salahuddin El Ayyubi, Lc MA, Dr Sugi Guritman , http:\/\/ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali hadir dalam kajian rutin ilmiah tafsir Al-Quran bulanan yakni TerCerahKan edisi enam, (27\/07). Topik yang diangkat yakni kontribusi aljabar dalam pengembangan sains dan teknologi. Kajian ini menghadirkan Dr Sugi Guritman, Kepala Divisi Matematika Murni Departemen Matematika FMIPA IPB University dan Ustadz Salahuddin El Ayyubi, Lc MA dari Departemen Ilmu Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University. Bersumber dari surat An-Nisa ayat 11-12 dan 146, Al-Khawarizmi memandang kandungan ayat-ayat tersebut sebagai masalah matematika yang metode penyelesaiannya kini dikenal dengan istilah aljabar. Hal yang fundamental dari konsep aljabar adalah mengabstraksikan suatu masalah fenomena nyata ke dalam bentuk persamaan yang disebut sebagai variabel.Pada masa berikutnya, makna variabel ini menjadi bahasa universal yang masuk ke dalam ranah sains hingga berimbas pada perkembangan teknologi. Termasuk ke dalam era digital sekarang dimana pada prinsipnya semua data dapat direpresentasikan ke dalam barisan bilangan biner yang dapat dioperasikan dan dikaji sifat-sifatnya berdasarkan kaidah aljabar. Dr Sugi menyebutkan, An-Nisa ayat 11-12 dan 146 terkait pembagian harta warisan sarat dengan kalimat implikasi yang kompleks. Secara keseluruhan dapat dimaknai sebagai bilangan rasional dan penggalan ayat tersebut dapat dibentuk dalam soal. Termasuk dengan operasi penyelesaiannya dilakukan dengan perspektif matematika masa kini namun tetap sesuai dengan kaidah aljabar. Warisan Al-Khawarizmi merupakan hal yang fundamental dan masih sangat relevan dengan era digital kini. Dari masa peradaban Nabi Muhammad hingga kini, Islam telah mencantumkan kekuatan aljabar menjadi konsep bilangan dan fungsi yang lebih well-defined. \u201cDari aljabar itulah muncul konsep bilangan real yang kontinyu, kemudian menjadi lebih kompleks, modular, sehingga terbentuk sebagai aljabar abstrak,\u201d sebutnya. Dari konsep bilangan dan fungsi tersebut, matematika dapat masuk ke ranah sains sosial. Aljabar dalam era digital berawal dari fenomena fisik kini masuk ke dalam coding theory dan kriptografi. Inspirasi yang muncul berdasarkan fenomena aljabar ini adalah kemungkinan perkembangan aplikasi berbasis android terkait dengan perhitungan harta waris serta cyrptocurrency. Cyrptocurrency kala ini sedang berkembang pesat sehingga dibutuhkan pandangan syariah terkait penggunaannya. Ustadz Salahuddin memaparkan bahwa Surat Al-Qamar ayat 49 telah menceritakan sesungguhnya segala sesuatu diciptakan menurut ukuran. Tuhan tidak sedang bermain dadu saat menciptakan alam dan bumi dengan segala isinya. Sehingga ilmu hitung atau hisab yang merupakan keistimewaan Allah telah dilakukan secara cermat dan teliti. \u201cJadi di dalam pengantar sebagai muslim, kita tidak dapat terhindar dari matematika. Bahkan, terdapat hadist khusus untuk mempelajarinya seperti yang disampaikan oleh Rasulullah Muhammad. Dalam ibadah sehari-hari sampai syahadah pun berkaitan erat dengan matematika,\u201d jelasnya. Al-Quran dan angka sangat berkaitan erat, baik dalam penggunaan kata dan angka istimewa. Misalnya, gerakan dalam satu raka\u2019at shalat berjumlah 360 derajat sesuai dengan perputaran bumi. Namun demikian, shalat bukan hanya kumpulan kewajiban atau hubungan matematis, tetapi harus dijaga terus menerus seperti bumi yang terus berputar. Angka sembilan juga merupakan bilangan terbesar yang sesuai dengan posisi bulan Ramadhan sebagai penghulu bulan-bulan. Setelah angka sembilan maka siklus kembali pada angka nol. Maknanya, ibadah puasa Ramadhan diharapkan dapat mengembalikan umat Islam pada posisi nol yaitu fitrah. (MW\/Zul) Source : Salahuddin El Ayyubi, Lc MA, Dr Sugi Guritman , http:\/\/ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3936,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-3935","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kajian TerCerahKan FMIPA IPB University Bahas Peran Matematika dalam Dunia Islam dan Penerapannya dalam Sains - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kajian TerCerahKan FMIPA IPB University Bahas Peran Matematika dalam Dunia Islam dan Penerapannya dalam Sains - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali hadir dalam kajian rutin ilmiah tafsir Al-Quran bulanan yakni TerCerahKan edisi enam, (27\/07). Topik yang diangkat yakni kontribusi aljabar dalam pengembangan sains dan teknologi. Kajian ini menghadirkan Dr Sugi Guritman, Kepala Divisi Matematika Murni Departemen Matematika FMIPA IPB University dan Ustadz Salahuddin El Ayyubi, Lc MA dari Departemen Ilmu Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University. Bersumber dari surat An-Nisa ayat 11-12 dan 146, Al-Khawarizmi memandang kandungan ayat-ayat tersebut sebagai masalah matematika yang metode penyelesaiannya kini dikenal dengan istilah aljabar. Hal yang fundamental dari konsep aljabar adalah mengabstraksikan suatu masalah fenomena nyata ke dalam bentuk persamaan yang disebut sebagai variabel.Pada masa berikutnya, makna variabel ini menjadi bahasa universal yang masuk ke dalam ranah sains hingga berimbas pada perkembangan teknologi. Termasuk ke dalam era digital sekarang dimana pada prinsipnya semua data dapat direpresentasikan ke dalam barisan bilangan biner yang dapat dioperasikan dan dikaji sifat-sifatnya berdasarkan kaidah aljabar. Dr Sugi menyebutkan, An-Nisa ayat 11-12 dan 146 terkait pembagian harta warisan sarat dengan kalimat implikasi yang kompleks. Secara keseluruhan dapat dimaknai sebagai bilangan rasional dan penggalan ayat tersebut dapat dibentuk dalam soal. Termasuk dengan operasi penyelesaiannya dilakukan dengan perspektif matematika masa kini namun tetap sesuai dengan kaidah aljabar. Warisan Al-Khawarizmi merupakan hal yang fundamental dan masih sangat relevan dengan era digital kini. Dari masa peradaban Nabi Muhammad hingga kini, Islam telah mencantumkan kekuatan aljabar menjadi konsep bilangan dan fungsi yang lebih well-defined. \u201cDari aljabar itulah muncul konsep bilangan real yang kontinyu, kemudian menjadi lebih kompleks, modular, sehingga terbentuk sebagai aljabar abstrak,\u201d sebutnya. Dari konsep bilangan dan fungsi tersebut, matematika dapat masuk ke ranah sains sosial. Aljabar dalam era digital berawal dari fenomena fisik kini masuk ke dalam coding theory dan kriptografi. Inspirasi yang muncul berdasarkan fenomena aljabar ini adalah kemungkinan perkembangan aplikasi berbasis android terkait dengan perhitungan harta waris serta cyrptocurrency. Cyrptocurrency kala ini sedang berkembang pesat sehingga dibutuhkan pandangan syariah terkait penggunaannya. Ustadz Salahuddin memaparkan bahwa Surat Al-Qamar ayat 49 telah menceritakan sesungguhnya segala sesuatu diciptakan menurut ukuran. Tuhan tidak sedang bermain dadu saat menciptakan alam dan bumi dengan segala isinya. Sehingga ilmu hitung atau hisab yang merupakan keistimewaan Allah telah dilakukan secara cermat dan teliti. \u201cJadi di dalam pengantar sebagai muslim, kita tidak dapat terhindar dari matematika. Bahkan, terdapat hadist khusus untuk mempelajarinya seperti yang disampaikan oleh Rasulullah Muhammad. Dalam ibadah sehari-hari sampai syahadah pun berkaitan erat dengan matematika,\u201d jelasnya. Al-Quran dan angka sangat berkaitan erat, baik dalam penggunaan kata dan angka istimewa. Misalnya, gerakan dalam satu raka\u2019at shalat berjumlah 360 derajat sesuai dengan perputaran bumi. Namun demikian, shalat bukan hanya kumpulan kewajiban atau hubungan matematis, tetapi harus dijaga terus menerus seperti bumi yang terus berputar. Angka sembilan juga merupakan bilangan terbesar yang sesuai dengan posisi bulan Ramadhan sebagai penghulu bulan-bulan. Setelah angka sembilan maka siklus kembali pada angka nol. Maknanya, ibadah puasa Ramadhan diharapkan dapat mengembalikan umat Islam pada posisi nol yaitu fitrah. (MW\/Zul) Source : Salahuddin El Ayyubi, Lc MA, Dr Sugi Guritman , http:\/\/ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-08-09T19:44:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-21T03:44:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kajiah-tercerahkan-fmipa-ipb-university-bahas-peran-matematika-dalam-dunia-islam-dan-penerapannya-dalam-sains-news-800x445-1-180x180-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3935#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3935\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Kajian TerCerahKan FMIPA IPB University Bahas Peran Matematika dalam Dunia Islam dan Penerapannya dalam Sains\",\"datePublished\":\"2021-08-09T19:44:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T03:44:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3935\"},\"wordCount\":511,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3935#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/kajiah-tercerahkan-fmipa-ipb-university-bahas-peran-matematika-dalam-dunia-islam-dan-penerapannya-dalam-sains-news-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3935#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3935\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3935\",\"name\":\"Kajian TerCerahKan FMIPA IPB University Bahas Peran Matematika dalam Dunia Islam dan Penerapannya dalam Sains - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3935#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3935#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/kajiah-tercerahkan-fmipa-ipb-university-bahas-peran-matematika-dalam-dunia-islam-dan-penerapannya-dalam-sains-news-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"datePublished\":\"2021-08-09T19:44:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T03:44:59+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3935#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3935\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3935#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/kajiah-tercerahkan-fmipa-ipb-university-bahas-peran-matematika-dalam-dunia-islam-dan-penerapannya-dalam-sains-news-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/kajiah-tercerahkan-fmipa-ipb-university-bahas-peran-matematika-dalam-dunia-islam-dan-penerapannya-dalam-sains-news-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3935#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kajian TerCerahKan FMIPA IPB University Bahas Peran Matematika dalam Dunia Islam dan Penerapannya dalam Sains\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kajian TerCerahKan FMIPA IPB University Bahas Peran Matematika dalam Dunia Islam dan Penerapannya dalam Sains - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kajian TerCerahKan FMIPA IPB University Bahas Peran Matematika dalam Dunia Islam dan Penerapannya dalam Sains - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali hadir dalam kajian rutin ilmiah tafsir Al-Quran bulanan yakni TerCerahKan edisi enam, (27\/07). Topik yang diangkat yakni kontribusi aljabar dalam pengembangan sains dan teknologi. Kajian ini menghadirkan Dr Sugi Guritman, Kepala Divisi Matematika Murni Departemen Matematika FMIPA IPB University dan Ustadz Salahuddin El Ayyubi, Lc MA dari Departemen Ilmu Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University. Bersumber dari surat An-Nisa ayat 11-12 dan 146, Al-Khawarizmi memandang kandungan ayat-ayat tersebut sebagai masalah matematika yang metode penyelesaiannya kini dikenal dengan istilah aljabar. Hal yang fundamental dari konsep aljabar adalah mengabstraksikan suatu masalah fenomena nyata ke dalam bentuk persamaan yang disebut sebagai variabel.Pada masa berikutnya, makna variabel ini menjadi bahasa universal yang masuk ke dalam ranah sains hingga berimbas pada perkembangan teknologi. Termasuk ke dalam era digital sekarang dimana pada prinsipnya semua data dapat direpresentasikan ke dalam barisan bilangan biner yang dapat dioperasikan dan dikaji sifat-sifatnya berdasarkan kaidah aljabar. Dr Sugi menyebutkan, An-Nisa ayat 11-12 dan 146 terkait pembagian harta warisan sarat dengan kalimat implikasi yang kompleks. Secara keseluruhan dapat dimaknai sebagai bilangan rasional dan penggalan ayat tersebut dapat dibentuk dalam soal. Termasuk dengan operasi penyelesaiannya dilakukan dengan perspektif matematika masa kini namun tetap sesuai dengan kaidah aljabar. Warisan Al-Khawarizmi merupakan hal yang fundamental dan masih sangat relevan dengan era digital kini. Dari masa peradaban Nabi Muhammad hingga kini, Islam telah mencantumkan kekuatan aljabar menjadi konsep bilangan dan fungsi yang lebih well-defined. \u201cDari aljabar itulah muncul konsep bilangan real yang kontinyu, kemudian menjadi lebih kompleks, modular, sehingga terbentuk sebagai aljabar abstrak,\u201d sebutnya. Dari konsep bilangan dan fungsi tersebut, matematika dapat masuk ke ranah sains sosial. Aljabar dalam era digital berawal dari fenomena fisik kini masuk ke dalam coding theory dan kriptografi. Inspirasi yang muncul berdasarkan fenomena aljabar ini adalah kemungkinan perkembangan aplikasi berbasis android terkait dengan perhitungan harta waris serta cyrptocurrency. Cyrptocurrency kala ini sedang berkembang pesat sehingga dibutuhkan pandangan syariah terkait penggunaannya. Ustadz Salahuddin memaparkan bahwa Surat Al-Qamar ayat 49 telah menceritakan sesungguhnya segala sesuatu diciptakan menurut ukuran. Tuhan tidak sedang bermain dadu saat menciptakan alam dan bumi dengan segala isinya. Sehingga ilmu hitung atau hisab yang merupakan keistimewaan Allah telah dilakukan secara cermat dan teliti. \u201cJadi di dalam pengantar sebagai muslim, kita tidak dapat terhindar dari matematika. Bahkan, terdapat hadist khusus untuk mempelajarinya seperti yang disampaikan oleh Rasulullah Muhammad. Dalam ibadah sehari-hari sampai syahadah pun berkaitan erat dengan matematika,\u201d jelasnya. Al-Quran dan angka sangat berkaitan erat, baik dalam penggunaan kata dan angka istimewa. Misalnya, gerakan dalam satu raka\u2019at shalat berjumlah 360 derajat sesuai dengan perputaran bumi. Namun demikian, shalat bukan hanya kumpulan kewajiban atau hubungan matematis, tetapi harus dijaga terus menerus seperti bumi yang terus berputar. Angka sembilan juga merupakan bilangan terbesar yang sesuai dengan posisi bulan Ramadhan sebagai penghulu bulan-bulan. Setelah angka sembilan maka siklus kembali pada angka nol. Maknanya, ibadah puasa Ramadhan diharapkan dapat mengembalikan umat Islam pada posisi nol yaitu fitrah. (MW\/Zul) Source : Salahuddin El Ayyubi, Lc MA, Dr Sugi Guritman , http:\/\/ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2021-08-09T19:44:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-21T03:44:59+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kajiah-tercerahkan-fmipa-ipb-university-bahas-peran-matematika-dalam-dunia-islam-dan-penerapannya-dalam-sains-news-800x445-1-180x180-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Kajian TerCerahKan FMIPA IPB University Bahas Peran Matematika dalam Dunia Islam dan Penerapannya dalam Sains","datePublished":"2021-08-09T19:44:00+00:00","dateModified":"2024-08-21T03:44:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935"},"wordCount":511,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kajiah-tercerahkan-fmipa-ipb-university-bahas-peran-matematika-dalam-dunia-islam-dan-penerapannya-dalam-sains-news-800x445-1-180x180-1.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935","name":"Kajian TerCerahKan FMIPA IPB University Bahas Peran Matematika dalam Dunia Islam dan Penerapannya dalam Sains - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kajiah-tercerahkan-fmipa-ipb-university-bahas-peran-matematika-dalam-dunia-islam-dan-penerapannya-dalam-sains-news-800x445-1-180x180-1.jpg","datePublished":"2021-08-09T19:44:00+00:00","dateModified":"2024-08-21T03:44:59+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kajiah-tercerahkan-fmipa-ipb-university-bahas-peran-matematika-dalam-dunia-islam-dan-penerapannya-dalam-sains-news-800x445-1-180x180-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kajiah-tercerahkan-fmipa-ipb-university-bahas-peran-matematika-dalam-dunia-islam-dan-penerapannya-dalam-sains-news-800x445-1-180x180-1.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kajian TerCerahKan FMIPA IPB University Bahas Peran Matematika dalam Dunia Islam dan Penerapannya dalam Sains"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":27,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/kajiah-tercerahkan-fmipa-ipb-university-bahas-peran-matematika-dalam-dunia-islam-dan-penerapannya-dalam-sains-news-800x445-1-180x180-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":3897,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3897","url_meta":{"origin":3935,"position":0},"title":"Kaitan Teori Evolusi dengan Beberapa Surah di Al-Quran Menurut Dosen FMIPA IPB","author":"Support FMIPA","date":"29\/03\/2021","format":false,"excerpt":"Setelah sebelumnya menggelar kajian ilmiah dan tafsir Al-Quran Teropong Cercah Kauniyah (TerCerahKan) bertopik Black Hole, kali ini Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali menggelar sesi kedua dengan topik Evolusi, Rabu (10\/03). Dekan FMIPA, Dr Berry Juliandi dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini berusaha mengkaji serta mempertemukan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4273,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273","url_meta":{"origin":3935,"position":1},"title":"Dua Dosen FMIPA IPB University Bahas Ekohidrologi dalam Mendukung Ekonomi Hijau dari Sisi Sains dan Kajian Islam","author":"Support FMIPA","date":"21\/02\/2023","format":false,"excerpt":"Ekonomi hijau merupakan konsep ekonomi berkelanjutan yang berfokus kepada lingkungan. Ekonomi hijau terus didorong oleh Pemerintah Indonesia dengan melibatkan berbagai pihak. Di dalamnya, aspek ekohidrologi juga tidak bisa diabaikan. Membahas hal ini dari sisi sains dan kajian Islam, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar acara TerCerahkan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":6534,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6534","url_meta":{"origin":3935,"position":2},"title":"FMIPA IPB University Bertransformasi Menuju Fakultas Sains, Perkuat Bioinformatika dan Riset Biodiversitas","author":"FMIPA","date":"13\/04\/2026","format":false,"excerpt":"Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University terus melakukan pembaruan kelembagaan, akademik, dan riset sebagai bagian dari strategi penguatan sains dasar yang adaptif dan lintas disiplin. Hal ini disampaikan Dekan Dr Berry Juliandi, saat memaparkan perkembangan terbaru FMIPA IPB University. Ia menjelaskan, perubahan signifikan terjadi setelah tiga departemen\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/FMIPA-IPB-University-Bertransformasi-Menuju-Fakultas-Sains-Perkuat-Bioinformatika-dan-Riset-Biodiversitas.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/FMIPA-IPB-University-Bertransformasi-Menuju-Fakultas-Sains-Perkuat-Bioinformatika-dan-Riset-Biodiversitas.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/FMIPA-IPB-University-Bertransformasi-Menuju-Fakultas-Sains-Perkuat-Bioinformatika-dan-Riset-Biodiversitas.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/FMIPA-IPB-University-Bertransformasi-Menuju-Fakultas-Sains-Perkuat-Bioinformatika-dan-Riset-Biodiversitas.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/FMIPA-IPB-University-Bertransformasi-Menuju-Fakultas-Sains-Perkuat-Bioinformatika-dan-Riset-Biodiversitas.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":4364,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4364","url_meta":{"origin":3935,"position":3},"title":"Inter University Bio-link 7.0, Kolaborasi Mahasiswa IPB University dan Universiti Sains Malaysia","author":"Support FMIPA","date":"11\/06\/2024","format":false,"excerpt":"Puluhan mahasiswa Universiti Sains Malaysia (USM) dan IPB University melakukan aktivitas bersama dengan menyelenggarakan Inter University Bio-link 7.0. Acara dilaksanakan di Auditorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Kampus IPB Dramaga, (15\/5). Dekan USM School of Biological Sciences, Prof Amirul Al-Ashraf Abdullah dalam sambutannya menyampaikan, Inter University Bio-link 7.0 merupakan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4145,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4145","url_meta":{"origin":3935,"position":4},"title":"Unila Belajar ke IPB University untuk Pembentukan Prodi Statistika dan Sains Data","author":"Support FMIPA","date":"15\/08\/2022","format":false,"excerpt":"Pada 10\/8, Departemen Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menerima kunjungan dari Universitas Lampung (Unila). Kedatangan tim yang beranggotakan lima orang dari Jurusan Matematika, Unila ini dalam rangka mempelajari bagaimana IPB University membentuk dan mengelola Program Studi (Prodi) Statistika dan Sains Data sejauh ini. Sebagaimana diketahui,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4134,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4134","url_meta":{"origin":3935,"position":5},"title":"Departemen Statistika FMIPA IPB Dukung Penyediaan Statistik Sektoral Kota Depok","author":"Support FMIPA","date":"15\/08\/2022","format":false,"excerpt":"Dalam perencanaan dan penyusunan program strategis suatu wilayah, data memegang peranan penting dan vital untuk memperoleh hasil yang optimal. Ketersediaan data dan statistik sektoral yang berkualitas telah menjadi kebutuhan pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Statistik sektoral ini diperlukan Pemkot Depok agar mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Departemen\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3935","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3935"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3935\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3937,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3935\/revisions\/3937"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3936"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3935"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3935"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3935"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}