{"id":3938,"date":"2021-08-10T02:41:00","date_gmt":"2021-08-09T19:41:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938"},"modified":"2024-08-21T10:46:33","modified_gmt":"2024-08-21T03:46:33","slug":"dr-yeni-herdiyeni-bagikan-dan-demonstrasikan-penerapan-aplikasi-hadoop-dan-spark-dalam-proses-analisis-big-data","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938","title":{"rendered":"Dr Yeni Herdiyeni Bagikan dan Demonstrasikan Penerapan Aplikasi Hadoop dan Spark Dalam Proses Analisis Big Data"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University bekerjasama dengan Unit Laboratorium Unggulan IPB University kembali mengulas lebih dalam teknologi High Performance Computing (HPC). Dalam HPC Webinar Series ke-3, tema yang diangkat adalah \u201cHPC untuk Analisis Big Data dengan Hadoop dan Spark,\u201d 13\/07.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Webinar ini menghadirkan Dr Yeni Herdiyeni, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer. Dalam paparannya, ia membahas program Hadoop dan Spark dengan memilih dua jenis yang relevan yakni Map Reduce dan MLLib. Ia juga mendemonstrasikan penggunaan Hadoop dan Spark bagi big data analysis agar mahasiswa dapat mempelajarinya dari rumah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dosen IPB University itu menjelaskan, dengan pertumbuhan data yang sangat eksplosif, analisis big data menjadi hal yang penting untuk dipahami oleh peneliti. Menurutnya, analisis data menjadi semakin kompleks dan kebutuhan terhadap teknologi machine learning sangat besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTerutama apabila peneliti ingin mendapatkan data yang interaktif sehingga harus selalu update dan cepat,\u201d kata Dr Yeni.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mencontohkan pada kasus permintaan data forecasting pada penumpang kereta serta data penjualan. Dengan demikian, penting untuk mempelajari atribut data yang dibutuhkan dan membangun machine learning yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cInilah salah satu contoh kasus mengapa kita harus belajar big data analytic, karena kebutuhannya di dunia industri sudah sangat mendesak,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia juga menjelaskan, hal penting yang harus dipersiapkan adalah pengetahuan terhadap riset pararel computing. Ia juga menyebut, peneliti harus paham tentang topik yang akan dikuasai sehingga dapat melakukan modeling secara tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berkaitan dengan big data computing, hal yang difokuskan adalah pengelolaan data streaming. Data streaming yakni cara mendistribusikan data ke dalam beberapa klaster. Big data computing disebutnya dengan data center, sedangkan pada HPC disebutnya dengan proses komputasi yang cepat. Perbedaan perspektif tersebut membuat proses analisis antara HPC dan big data computing agak berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penggunaan program bagi big data sangat fleksibel, contohnya pada hadoop dan spark. Aplikasinya dapat diterapkan untuk kebutuhan query log processing, crawling atau mendapatkan informasi dari website, indexing, machine learning, recommendation system, bioinformatika, dan analisis genom.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam arsitekturnya, salah satunya terdapat gudang data dengan penggunaan Spark dan Hadoop. Dalam gudang data tersebut terdapat proses manajemen data dan stream processing. Jenis outputnya ada batch processing atau stream processing yakni secara realtime atau tidak, tergantung kebutuhan peneliti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cData akses yang diperlukan harus dipilih antara batch atau real time. Dua konsep ini harus dipelajari terlebih dahulu karena akan sangat berpengaruh kepada pemilihan apakah akan pakai Hadoop atau Spark. Untuk mengetahui antara batch processing atau stream processing itu tergantung pada proses bisnisnya,\u201d jelas Dr Yeni.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hadoop digunakan untuk batch processing misalnya pada sales demand forecasting kereta. Sedangkan spark untuk penggunaan stream processing yang membutuhkan data real time, misal pada flow kartu kredit. kedua program tersebut didesain untuk dua objektif yang berbeda, jadi tidak bisa dibandingkan hanya berdasarkan kecepatan prosesnya. Namun demikian, harus disesuaikan dengan proses bisnisnya. Secara arsitektur, dalam prosesnya, Hadoop berinteraksi langsung dengan disk atau penyimpanannya sehingga bersifat high cost. Sedangkan Spark bermain pada akses ke memori sehingga proses membacanya lebih cepat. (MW)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Source : Dr Yeni Herdiyen, http:\/\/ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University bekerjasama dengan Unit Laboratorium Unggulan IPB University kembali mengulas lebih dalam teknologi High Performance Computing (HPC). Dalam HPC Webinar Series ke-3, tema yang diangkat adalah \u201cHPC untuk Analisis Big Data dengan Hadoop dan Spark,\u201d 13\/07. Webinar ini menghadirkan Dr Yeni Herdiyeni, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer. Dalam paparannya, ia membahas program Hadoop dan Spark dengan memilih dua jenis yang relevan yakni Map Reduce dan MLLib. Ia juga mendemonstrasikan penggunaan Hadoop dan Spark bagi big data analysis agar mahasiswa dapat mempelajarinya dari rumah. Dosen IPB University itu menjelaskan, dengan pertumbuhan data yang sangat eksplosif, analisis big data menjadi hal yang penting untuk dipahami oleh peneliti. Menurutnya, analisis data menjadi semakin kompleks dan kebutuhan terhadap teknologi machine learning sangat besar. \u201cTerutama apabila peneliti ingin mendapatkan data yang interaktif sehingga harus selalu update dan cepat,\u201d kata Dr Yeni. Ia mencontohkan pada kasus permintaan data forecasting pada penumpang kereta serta data penjualan. Dengan demikian, penting untuk mempelajari atribut data yang dibutuhkan dan membangun machine learning yang sesuai. \u201cInilah salah satu contoh kasus mengapa kita harus belajar big data analytic, karena kebutuhannya di dunia industri sudah sangat mendesak,\u201d ungkapnya. Ia juga menjelaskan, hal penting yang harus dipersiapkan adalah pengetahuan terhadap riset pararel computing. Ia juga menyebut, peneliti harus paham tentang topik yang akan dikuasai sehingga dapat melakukan modeling secara tepat. Berkaitan dengan big data computing, hal yang difokuskan adalah pengelolaan data streaming. Data streaming yakni cara mendistribusikan data ke dalam beberapa klaster. Big data computing disebutnya dengan data center, sedangkan pada HPC disebutnya dengan proses komputasi yang cepat. Perbedaan perspektif tersebut membuat proses analisis antara HPC dan big data computing agak berbeda. Penggunaan program bagi big data sangat fleksibel, contohnya pada hadoop dan spark. Aplikasinya dapat diterapkan untuk kebutuhan query log processing, crawling atau mendapatkan informasi dari website, indexing, machine learning, recommendation system, bioinformatika, dan analisis genom. Dalam arsitekturnya, salah satunya terdapat gudang data dengan penggunaan Spark dan Hadoop. Dalam gudang data tersebut terdapat proses manajemen data dan stream processing. Jenis outputnya ada batch processing atau stream processing yakni secara realtime atau tidak, tergantung kebutuhan peneliti. \u201cData akses yang diperlukan harus dipilih antara batch atau real time. Dua konsep ini harus dipelajari terlebih dahulu karena akan sangat berpengaruh kepada pemilihan apakah akan pakai Hadoop atau Spark. Untuk mengetahui antara batch processing atau stream processing itu tergantung pada proses bisnisnya,\u201d jelas Dr Yeni. Hadoop digunakan untuk batch processing misalnya pada sales demand forecasting kereta. Sedangkan spark untuk penggunaan stream processing yang membutuhkan data real time, misal pada flow kartu kredit. kedua program tersebut didesain untuk dua objektif yang berbeda, jadi tidak bisa dibandingkan hanya berdasarkan kecepatan prosesnya. Namun demikian, harus disesuaikan dengan proses bisnisnya. Secara arsitektur, dalam prosesnya, Hadoop berinteraksi langsung dengan disk atau penyimpanannya sehingga bersifat high cost. Sedangkan Spark bermain pada akses ke memori sehingga proses membacanya lebih cepat. (MW) Source : Dr Yeni Herdiyen, http:\/\/ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-3938","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-utama","post-no-thumbnail"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dr Yeni Herdiyeni Bagikan dan Demonstrasikan Penerapan Aplikasi Hadoop dan Spark Dalam Proses Analisis Big Data - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dr Yeni Herdiyeni Bagikan dan Demonstrasikan Penerapan Aplikasi Hadoop dan Spark Dalam Proses Analisis Big Data - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University bekerjasama dengan Unit Laboratorium Unggulan IPB University kembali mengulas lebih dalam teknologi High Performance Computing (HPC). Dalam HPC Webinar Series ke-3, tema yang diangkat adalah \u201cHPC untuk Analisis Big Data dengan Hadoop dan Spark,\u201d 13\/07. Webinar ini menghadirkan Dr Yeni Herdiyeni, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer. Dalam paparannya, ia membahas program Hadoop dan Spark dengan memilih dua jenis yang relevan yakni Map Reduce dan MLLib. Ia juga mendemonstrasikan penggunaan Hadoop dan Spark bagi big data analysis agar mahasiswa dapat mempelajarinya dari rumah. Dosen IPB University itu menjelaskan, dengan pertumbuhan data yang sangat eksplosif, analisis big data menjadi hal yang penting untuk dipahami oleh peneliti. Menurutnya, analisis data menjadi semakin kompleks dan kebutuhan terhadap teknologi machine learning sangat besar. \u201cTerutama apabila peneliti ingin mendapatkan data yang interaktif sehingga harus selalu update dan cepat,\u201d kata Dr Yeni. Ia mencontohkan pada kasus permintaan data forecasting pada penumpang kereta serta data penjualan. Dengan demikian, penting untuk mempelajari atribut data yang dibutuhkan dan membangun machine learning yang sesuai. \u201cInilah salah satu contoh kasus mengapa kita harus belajar big data analytic, karena kebutuhannya di dunia industri sudah sangat mendesak,\u201d ungkapnya. Ia juga menjelaskan, hal penting yang harus dipersiapkan adalah pengetahuan terhadap riset pararel computing. Ia juga menyebut, peneliti harus paham tentang topik yang akan dikuasai sehingga dapat melakukan modeling secara tepat. Berkaitan dengan big data computing, hal yang difokuskan adalah pengelolaan data streaming. Data streaming yakni cara mendistribusikan data ke dalam beberapa klaster. Big data computing disebutnya dengan data center, sedangkan pada HPC disebutnya dengan proses komputasi yang cepat. Perbedaan perspektif tersebut membuat proses analisis antara HPC dan big data computing agak berbeda. Penggunaan program bagi big data sangat fleksibel, contohnya pada hadoop dan spark. Aplikasinya dapat diterapkan untuk kebutuhan query log processing, crawling atau mendapatkan informasi dari website, indexing, machine learning, recommendation system, bioinformatika, dan analisis genom. Dalam arsitekturnya, salah satunya terdapat gudang data dengan penggunaan Spark dan Hadoop. Dalam gudang data tersebut terdapat proses manajemen data dan stream processing. Jenis outputnya ada batch processing atau stream processing yakni secara realtime atau tidak, tergantung kebutuhan peneliti. \u201cData akses yang diperlukan harus dipilih antara batch atau real time. Dua konsep ini harus dipelajari terlebih dahulu karena akan sangat berpengaruh kepada pemilihan apakah akan pakai Hadoop atau Spark. Untuk mengetahui antara batch processing atau stream processing itu tergantung pada proses bisnisnya,\u201d jelas Dr Yeni. Hadoop digunakan untuk batch processing misalnya pada sales demand forecasting kereta. Sedangkan spark untuk penggunaan stream processing yang membutuhkan data real time, misal pada flow kartu kredit. kedua program tersebut didesain untuk dua objektif yang berbeda, jadi tidak bisa dibandingkan hanya berdasarkan kecepatan prosesnya. Namun demikian, harus disesuaikan dengan proses bisnisnya. Secara arsitektur, dalam prosesnya, Hadoop berinteraksi langsung dengan disk atau penyimpanannya sehingga bersifat high cost. Sedangkan Spark bermain pada akses ke memori sehingga proses membacanya lebih cepat. (MW) Source : Dr Yeni Herdiyen, http:\/\/ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-08-09T19:41:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-21T03:46:33+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3938#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3938\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Dr Yeni Herdiyeni Bagikan dan Demonstrasikan Penerapan Aplikasi Hadoop dan Spark Dalam Proses Analisis Big Data\",\"datePublished\":\"2021-08-09T19:41:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T03:46:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3938\"},\"wordCount\":503,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3938#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3938\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3938\",\"name\":\"Dr Yeni Herdiyeni Bagikan dan Demonstrasikan Penerapan Aplikasi Hadoop dan Spark Dalam Proses Analisis Big Data - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2021-08-09T19:41:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T03:46:33+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3938#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3938\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3938#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dr Yeni Herdiyeni Bagikan dan Demonstrasikan Penerapan Aplikasi Hadoop dan Spark Dalam Proses Analisis Big Data\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dr Yeni Herdiyeni Bagikan dan Demonstrasikan Penerapan Aplikasi Hadoop dan Spark Dalam Proses Analisis Big Data - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dr Yeni Herdiyeni Bagikan dan Demonstrasikan Penerapan Aplikasi Hadoop dan Spark Dalam Proses Analisis Big Data - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University bekerjasama dengan Unit Laboratorium Unggulan IPB University kembali mengulas lebih dalam teknologi High Performance Computing (HPC). Dalam HPC Webinar Series ke-3, tema yang diangkat adalah \u201cHPC untuk Analisis Big Data dengan Hadoop dan Spark,\u201d 13\/07. Webinar ini menghadirkan Dr Yeni Herdiyeni, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer. Dalam paparannya, ia membahas program Hadoop dan Spark dengan memilih dua jenis yang relevan yakni Map Reduce dan MLLib. Ia juga mendemonstrasikan penggunaan Hadoop dan Spark bagi big data analysis agar mahasiswa dapat mempelajarinya dari rumah. Dosen IPB University itu menjelaskan, dengan pertumbuhan data yang sangat eksplosif, analisis big data menjadi hal yang penting untuk dipahami oleh peneliti. Menurutnya, analisis data menjadi semakin kompleks dan kebutuhan terhadap teknologi machine learning sangat besar. \u201cTerutama apabila peneliti ingin mendapatkan data yang interaktif sehingga harus selalu update dan cepat,\u201d kata Dr Yeni. Ia mencontohkan pada kasus permintaan data forecasting pada penumpang kereta serta data penjualan. Dengan demikian, penting untuk mempelajari atribut data yang dibutuhkan dan membangun machine learning yang sesuai. \u201cInilah salah satu contoh kasus mengapa kita harus belajar big data analytic, karena kebutuhannya di dunia industri sudah sangat mendesak,\u201d ungkapnya. Ia juga menjelaskan, hal penting yang harus dipersiapkan adalah pengetahuan terhadap riset pararel computing. Ia juga menyebut, peneliti harus paham tentang topik yang akan dikuasai sehingga dapat melakukan modeling secara tepat. Berkaitan dengan big data computing, hal yang difokuskan adalah pengelolaan data streaming. Data streaming yakni cara mendistribusikan data ke dalam beberapa klaster. Big data computing disebutnya dengan data center, sedangkan pada HPC disebutnya dengan proses komputasi yang cepat. Perbedaan perspektif tersebut membuat proses analisis antara HPC dan big data computing agak berbeda. Penggunaan program bagi big data sangat fleksibel, contohnya pada hadoop dan spark. Aplikasinya dapat diterapkan untuk kebutuhan query log processing, crawling atau mendapatkan informasi dari website, indexing, machine learning, recommendation system, bioinformatika, dan analisis genom. Dalam arsitekturnya, salah satunya terdapat gudang data dengan penggunaan Spark dan Hadoop. Dalam gudang data tersebut terdapat proses manajemen data dan stream processing. Jenis outputnya ada batch processing atau stream processing yakni secara realtime atau tidak, tergantung kebutuhan peneliti. \u201cData akses yang diperlukan harus dipilih antara batch atau real time. Dua konsep ini harus dipelajari terlebih dahulu karena akan sangat berpengaruh kepada pemilihan apakah akan pakai Hadoop atau Spark. Untuk mengetahui antara batch processing atau stream processing itu tergantung pada proses bisnisnya,\u201d jelas Dr Yeni. Hadoop digunakan untuk batch processing misalnya pada sales demand forecasting kereta. Sedangkan spark untuk penggunaan stream processing yang membutuhkan data real time, misal pada flow kartu kredit. kedua program tersebut didesain untuk dua objektif yang berbeda, jadi tidak bisa dibandingkan hanya berdasarkan kecepatan prosesnya. Namun demikian, harus disesuaikan dengan proses bisnisnya. Secara arsitektur, dalam prosesnya, Hadoop berinteraksi langsung dengan disk atau penyimpanannya sehingga bersifat high cost. Sedangkan Spark bermain pada akses ke memori sehingga proses membacanya lebih cepat. (MW) Source : Dr Yeni Herdiyen, http:\/\/ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2021-08-09T19:41:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-21T03:46:33+00:00","author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Dr Yeni Herdiyeni Bagikan dan Demonstrasikan Penerapan Aplikasi Hadoop dan Spark Dalam Proses Analisis Big Data","datePublished":"2021-08-09T19:41:00+00:00","dateModified":"2024-08-21T03:46:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938"},"wordCount":503,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938","name":"Dr Yeni Herdiyeni Bagikan dan Demonstrasikan Penerapan Aplikasi Hadoop dan Spark Dalam Proses Analisis Big Data - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"datePublished":"2021-08-09T19:41:00+00:00","dateModified":"2024-08-21T03:46:33+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dr Yeni Herdiyeni Bagikan dan Demonstrasikan Penerapan Aplikasi Hadoop dan Spark Dalam Proses Analisis Big Data"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":32,"jetpack_featured_media_url":"","jetpack-related-posts":[{"id":4029,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4029","url_meta":{"origin":3938,"position":0},"title":"FMIPA IPB University Rancang Prodi Bioinformatika, Rencanakan Tahun Depan Terima Mahasiswa Baru","author":"Support FMIPA","date":"17\/03\/2022","format":false,"excerpt":"Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Bioinformatics Webinar Series pertama di tahun 2022 dengan tajuk \u201cIntegrasi Ilmu Bioinformatika dalam Penciptaan Inovasi Agromaritim\u201d, (08\/03). Dr Berry Juliandi, Dekan FMIPA IPB University menyebutkan FMIPA selalu berusaha menjadi terdepan dalam mendukung visi IPB University sebagai Techno Socio University. Terutama\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3915,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3915","url_meta":{"origin":3938,"position":1},"title":"Dosen Ilmu Komputer FMIPA IPB Paparkan Peran Bioinformatika dalam Precision Medicine bagi Pengobatan Kanker","author":"Support FMIPA","date":"03\/05\/2021","format":false,"excerpt":"Departemen Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University bekerja sama dengan Working Group Bioinformatika dan Pusat Studi Bioinformatika Tropika (Trop BRC), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University menggelar Bioinformatics Webinar Series 1 dengan tema utama \u201cPrecision Medicine for Cancer\u201d, (29\/04). Kegiatan tersebut digelar\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3903,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3903","url_meta":{"origin":3938,"position":2},"title":"Ingin Jadi Data Analist atau Data Scientist? Pilih Program Studi Statistik dan Sains Data FMIPA IPB University","author":"Support FMIPA","date":"12\/03\/2021","format":false,"excerpt":"Ketua Departemen Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), IPB University, Dr Anang Kurnia menjelaskan bahwa salah satu keunggulan Program Studi (Prodi) Statistika dan Sains Data yang bernaung di bawah Departemen yang dipimpinnya adalah beberapa program kerjasama yang dimilikinya dengan pihak luar. Terutama kerjasama dalam rangka mengupayakan peningkatan kualitas\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4238,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4238","url_meta":{"origin":3938,"position":3},"title":"Prof Imas Sukaesih Sitanggang Paparkan Implementasi Kecerdasan Buatan dalam Pengembangan Pertanian Cerdas","author":"Support FMIPA","date":"01\/12\/2022","format":false,"excerpt":"Prof Imas Sukaesih Sitanggang, dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer menyebut bahwa smart agriculture penting untuk masa depan. \u201cKita membutuhkan smart agriculture di masa depan, terutama karena jumlah penduduk semakin meningkat disusul dengan isu perubahan iklim, serta masalah hama dan penyakit tanaman yang berakibat pada kerawanan pangan,\u201d katanya dalam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3995,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995","url_meta":{"origin":3938,"position":4},"title":"Dosen IPB University Paparkan Peran Multiomics Dalam Berbagai Bidang Penelitian","author":"Support FMIPA","date":"28\/08\/2021","format":false,"excerpt":"Kemajuan teknologi informasi membawa peningkatan dalam segala aspek kehidupan termasuk sektor pertanian. IPB University sendiri membangun konsep pembangunan agro-maritim 4.0 yang memandang darat, laut, dan udara sebagai satu kesatuan yang melibatkan sistem sosial, ekonomi, dan ekologi kompleks sehingga membutuhkan pendekatan transdisiplin, terpadu, dan partisipatif. Dr Sri Wahjuni menyebutkan bahwa cabang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3955,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3955","url_meta":{"origin":3938,"position":5},"title":"Pentingnya Bioinformatika dalam Seleksi Genomik bagi Proses Pemuliaan Tanaman","author":"Support FMIPA","date":"16\/11\/2021","format":false,"excerpt":"Pendekatan bioinformatika semakin banyak digunakan pada berbagai penelitian, termasuk dalam pemuliaan tanaman. Bioinformatika dimanfaatkan dalam proses penyeleksian varietas unggul. Teknologinya kian berkembang dan semakin memudahkan pemulia tanaman. Dr Willy Bayuardi Suwarno, Dosen IPB University dari Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian menjelaskan bahwa untuk mendapatkan varietas unggul, perlu dilakukan seleksi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3938","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3938"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3938\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3939,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3938\/revisions\/3939"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3938"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3938"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3938"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}