{"id":3952,"date":"2021-11-16T03:09:00","date_gmt":"2021-11-15T20:09:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952"},"modified":"2024-08-21T11:17:02","modified_gmt":"2024-08-21T04:17:02","slug":"para-pakar-bioinformatika-ipb-university-berbagi-ilmu-terkait-peran-komputasi-berperforma-tinggi-pada-bidang-bioinformatika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952","title":{"rendered":"Para Pakar Bioinformatika IPB University Berbagi Ilmu Terkait Peran Komputasi Berperforma Tinggi pada Bidang Bioinformatika"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tiga unit kerja di IPB University yaitu Departemen Ilmu Komputer, Unit Laboratorium Riset Unggulan dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) bekerjasama menggelar High Performance Computing (HPC) Webinar Series ke-7 dengan tema \u201cHPC pada Bioinformatika\u201d, Selasa (30\/11). Dalam kegiatan ini hadir para pakar bioinformatika IPB University untuk berbagi ilmu terkait aplikasi HPC dalam bidang bioinformatika.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dr Wisnu Ananta Kusuma, Sekretaris Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) IPB University menjelaskan peran HPC dalam proses penjajaran sekuens DNA. Ia mengatakan penjajaran sekuens DNA salah satunya berguna untuk perhitungan nilai similaritas sekuens.<br>\u201cHasil penjajaran ini tidak hanya dibutuhkan bagi bidang bioinformatika, namun bidang-bidang lainnya. Proses ini juga berguna untuk melakukan pemetaan DNA, pencarian basis data, prediksi fungsi protein, pencarian gen, dan identifikasi variasi genetik,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh penelitian yang ia lakukan adalah penjajaran sekuens protein pada Drug Target Proposing untuk COVID-19. Tujuannya untuk mengeksplorasi khasiat lain berbagai herbal yang selama ini dikonsumsi oleh masyarakat. Caranya yakni dengan membangun model dari perbandingan antara senyawa herbal dengan obat konvensional pada protein target.<br>Namun, lanjutnya, tidak cukup hanya membandingkan nilai kemiripan senyawa herbal dan obat konvensional. Nilai kemiripan protein target juga penting untuk diteliti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMaka kita akan mendapatkan hasil yang mungkin memiliki potensi-potensi yang lebih banyak daripada hanya menghitung nilai kemiripan senyawanya saja,\u201d ungkapnya. Ia menambahkan bahwa nilai similaritas tersebut salah satunya dapat dihitung dengan melakukan penjajaran sekuens. Penggunaan HPC atau Komputasi Berperforma Tinggi menjadi salah satu teknologi yang mampu melakukan penjajaran ini dengan efisien.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penelitian yang ia lakukan terkait penjajaran ini adalah perhitungan dengan menggunakan Dynamic Time Wraping secara pararel. Teknik ini digunakan untuk penjajaran dua sinyal dengan satuan dengan deret waktu secara non-linear. Tentunya teknik ini membutuhkan komputasi yang canggih sehingga peran HPC sangat dibutuhkan.<br>Selain dalam penjajaran sekuens, HPC juga berperan dalam mempararelkan algoritma pairwise alignment (PA).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Auriza Rahmad Akbar, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer FMIPA menambahkan bahwa teknologi tingkat lanjut ini dibutuhkan untuk menghasilkan data yang besar dan melakukan pemrosesan yang cepat.<br>Menurutnya, algoritma yang telah berkembang saat ini sudah banyak. Namun belum diketahui skema mana yang menghasilkan kinerja terbaik pada sistem berbagi pakai memori yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMakin banyak data makin terlihat keefektifannya. Karena bila datanya sedikit, maka waktu yang dibutuhkan untuk pemrosesan akan lebih lama. Program pararel akan lebih terasa manfaatnya pada data yang besar,\u201d sebutnya. Kinerja algoritma pararel yang baik juga tergantung pada skema partisi data yang efisien. (MW\/Zul)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Source : Dr Wisnu Ananta Kusuma, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tiga unit kerja di IPB University yaitu Departemen Ilmu Komputer, Unit Laboratorium Riset Unggulan dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) bekerjasama menggelar High Performance Computing (HPC) Webinar Series ke-7 dengan tema \u201cHPC pada Bioinformatika\u201d, Selasa (30\/11). Dalam kegiatan ini hadir para pakar bioinformatika IPB University untuk berbagi ilmu terkait aplikasi HPC dalam bidang bioinformatika. Dr Wisnu Ananta Kusuma, Sekretaris Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) IPB University menjelaskan peran HPC dalam proses penjajaran sekuens DNA. Ia mengatakan penjajaran sekuens DNA salah satunya berguna untuk perhitungan nilai similaritas sekuens.\u201cHasil penjajaran ini tidak hanya dibutuhkan bagi bidang bioinformatika, namun bidang-bidang lainnya. Proses ini juga berguna untuk melakukan pemetaan DNA, pencarian basis data, prediksi fungsi protein, pencarian gen, dan identifikasi variasi genetik,\u201d ujarnya. Sebagai contoh penelitian yang ia lakukan adalah penjajaran sekuens protein pada Drug Target Proposing untuk COVID-19. Tujuannya untuk mengeksplorasi khasiat lain berbagai herbal yang selama ini dikonsumsi oleh masyarakat. Caranya yakni dengan membangun model dari perbandingan antara senyawa herbal dengan obat konvensional pada protein target.Namun, lanjutnya, tidak cukup hanya membandingkan nilai kemiripan senyawa herbal dan obat konvensional. Nilai kemiripan protein target juga penting untuk diteliti. \u201cMaka kita akan mendapatkan hasil yang mungkin memiliki potensi-potensi yang lebih banyak daripada hanya menghitung nilai kemiripan senyawanya saja,\u201d ungkapnya. Ia menambahkan bahwa nilai similaritas tersebut salah satunya dapat dihitung dengan melakukan penjajaran sekuens. Penggunaan HPC atau Komputasi Berperforma Tinggi menjadi salah satu teknologi yang mampu melakukan penjajaran ini dengan efisien. Penelitian yang ia lakukan terkait penjajaran ini adalah perhitungan dengan menggunakan Dynamic Time Wraping secara pararel. Teknik ini digunakan untuk penjajaran dua sinyal dengan satuan dengan deret waktu secara non-linear. Tentunya teknik ini membutuhkan komputasi yang canggih sehingga peran HPC sangat dibutuhkan.Selain dalam penjajaran sekuens, HPC juga berperan dalam mempararelkan algoritma pairwise alignment (PA). Auriza Rahmad Akbar, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer FMIPA menambahkan bahwa teknologi tingkat lanjut ini dibutuhkan untuk menghasilkan data yang besar dan melakukan pemrosesan yang cepat.Menurutnya, algoritma yang telah berkembang saat ini sudah banyak. Namun belum diketahui skema mana yang menghasilkan kinerja terbaik pada sistem berbagi pakai memori yang sama. \u201cMakin banyak data makin terlihat keefektifannya. Karena bila datanya sedikit, maka waktu yang dibutuhkan untuk pemrosesan akan lebih lama. Program pararel akan lebih terasa manfaatnya pada data yang besar,\u201d sebutnya. Kinerja algoritma pararel yang baik juga tergantung pada skema partisi data yang efisien. (MW\/Zul) Source : Dr Wisnu Ananta Kusuma, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3953,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-3952","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Para Pakar Bioinformatika IPB University Berbagi Ilmu Terkait Peran Komputasi Berperforma Tinggi pada Bidang Bioinformatika - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Para Pakar Bioinformatika IPB University Berbagi Ilmu Terkait Peran Komputasi Berperforma Tinggi pada Bidang Bioinformatika - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tiga unit kerja di IPB University yaitu Departemen Ilmu Komputer, Unit Laboratorium Riset Unggulan dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) bekerjasama menggelar High Performance Computing (HPC) Webinar Series ke-7 dengan tema \u201cHPC pada Bioinformatika\u201d, Selasa (30\/11). Dalam kegiatan ini hadir para pakar bioinformatika IPB University untuk berbagi ilmu terkait aplikasi HPC dalam bidang bioinformatika. Dr Wisnu Ananta Kusuma, Sekretaris Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) IPB University menjelaskan peran HPC dalam proses penjajaran sekuens DNA. Ia mengatakan penjajaran sekuens DNA salah satunya berguna untuk perhitungan nilai similaritas sekuens.\u201cHasil penjajaran ini tidak hanya dibutuhkan bagi bidang bioinformatika, namun bidang-bidang lainnya. Proses ini juga berguna untuk melakukan pemetaan DNA, pencarian basis data, prediksi fungsi protein, pencarian gen, dan identifikasi variasi genetik,\u201d ujarnya. Sebagai contoh penelitian yang ia lakukan adalah penjajaran sekuens protein pada Drug Target Proposing untuk COVID-19. Tujuannya untuk mengeksplorasi khasiat lain berbagai herbal yang selama ini dikonsumsi oleh masyarakat. Caranya yakni dengan membangun model dari perbandingan antara senyawa herbal dengan obat konvensional pada protein target.Namun, lanjutnya, tidak cukup hanya membandingkan nilai kemiripan senyawa herbal dan obat konvensional. Nilai kemiripan protein target juga penting untuk diteliti. \u201cMaka kita akan mendapatkan hasil yang mungkin memiliki potensi-potensi yang lebih banyak daripada hanya menghitung nilai kemiripan senyawanya saja,\u201d ungkapnya. Ia menambahkan bahwa nilai similaritas tersebut salah satunya dapat dihitung dengan melakukan penjajaran sekuens. Penggunaan HPC atau Komputasi Berperforma Tinggi menjadi salah satu teknologi yang mampu melakukan penjajaran ini dengan efisien. Penelitian yang ia lakukan terkait penjajaran ini adalah perhitungan dengan menggunakan Dynamic Time Wraping secara pararel. Teknik ini digunakan untuk penjajaran dua sinyal dengan satuan dengan deret waktu secara non-linear. Tentunya teknik ini membutuhkan komputasi yang canggih sehingga peran HPC sangat dibutuhkan.Selain dalam penjajaran sekuens, HPC juga berperan dalam mempararelkan algoritma pairwise alignment (PA). Auriza Rahmad Akbar, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer FMIPA menambahkan bahwa teknologi tingkat lanjut ini dibutuhkan untuk menghasilkan data yang besar dan melakukan pemrosesan yang cepat.Menurutnya, algoritma yang telah berkembang saat ini sudah banyak. Namun belum diketahui skema mana yang menghasilkan kinerja terbaik pada sistem berbagi pakai memori yang sama. \u201cMakin banyak data makin terlihat keefektifannya. Karena bila datanya sedikit, maka waktu yang dibutuhkan untuk pemrosesan akan lebih lama. Program pararel akan lebih terasa manfaatnya pada data yang besar,\u201d sebutnya. Kinerja algoritma pararel yang baik juga tergantung pada skema partisi data yang efisien. (MW\/Zul) Source : Dr Wisnu Ananta Kusuma, ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-15T20:09:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-21T04:17:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/HPC-7-800x445-1-180x180-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3952#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3952\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Para Pakar Bioinformatika IPB University Berbagi Ilmu Terkait Peran Komputasi Berperforma Tinggi pada Bidang Bioinformatika\",\"datePublished\":\"2021-11-15T20:09:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T04:17:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3952\"},\"wordCount\":415,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3952#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/HPC-7-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3952#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3952\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3952\",\"name\":\"Para Pakar Bioinformatika IPB University Berbagi Ilmu Terkait Peran Komputasi Berperforma Tinggi pada Bidang Bioinformatika - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3952#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3952#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/HPC-7-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-15T20:09:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-21T04:17:02+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3952#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3952\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3952#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/HPC-7-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/HPC-7-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3952#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Para Pakar Bioinformatika IPB University Berbagi Ilmu Terkait Peran Komputasi Berperforma Tinggi pada Bidang Bioinformatika\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Para Pakar Bioinformatika IPB University Berbagi Ilmu Terkait Peran Komputasi Berperforma Tinggi pada Bidang Bioinformatika - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Para Pakar Bioinformatika IPB University Berbagi Ilmu Terkait Peran Komputasi Berperforma Tinggi pada Bidang Bioinformatika - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Tiga unit kerja di IPB University yaitu Departemen Ilmu Komputer, Unit Laboratorium Riset Unggulan dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) bekerjasama menggelar High Performance Computing (HPC) Webinar Series ke-7 dengan tema \u201cHPC pada Bioinformatika\u201d, Selasa (30\/11). Dalam kegiatan ini hadir para pakar bioinformatika IPB University untuk berbagi ilmu terkait aplikasi HPC dalam bidang bioinformatika. Dr Wisnu Ananta Kusuma, Sekretaris Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) IPB University menjelaskan peran HPC dalam proses penjajaran sekuens DNA. Ia mengatakan penjajaran sekuens DNA salah satunya berguna untuk perhitungan nilai similaritas sekuens.\u201cHasil penjajaran ini tidak hanya dibutuhkan bagi bidang bioinformatika, namun bidang-bidang lainnya. Proses ini juga berguna untuk melakukan pemetaan DNA, pencarian basis data, prediksi fungsi protein, pencarian gen, dan identifikasi variasi genetik,\u201d ujarnya. Sebagai contoh penelitian yang ia lakukan adalah penjajaran sekuens protein pada Drug Target Proposing untuk COVID-19. Tujuannya untuk mengeksplorasi khasiat lain berbagai herbal yang selama ini dikonsumsi oleh masyarakat. Caranya yakni dengan membangun model dari perbandingan antara senyawa herbal dengan obat konvensional pada protein target.Namun, lanjutnya, tidak cukup hanya membandingkan nilai kemiripan senyawa herbal dan obat konvensional. Nilai kemiripan protein target juga penting untuk diteliti. \u201cMaka kita akan mendapatkan hasil yang mungkin memiliki potensi-potensi yang lebih banyak daripada hanya menghitung nilai kemiripan senyawanya saja,\u201d ungkapnya. Ia menambahkan bahwa nilai similaritas tersebut salah satunya dapat dihitung dengan melakukan penjajaran sekuens. Penggunaan HPC atau Komputasi Berperforma Tinggi menjadi salah satu teknologi yang mampu melakukan penjajaran ini dengan efisien. Penelitian yang ia lakukan terkait penjajaran ini adalah perhitungan dengan menggunakan Dynamic Time Wraping secara pararel. Teknik ini digunakan untuk penjajaran dua sinyal dengan satuan dengan deret waktu secara non-linear. Tentunya teknik ini membutuhkan komputasi yang canggih sehingga peran HPC sangat dibutuhkan.Selain dalam penjajaran sekuens, HPC juga berperan dalam mempararelkan algoritma pairwise alignment (PA). Auriza Rahmad Akbar, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer FMIPA menambahkan bahwa teknologi tingkat lanjut ini dibutuhkan untuk menghasilkan data yang besar dan melakukan pemrosesan yang cepat.Menurutnya, algoritma yang telah berkembang saat ini sudah banyak. Namun belum diketahui skema mana yang menghasilkan kinerja terbaik pada sistem berbagi pakai memori yang sama. \u201cMakin banyak data makin terlihat keefektifannya. Karena bila datanya sedikit, maka waktu yang dibutuhkan untuk pemrosesan akan lebih lama. Program pararel akan lebih terasa manfaatnya pada data yang besar,\u201d sebutnya. Kinerja algoritma pararel yang baik juga tergantung pada skema partisi data yang efisien. (MW\/Zul) Source : Dr Wisnu Ananta Kusuma, ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2021-11-15T20:09:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-21T04:17:02+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/HPC-7-800x445-1-180x180-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Para Pakar Bioinformatika IPB University Berbagi Ilmu Terkait Peran Komputasi Berperforma Tinggi pada Bidang Bioinformatika","datePublished":"2021-11-15T20:09:00+00:00","dateModified":"2024-08-21T04:17:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952"},"wordCount":415,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/HPC-7-800x445-1-180x180-1.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952","name":"Para Pakar Bioinformatika IPB University Berbagi Ilmu Terkait Peran Komputasi Berperforma Tinggi pada Bidang Bioinformatika - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/HPC-7-800x445-1-180x180-1.jpg","datePublished":"2021-11-15T20:09:00+00:00","dateModified":"2024-08-21T04:17:02+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/HPC-7-800x445-1-180x180-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/HPC-7-800x445-1-180x180-1.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Para Pakar Bioinformatika IPB University Berbagi Ilmu Terkait Peran Komputasi Berperforma Tinggi pada Bidang Bioinformatika"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":18,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/HPC-7-800x445-1-180x180-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":4029,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4029","url_meta":{"origin":3952,"position":0},"title":"FMIPA IPB University Rancang Prodi Bioinformatika, Rencanakan Tahun Depan Terima Mahasiswa Baru","author":"Support FMIPA","date":"17\/03\/2022","format":false,"excerpt":"Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Bioinformatics Webinar Series pertama di tahun 2022 dengan tajuk \u201cIntegrasi Ilmu Bioinformatika dalam Penciptaan Inovasi Agromaritim\u201d, (08\/03). Dr Berry Juliandi, Dekan FMIPA IPB University menyebutkan FMIPA selalu berusaha menjadi terdepan dalam mendukung visi IPB University sebagai Techno Socio University. Terutama\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3855,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3855","url_meta":{"origin":3952,"position":1},"title":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Bagikan Pengetahuan Mengenai Bioinformatika dan Penelitian Terkininya di Indonesia","author":"Support FMIPA","date":"26\/01\/2021","format":false,"excerpt":"Dalam Pertemuan Nasional Masyarakat Komputasi Indonesia yang belum lama ini digelar, Dr Wisnu Ananta Kusuma, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), hadir sebagai narasumber utama. Ia memberikan kuliah umum mengenai kiprah bidang bioinformatika di Indonesia serta penelitian terkini dan potensi kerjasama lintas\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Wisnu-Ananta-Kusuma-800x445-1-750x445-1.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Wisnu-Ananta-Kusuma-800x445-1-750x445-1.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Wisnu-Ananta-Kusuma-800x445-1-750x445-1.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Wisnu-Ananta-Kusuma-800x445-1-750x445-1.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x"},"classes":[]},{"id":3955,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3955","url_meta":{"origin":3952,"position":2},"title":"Pentingnya Bioinformatika dalam Seleksi Genomik bagi Proses Pemuliaan Tanaman","author":"Support FMIPA","date":"16\/11\/2021","format":false,"excerpt":"Pendekatan bioinformatika semakin banyak digunakan pada berbagai penelitian, termasuk dalam pemuliaan tanaman. Bioinformatika dimanfaatkan dalam proses penyeleksian varietas unggul. Teknologinya kian berkembang dan semakin memudahkan pemulia tanaman. Dr Willy Bayuardi Suwarno, Dosen IPB University dari Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian menjelaskan bahwa untuk mendapatkan varietas unggul, perlu dilakukan seleksi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4226,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4226","url_meta":{"origin":3952,"position":3},"title":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Jelaskan Peran Bioinformatika dalam Upaya Konservasi Genomik dan Pencapaian SDGs","author":"Support FMIPA","date":"23\/11\/2022","format":false,"excerpt":"Peran ilmu bioinformatika memiliki keterkaitan erat dengan pelestarian lingkungan. Data genetik digunakan sebagai sumber inspirasi terciptanya inovasi dan hasil riset yang bermanfaat bagi lingkungan.Kekayaan biodiversitas bangsa Indonesia adalah salah satu yang terbesar di dunia dan harus tetap dipertahankan. Ilmu bioinformatika yang berawal dari inovasi sekuensing genom awal tahun 2000-an, telah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4142,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4142","url_meta":{"origin":3952,"position":4},"title":"Webinar Bioinformatics #20 Dosen IPB University Jelaskan Peran Transkriptomik dalam Peningkatan Produktivitas Peternakan","author":"Support FMIPA","date":"15\/08\/2022","format":false,"excerpt":"Peningkatan produktivitas ternak merupakan upaya yang dilakukan untuk mengimbangi jumlah permintaan pasar dan perbaikan kualitas. Upaya peningkatan produktivitas ini dilakukan oleh para peneliti dengan menggunakan berbagai teknologi terkini. Salah satunya analisis transkriptomik yang cakupannya berada di bidang bioinformatika. Prof Asep Gunawan, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4072,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4072","url_meta":{"origin":3952,"position":5},"title":"FMIPA IPB University Undang Dua Ilmuwan Bahas Keberhasilan dan Kegagalan Analisa Bioinformatika dengan Wet Lab","author":"Support FMIPA","date":"14\/06\/2022","format":false,"excerpt":"Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali menggelar Bioinformatics Webinar Series ke-12 dengan tema \u201cHow Bioinformatics Analysis May Succeed and Fail at Wet Lab\u201d, (31\/5). Kegiatan ini ingin mengungkap analisa bioinformatika untuk mendukung solusi dari persoalan dan dibuktikan secara wet lab. Perspektif bioinformatika ke depan sangat dibutuhkan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3952","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3952"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3952\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3954,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3952\/revisions\/3954"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3953"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3952"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3952"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3952"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}