{"id":3968,"date":"2021-11-08T03:01:00","date_gmt":"2021-11-07T20:01:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968"},"modified":"2024-08-23T09:14:28","modified_gmt":"2024-08-23T02:14:28","slug":"guru-besar-ipb-university-bahas-pentingnya-pendekatan-bioinformatika-di-era-big-data","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968","title":{"rendered":"Guru Besar IPB University Bahas Pentingnya Pendekatan Bioinformatika di Era Big Data"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di era big data saat ini, pemrosesan data menjadi sangat penting. Baik diterapkan dalam mengolah data di internet maupun di lapangan. Smart agriculture juga berimplikasi pada kebutuhan akan analisis di bidang pertanian melalui pendekatan bionformatika.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prof Imas S Sitanggang, Guru Besar IPB University dari Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menyebutkan proses data mining penting di era big data. Data mining merupakan proses ekstraksi informasi dan pola yang menarik dari data berukuran besar. Output data yang diperoleh yang memiliki potensi untuk dianalisis dan digunakan lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, data mining berikatan erat dengan berbagai bidang. Seperti machine learning, statistika, dan basis data. Namun tidak menutup kemungkinan untuk diterapkan di bidang lain yang terkait.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201dMaka dari itu mata kuliah statistik perlu ditawarkan kepada para mahasiswa. Ilmu ini perlu dikuasai bila ingin menjadi data miner sehingga bisa mendapatkan pola yang menarik tadi,\u201d terangnya dalam Kuliah Umum Magister Informatika Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta (26\/10) yang digelar secara daring.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum, lanjutnya, teknik dasar data mining dikategorikan menjadi tiga. Yakni kluster, klasifikasi, dan analisis asosiasi. Tujuannya untuk membuat model prediksi dan memberikan deskripisi dari data yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cContoh penerapannya yakni pada analisis segmentasi pasar atau target pemasaran sesuai karakteristik pelanggan. Pendekatan ini juga dapat diterapkan pada analisis pembelanjaan. Begitu juga dengan riset pada bidang lingkungan, seperti analisis karakteristik lingkungan berdasarkan kejadian kebakaran hutan,\u201d imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, proses pre processing atau pembersihan data menjadi bagian penting dari data mining. Umumnya, data nyata yang didapatkan kurang bagus dan memiliki \u2018pengotor\u2019 sehingga harus ada pembersihan data.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia telah menerapkan pendekatan data mining pada beberapa penelitian. Di antaranya pada riset foto udara dan identifikasi ladang bawang putih menggunakan deep learning. Bila dibandingkan dengan machine learning konvensional, deep learning dinilai lebih baik. Namun penggunaan deep learning tetap disesuaikan dengan kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPenelitian terhadap bawang putih dilakukan karena merupakan komoditi pertanian yang permintaannya terus meningkat. Sehingga harus ada pemetaan area yang sesuai untuk budidaya bawang putih. Penelitian tersebut menggunakan algoritma data mining untuk daerah Magetan dan Solok. Kemudian menerapkan kelas kesesuaian bawang putih mengacu pada FAO (Food and Agriculture Organization),\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, data spasial bawang putih yang diperoleh dengan operasi spasial dan dimasukkan ke dalam algoritma data mining. Outputnya yakni berupa profil kesuaian bawang putih. Hasil kesesuaian tersebut kemudian disampaikan kepada user melalui sistem informasi yang dibuat khusus, seperti sistem informasi geografis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cIsu bagaimana menyajikan hasil mining kepada pengguna turut menjadi area riset yang menarik,\u201d tambahnya.<br>Ia juga turut membahas data warehouse, yakni kumpulan data yang diintegrasikan dari berbagai sumber berupa repository. Outputnya menjadi sumber untuk proses data mining, penerapannya juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan analitik. (MW\/Zul)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Published Date : 27-Oct-2021<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Narasumber : Prof Imas S Sitanggang, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di era big data saat ini, pemrosesan data menjadi sangat penting. Baik diterapkan dalam mengolah data di internet maupun di lapangan. Smart agriculture juga berimplikasi pada kebutuhan akan analisis di bidang pertanian melalui pendekatan bionformatika. Prof Imas S Sitanggang, Guru Besar IPB University dari Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menyebutkan proses data mining penting di era big data. Data mining merupakan proses ekstraksi informasi dan pola yang menarik dari data berukuran besar. Output data yang diperoleh yang memiliki potensi untuk dianalisis dan digunakan lebih lanjut. Menurutnya, data mining berikatan erat dengan berbagai bidang. Seperti machine learning, statistika, dan basis data. Namun tidak menutup kemungkinan untuk diterapkan di bidang lain yang terkait. \u201dMaka dari itu mata kuliah statistik perlu ditawarkan kepada para mahasiswa. Ilmu ini perlu dikuasai bila ingin menjadi data miner sehingga bisa mendapatkan pola yang menarik tadi,\u201d terangnya dalam Kuliah Umum Magister Informatika Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta (26\/10) yang digelar secara daring. Secara umum, lanjutnya, teknik dasar data mining dikategorikan menjadi tiga. Yakni kluster, klasifikasi, dan analisis asosiasi. Tujuannya untuk membuat model prediksi dan memberikan deskripisi dari data yang dimiliki. \u201cContoh penerapannya yakni pada analisis segmentasi pasar atau target pemasaran sesuai karakteristik pelanggan. Pendekatan ini juga dapat diterapkan pada analisis pembelanjaan. Begitu juga dengan riset pada bidang lingkungan, seperti analisis karakteristik lingkungan berdasarkan kejadian kebakaran hutan,\u201d imbuhnya. Ia menambahkan, proses pre processing atau pembersihan data menjadi bagian penting dari data mining. Umumnya, data nyata yang didapatkan kurang bagus dan memiliki \u2018pengotor\u2019 sehingga harus ada pembersihan data. Ia telah menerapkan pendekatan data mining pada beberapa penelitian. Di antaranya pada riset foto udara dan identifikasi ladang bawang putih menggunakan deep learning. Bila dibandingkan dengan machine learning konvensional, deep learning dinilai lebih baik. Namun penggunaan deep learning tetap disesuaikan dengan kebutuhan. \u201cPenelitian terhadap bawang putih dilakukan karena merupakan komoditi pertanian yang permintaannya terus meningkat. Sehingga harus ada pemetaan area yang sesuai untuk budidaya bawang putih. Penelitian tersebut menggunakan algoritma data mining untuk daerah Magetan dan Solok. Kemudian menerapkan kelas kesesuaian bawang putih mengacu pada FAO (Food and Agriculture Organization),\u201d jelasnya. Menurutnya, data spasial bawang putih yang diperoleh dengan operasi spasial dan dimasukkan ke dalam algoritma data mining. Outputnya yakni berupa profil kesuaian bawang putih. Hasil kesesuaian tersebut kemudian disampaikan kepada user melalui sistem informasi yang dibuat khusus, seperti sistem informasi geografis. \u201cIsu bagaimana menyajikan hasil mining kepada pengguna turut menjadi area riset yang menarik,\u201d tambahnya.Ia juga turut membahas data warehouse, yakni kumpulan data yang diintegrasikan dari berbagai sumber berupa repository. Outputnya menjadi sumber untuk proses data mining, penerapannya juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan analitik. (MW\/Zul) Published Date : 27-Oct-2021 Narasumber : Prof Imas S Sitanggang, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3969,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-3968","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Guru Besar IPB University Bahas Pentingnya Pendekatan Bioinformatika di Era Big Data - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Guru Besar IPB University Bahas Pentingnya Pendekatan Bioinformatika di Era Big Data - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di era big data saat ini, pemrosesan data menjadi sangat penting. Baik diterapkan dalam mengolah data di internet maupun di lapangan. Smart agriculture juga berimplikasi pada kebutuhan akan analisis di bidang pertanian melalui pendekatan bionformatika. Prof Imas S Sitanggang, Guru Besar IPB University dari Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menyebutkan proses data mining penting di era big data. Data mining merupakan proses ekstraksi informasi dan pola yang menarik dari data berukuran besar. Output data yang diperoleh yang memiliki potensi untuk dianalisis dan digunakan lebih lanjut. Menurutnya, data mining berikatan erat dengan berbagai bidang. Seperti machine learning, statistika, dan basis data. Namun tidak menutup kemungkinan untuk diterapkan di bidang lain yang terkait. \u201dMaka dari itu mata kuliah statistik perlu ditawarkan kepada para mahasiswa. Ilmu ini perlu dikuasai bila ingin menjadi data miner sehingga bisa mendapatkan pola yang menarik tadi,\u201d terangnya dalam Kuliah Umum Magister Informatika Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta (26\/10) yang digelar secara daring. Secara umum, lanjutnya, teknik dasar data mining dikategorikan menjadi tiga. Yakni kluster, klasifikasi, dan analisis asosiasi. Tujuannya untuk membuat model prediksi dan memberikan deskripisi dari data yang dimiliki. \u201cContoh penerapannya yakni pada analisis segmentasi pasar atau target pemasaran sesuai karakteristik pelanggan. Pendekatan ini juga dapat diterapkan pada analisis pembelanjaan. Begitu juga dengan riset pada bidang lingkungan, seperti analisis karakteristik lingkungan berdasarkan kejadian kebakaran hutan,\u201d imbuhnya. Ia menambahkan, proses pre processing atau pembersihan data menjadi bagian penting dari data mining. Umumnya, data nyata yang didapatkan kurang bagus dan memiliki \u2018pengotor\u2019 sehingga harus ada pembersihan data. Ia telah menerapkan pendekatan data mining pada beberapa penelitian. Di antaranya pada riset foto udara dan identifikasi ladang bawang putih menggunakan deep learning. Bila dibandingkan dengan machine learning konvensional, deep learning dinilai lebih baik. Namun penggunaan deep learning tetap disesuaikan dengan kebutuhan. \u201cPenelitian terhadap bawang putih dilakukan karena merupakan komoditi pertanian yang permintaannya terus meningkat. Sehingga harus ada pemetaan area yang sesuai untuk budidaya bawang putih. Penelitian tersebut menggunakan algoritma data mining untuk daerah Magetan dan Solok. Kemudian menerapkan kelas kesesuaian bawang putih mengacu pada FAO (Food and Agriculture Organization),\u201d jelasnya. Menurutnya, data spasial bawang putih yang diperoleh dengan operasi spasial dan dimasukkan ke dalam algoritma data mining. Outputnya yakni berupa profil kesuaian bawang putih. Hasil kesesuaian tersebut kemudian disampaikan kepada user melalui sistem informasi yang dibuat khusus, seperti sistem informasi geografis. \u201cIsu bagaimana menyajikan hasil mining kepada pengguna turut menjadi area riset yang menarik,\u201d tambahnya.Ia juga turut membahas data warehouse, yakni kumpulan data yang diintegrasikan dari berbagai sumber berupa repository. Outputnya menjadi sumber untuk proses data mining, penerapannya juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan analitik. (MW\/Zul) Published Date : 27-Oct-2021 Narasumber : Prof Imas S Sitanggang, ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-07T20:01:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-23T02:14:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Bu-imas-800x445-1-180x180-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3968#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3968\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Guru Besar IPB University Bahas Pentingnya Pendekatan Bioinformatika di Era Big Data\",\"datePublished\":\"2021-11-07T20:01:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-23T02:14:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3968\"},\"wordCount\":460,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3968#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Bu-imas-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3968#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3968\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3968\",\"name\":\"Guru Besar IPB University Bahas Pentingnya Pendekatan Bioinformatika di Era Big Data - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3968#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3968#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Bu-imas-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-07T20:01:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-23T02:14:28+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3968#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3968\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3968#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Bu-imas-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Bu-imas-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3968#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Guru Besar IPB University Bahas Pentingnya Pendekatan Bioinformatika di Era Big Data\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Guru Besar IPB University Bahas Pentingnya Pendekatan Bioinformatika di Era Big Data - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Guru Besar IPB University Bahas Pentingnya Pendekatan Bioinformatika di Era Big Data - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Di era big data saat ini, pemrosesan data menjadi sangat penting. Baik diterapkan dalam mengolah data di internet maupun di lapangan. Smart agriculture juga berimplikasi pada kebutuhan akan analisis di bidang pertanian melalui pendekatan bionformatika. Prof Imas S Sitanggang, Guru Besar IPB University dari Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menyebutkan proses data mining penting di era big data. Data mining merupakan proses ekstraksi informasi dan pola yang menarik dari data berukuran besar. Output data yang diperoleh yang memiliki potensi untuk dianalisis dan digunakan lebih lanjut. Menurutnya, data mining berikatan erat dengan berbagai bidang. Seperti machine learning, statistika, dan basis data. Namun tidak menutup kemungkinan untuk diterapkan di bidang lain yang terkait. \u201dMaka dari itu mata kuliah statistik perlu ditawarkan kepada para mahasiswa. Ilmu ini perlu dikuasai bila ingin menjadi data miner sehingga bisa mendapatkan pola yang menarik tadi,\u201d terangnya dalam Kuliah Umum Magister Informatika Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta (26\/10) yang digelar secara daring. Secara umum, lanjutnya, teknik dasar data mining dikategorikan menjadi tiga. Yakni kluster, klasifikasi, dan analisis asosiasi. Tujuannya untuk membuat model prediksi dan memberikan deskripisi dari data yang dimiliki. \u201cContoh penerapannya yakni pada analisis segmentasi pasar atau target pemasaran sesuai karakteristik pelanggan. Pendekatan ini juga dapat diterapkan pada analisis pembelanjaan. Begitu juga dengan riset pada bidang lingkungan, seperti analisis karakteristik lingkungan berdasarkan kejadian kebakaran hutan,\u201d imbuhnya. Ia menambahkan, proses pre processing atau pembersihan data menjadi bagian penting dari data mining. Umumnya, data nyata yang didapatkan kurang bagus dan memiliki \u2018pengotor\u2019 sehingga harus ada pembersihan data. Ia telah menerapkan pendekatan data mining pada beberapa penelitian. Di antaranya pada riset foto udara dan identifikasi ladang bawang putih menggunakan deep learning. Bila dibandingkan dengan machine learning konvensional, deep learning dinilai lebih baik. Namun penggunaan deep learning tetap disesuaikan dengan kebutuhan. \u201cPenelitian terhadap bawang putih dilakukan karena merupakan komoditi pertanian yang permintaannya terus meningkat. Sehingga harus ada pemetaan area yang sesuai untuk budidaya bawang putih. Penelitian tersebut menggunakan algoritma data mining untuk daerah Magetan dan Solok. Kemudian menerapkan kelas kesesuaian bawang putih mengacu pada FAO (Food and Agriculture Organization),\u201d jelasnya. Menurutnya, data spasial bawang putih yang diperoleh dengan operasi spasial dan dimasukkan ke dalam algoritma data mining. Outputnya yakni berupa profil kesuaian bawang putih. Hasil kesesuaian tersebut kemudian disampaikan kepada user melalui sistem informasi yang dibuat khusus, seperti sistem informasi geografis. \u201cIsu bagaimana menyajikan hasil mining kepada pengguna turut menjadi area riset yang menarik,\u201d tambahnya.Ia juga turut membahas data warehouse, yakni kumpulan data yang diintegrasikan dari berbagai sumber berupa repository. Outputnya menjadi sumber untuk proses data mining, penerapannya juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan analitik. (MW\/Zul) Published Date : 27-Oct-2021 Narasumber : Prof Imas S Sitanggang, ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2021-11-07T20:01:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-23T02:14:28+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Bu-imas-800x445-1-180x180-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Guru Besar IPB University Bahas Pentingnya Pendekatan Bioinformatika di Era Big Data","datePublished":"2021-11-07T20:01:00+00:00","dateModified":"2024-08-23T02:14:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968"},"wordCount":460,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Bu-imas-800x445-1-180x180-1.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968","name":"Guru Besar IPB University Bahas Pentingnya Pendekatan Bioinformatika di Era Big Data - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Bu-imas-800x445-1-180x180-1.jpg","datePublished":"2021-11-07T20:01:00+00:00","dateModified":"2024-08-23T02:14:28+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Bu-imas-800x445-1-180x180-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Bu-imas-800x445-1-180x180-1.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3968#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Guru Besar IPB University Bahas Pentingnya Pendekatan Bioinformatika di Era Big Data"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":17,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Bu-imas-800x445-1-180x180-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":3938,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3938","url_meta":{"origin":3968,"position":0},"title":"Dr Yeni Herdiyeni Bagikan dan Demonstrasikan Penerapan Aplikasi Hadoop dan Spark Dalam Proses Analisis Big Data","author":"Support FMIPA","date":"10\/08\/2021","format":false,"excerpt":"Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University bekerjasama dengan Unit Laboratorium Unggulan IPB University kembali mengulas lebih dalam teknologi High Performance Computing (HPC). Dalam HPC Webinar Series ke-3, tema yang diangkat adalah \u201cHPC untuk Analisis Big Data dengan Hadoop dan Spark,\u201d 13\/07. Webinar ini menghadirkan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4229,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4229","url_meta":{"origin":3968,"position":1},"title":"Mahasiswa Statistika FMIPA IPB University Ikuti Kuliah Umum Tren dan Peluang Karir Sains Data","author":"Support FMIPA","date":"23\/11\/2022","format":false,"excerpt":"Departemen Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Kuliah Umum Pengembangan Profesi Sains Data bagi para mahasiswanya. Acara ini menghadirkan Hedi M Idris PhD, Kepala Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI, (11\/11). Kuliah umum ini digelar untuk meningkatkan wawasan serta mengembangkan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4026,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4026","url_meta":{"origin":3968,"position":2},"title":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Jelaskan Riset dan Inovasi Para Peneliti IPB University Terkait High Performance Computing dalam Bidang Ilmu Pengetahuan Alam","author":"Support FMIPA","date":"17\/03\/2022","format":false,"excerpt":"Para peneliti IPB University selalu hadir dalam mengembangkan berbagai inovasi terbaru dengan memanfaatkan teknologi terkini. Pemanfaatan High Performance Computing (HPC) atau Komputasi Berperforma Tinggi menjadi salah satu terobosan saintifik untuk membantu peneliti dalam mengeksplorasi data.HPC ini merupakan kebutuhan penting pada era di mana data menjadi paradigma keempat dalam sains. Kemudahan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4373,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4373","url_meta":{"origin":3968,"position":3},"title":"IPB University Resmi Membentuk Sekolah Sains Data, Matematika dan Informatika","author":"Support FMIPA","date":"11\/06\/2024","format":false,"excerpt":"Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Rektor IPB University No. 144 tahun 2024, IPB University dengan bangga mengumumkan pembentukan Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika yang telah resmi disetujui oleh Rektor IPB University pada tanggal 22 Maret 2024. Pembentukan Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika ini merupakan langkah strategis IPB University dalam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4238,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4238","url_meta":{"origin":3968,"position":4},"title":"Prof Imas Sukaesih Sitanggang Paparkan Implementasi Kecerdasan Buatan dalam Pengembangan Pertanian Cerdas","author":"Support FMIPA","date":"01\/12\/2022","format":false,"excerpt":"Prof Imas Sukaesih Sitanggang, dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer menyebut bahwa smart agriculture penting untuk masa depan. \u201cKita membutuhkan smart agriculture di masa depan, terutama karena jumlah penduduk semakin meningkat disusul dengan isu perubahan iklim, serta masalah hama dan penyakit tanaman yang berakibat pada kerawanan pangan,\u201d katanya dalam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3903,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3903","url_meta":{"origin":3968,"position":5},"title":"Ingin Jadi Data Analist atau Data Scientist? Pilih Program Studi Statistik dan Sains Data FMIPA IPB University","author":"Support FMIPA","date":"12\/03\/2021","format":false,"excerpt":"Ketua Departemen Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), IPB University, Dr Anang Kurnia menjelaskan bahwa salah satu keunggulan Program Studi (Prodi) Statistika dan Sains Data yang bernaung di bawah Departemen yang dipimpinnya adalah beberapa program kerjasama yang dimilikinya dengan pihak luar. Terutama kerjasama dalam rangka mengupayakan peningkatan kualitas\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3968","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3968"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3968\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3970,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3968\/revisions\/3970"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3969"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3968"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3968"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3968"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}