{"id":3995,"date":"2021-08-28T03:52:00","date_gmt":"2021-08-27T20:52:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995"},"modified":"2024-08-23T11:15:27","modified_gmt":"2024-08-23T04:15:27","slug":"dosen-ipb-university-paparkan-peran-multiomics-dalam-berbagai-bidang-penelitian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995","title":{"rendered":"Dosen IPB University Paparkan Peran Multiomics Dalam Berbagai Bidang Penelitian"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemajuan teknologi informasi membawa peningkatan dalam segala aspek kehidupan termasuk sektor pertanian. IPB University sendiri membangun konsep pembangunan agro-maritim 4.0 yang memandang darat, laut, dan udara sebagai satu kesatuan yang melibatkan sistem sosial, ekonomi, dan ekologi kompleks sehingga membutuhkan pendekatan transdisiplin, terpadu, dan partisipatif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dr Sri Wahjuni menyebutkan bahwa cabang dari konsep pembangunan agromaritim ialah konsep smart farming atau pertanian cerdas. Ia menyebut, inti dari konsep pertanian cerdas adalah memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam proses pertanian agar pertumbuhan dan kesehatan tanaman terpantau, kebutuhan pupuk terukur, waktu panen yang tepat, serta kerja yang efisien. Selain itu, penggunaan teknologi informasi juga ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan menurunkan jumlah limbah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDalam smart farming tentu ada keterlibatan artificial intelligence dan big data dalam prosesnya. Misalnya, dalam sistem irigasi cerdas yang menggunakan informasi dari satelit berupa informasi cuaca dan kelembaban,\u201d ujar Dr Sri Wahjuni, dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anggota grup peneliti bagian komputasi Net-Centri IPB University itu memberi contoh lain berupa alat deteksi dan monitoring hama penyakit tanaman. Ia mengatakan, proses pembuatan alat ini diawali dengan penggunsan data set mengenai berbagai jenis penyakit tanaman. Selanjutnya, dibangun model deteksi dan klasifikasi objek sehingga alat akan mampu menangkap karakteristik penyakit sebagai input yang nantinya akan dicocokkan dengan data set yang telah tersedia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cContoh lain penerapan komputer dalam pertanian diantaranya bioinformatika untuk pemilihan bibit unggul, sistem cerdas prediksi cuaca, sampai pada proses pemasaran hasil pertanian,\u201d Dr Sri Wahjuni.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, katanya, dengan semakin masifnya penggunaan teknologi informasi dalam berbagai aspek kehidupan, keadaan tersebut tentu saja menghadirkan tantangan-tantangan baru. Penggunaan yang semakin meluas membuat lalu lintas data dalam jaringan internet juga semakin ramai dan padat, sehingga perlu dicari solusi untuk menguranginya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDengan mengurangi lalu lintas data ke cloud, maka akan mengurangi latensi jaringan dan internet sehingga dapat meningkatkan waktu respon sistem pada remote mission-critical applications,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dr Sri melanjutkan, untuk mencapai kecepatan respon sistem, yang dapat dilakukan salah satunya dengan menerapkan internet of things (IoT) berbasis edge. Maksudnya adalah melakukan proses komputasi sedekat mungkin dengan sumber datanya. Namun demikian, proses komputasi yang berbasis edge memiliki kekuatan lebih rendah jika dibandingkan dengan proses yang berbasis server. Oleh karena itu, para pakar mulai memikirkan cara untuk menggabungkan IoT berbasis edge dengan artificial intelligence yang nantinya akan diberi nama Edge Intelligence. (SWP)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Narasumber : Dr Sri Wahjuni, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemajuan teknologi informasi membawa peningkatan dalam segala aspek kehidupan termasuk sektor pertanian. IPB University sendiri membangun konsep pembangunan agro-maritim 4.0 yang memandang darat, laut, dan udara sebagai satu kesatuan yang melibatkan sistem sosial, ekonomi, dan ekologi kompleks sehingga membutuhkan pendekatan transdisiplin, terpadu, dan partisipatif. Dr Sri Wahjuni menyebutkan bahwa cabang dari konsep pembangunan agromaritim ialah konsep smart farming atau pertanian cerdas. Ia menyebut, inti dari konsep pertanian cerdas adalah memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam proses pertanian agar pertumbuhan dan kesehatan tanaman terpantau, kebutuhan pupuk terukur, waktu panen yang tepat, serta kerja yang efisien. Selain itu, penggunaan teknologi informasi juga ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan menurunkan jumlah limbah. \u201cDalam smart farming tentu ada keterlibatan artificial intelligence dan big data dalam prosesnya. Misalnya, dalam sistem irigasi cerdas yang menggunakan informasi dari satelit berupa informasi cuaca dan kelembaban,\u201d ujar Dr Sri Wahjuni, dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer. Anggota grup peneliti bagian komputasi Net-Centri IPB University itu memberi contoh lain berupa alat deteksi dan monitoring hama penyakit tanaman. Ia mengatakan, proses pembuatan alat ini diawali dengan penggunsan data set mengenai berbagai jenis penyakit tanaman. Selanjutnya, dibangun model deteksi dan klasifikasi objek sehingga alat akan mampu menangkap karakteristik penyakit sebagai input yang nantinya akan dicocokkan dengan data set yang telah tersedia. \u201cContoh lain penerapan komputer dalam pertanian diantaranya bioinformatika untuk pemilihan bibit unggul, sistem cerdas prediksi cuaca, sampai pada proses pemasaran hasil pertanian,\u201d Dr Sri Wahjuni. Di sisi lain, katanya, dengan semakin masifnya penggunaan teknologi informasi dalam berbagai aspek kehidupan, keadaan tersebut tentu saja menghadirkan tantangan-tantangan baru. Penggunaan yang semakin meluas membuat lalu lintas data dalam jaringan internet juga semakin ramai dan padat, sehingga perlu dicari solusi untuk menguranginya. \u201cDengan mengurangi lalu lintas data ke cloud, maka akan mengurangi latensi jaringan dan internet sehingga dapat meningkatkan waktu respon sistem pada remote mission-critical applications,\u201d katanya. Dr Sri melanjutkan, untuk mencapai kecepatan respon sistem, yang dapat dilakukan salah satunya dengan menerapkan internet of things (IoT) berbasis edge. Maksudnya adalah melakukan proses komputasi sedekat mungkin dengan sumber datanya. Namun demikian, proses komputasi yang berbasis edge memiliki kekuatan lebih rendah jika dibandingkan dengan proses yang berbasis server. Oleh karena itu, para pakar mulai memikirkan cara untuk menggabungkan IoT berbasis edge dengan artificial intelligence yang nantinya akan diberi nama Edge Intelligence. (SWP) Narasumber : Dr Sri Wahjuni, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3996,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-3995","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dosen IPB University Paparkan Peran Multiomics Dalam Berbagai Bidang Penelitian - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dosen IPB University Paparkan Peran Multiomics Dalam Berbagai Bidang Penelitian - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kemajuan teknologi informasi membawa peningkatan dalam segala aspek kehidupan termasuk sektor pertanian. IPB University sendiri membangun konsep pembangunan agro-maritim 4.0 yang memandang darat, laut, dan udara sebagai satu kesatuan yang melibatkan sistem sosial, ekonomi, dan ekologi kompleks sehingga membutuhkan pendekatan transdisiplin, terpadu, dan partisipatif. Dr Sri Wahjuni menyebutkan bahwa cabang dari konsep pembangunan agromaritim ialah konsep smart farming atau pertanian cerdas. Ia menyebut, inti dari konsep pertanian cerdas adalah memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam proses pertanian agar pertumbuhan dan kesehatan tanaman terpantau, kebutuhan pupuk terukur, waktu panen yang tepat, serta kerja yang efisien. Selain itu, penggunaan teknologi informasi juga ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan menurunkan jumlah limbah. \u201cDalam smart farming tentu ada keterlibatan artificial intelligence dan big data dalam prosesnya. Misalnya, dalam sistem irigasi cerdas yang menggunakan informasi dari satelit berupa informasi cuaca dan kelembaban,\u201d ujar Dr Sri Wahjuni, dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer. Anggota grup peneliti bagian komputasi Net-Centri IPB University itu memberi contoh lain berupa alat deteksi dan monitoring hama penyakit tanaman. Ia mengatakan, proses pembuatan alat ini diawali dengan penggunsan data set mengenai berbagai jenis penyakit tanaman. Selanjutnya, dibangun model deteksi dan klasifikasi objek sehingga alat akan mampu menangkap karakteristik penyakit sebagai input yang nantinya akan dicocokkan dengan data set yang telah tersedia. \u201cContoh lain penerapan komputer dalam pertanian diantaranya bioinformatika untuk pemilihan bibit unggul, sistem cerdas prediksi cuaca, sampai pada proses pemasaran hasil pertanian,\u201d Dr Sri Wahjuni. Di sisi lain, katanya, dengan semakin masifnya penggunaan teknologi informasi dalam berbagai aspek kehidupan, keadaan tersebut tentu saja menghadirkan tantangan-tantangan baru. Penggunaan yang semakin meluas membuat lalu lintas data dalam jaringan internet juga semakin ramai dan padat, sehingga perlu dicari solusi untuk menguranginya. \u201cDengan mengurangi lalu lintas data ke cloud, maka akan mengurangi latensi jaringan dan internet sehingga dapat meningkatkan waktu respon sistem pada remote mission-critical applications,\u201d katanya. Dr Sri melanjutkan, untuk mencapai kecepatan respon sistem, yang dapat dilakukan salah satunya dengan menerapkan internet of things (IoT) berbasis edge. Maksudnya adalah melakukan proses komputasi sedekat mungkin dengan sumber datanya. Namun demikian, proses komputasi yang berbasis edge memiliki kekuatan lebih rendah jika dibandingkan dengan proses yang berbasis server. Oleh karena itu, para pakar mulai memikirkan cara untuk menggabungkan IoT berbasis edge dengan artificial intelligence yang nantinya akan diberi nama Edge Intelligence. (SWP) Narasumber : Dr Sri Wahjuni, ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-08-27T20:52:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-23T04:15:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Peran-Multiomics-Dalam-Berbagai-Bidang-Penelitian-800x445-1-180x180-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3995#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3995\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Dosen IPB University Paparkan Peran Multiomics Dalam Berbagai Bidang Penelitian\",\"datePublished\":\"2021-08-27T20:52:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-23T04:15:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3995\"},\"wordCount\":390,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3995#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Peran-Multiomics-Dalam-Berbagai-Bidang-Penelitian-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3995#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3995\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3995\",\"name\":\"Dosen IPB University Paparkan Peran Multiomics Dalam Berbagai Bidang Penelitian - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3995#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3995#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Peran-Multiomics-Dalam-Berbagai-Bidang-Penelitian-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"datePublished\":\"2021-08-27T20:52:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-23T04:15:27+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3995#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3995\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3995#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Peran-Multiomics-Dalam-Berbagai-Bidang-Penelitian-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Peran-Multiomics-Dalam-Berbagai-Bidang-Penelitian-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=3995#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dosen IPB University Paparkan Peran Multiomics Dalam Berbagai Bidang Penelitian\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dosen IPB University Paparkan Peran Multiomics Dalam Berbagai Bidang Penelitian - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dosen IPB University Paparkan Peran Multiomics Dalam Berbagai Bidang Penelitian - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Kemajuan teknologi informasi membawa peningkatan dalam segala aspek kehidupan termasuk sektor pertanian. IPB University sendiri membangun konsep pembangunan agro-maritim 4.0 yang memandang darat, laut, dan udara sebagai satu kesatuan yang melibatkan sistem sosial, ekonomi, dan ekologi kompleks sehingga membutuhkan pendekatan transdisiplin, terpadu, dan partisipatif. Dr Sri Wahjuni menyebutkan bahwa cabang dari konsep pembangunan agromaritim ialah konsep smart farming atau pertanian cerdas. Ia menyebut, inti dari konsep pertanian cerdas adalah memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam proses pertanian agar pertumbuhan dan kesehatan tanaman terpantau, kebutuhan pupuk terukur, waktu panen yang tepat, serta kerja yang efisien. Selain itu, penggunaan teknologi informasi juga ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan menurunkan jumlah limbah. \u201cDalam smart farming tentu ada keterlibatan artificial intelligence dan big data dalam prosesnya. Misalnya, dalam sistem irigasi cerdas yang menggunakan informasi dari satelit berupa informasi cuaca dan kelembaban,\u201d ujar Dr Sri Wahjuni, dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer. Anggota grup peneliti bagian komputasi Net-Centri IPB University itu memberi contoh lain berupa alat deteksi dan monitoring hama penyakit tanaman. Ia mengatakan, proses pembuatan alat ini diawali dengan penggunsan data set mengenai berbagai jenis penyakit tanaman. Selanjutnya, dibangun model deteksi dan klasifikasi objek sehingga alat akan mampu menangkap karakteristik penyakit sebagai input yang nantinya akan dicocokkan dengan data set yang telah tersedia. \u201cContoh lain penerapan komputer dalam pertanian diantaranya bioinformatika untuk pemilihan bibit unggul, sistem cerdas prediksi cuaca, sampai pada proses pemasaran hasil pertanian,\u201d Dr Sri Wahjuni. Di sisi lain, katanya, dengan semakin masifnya penggunaan teknologi informasi dalam berbagai aspek kehidupan, keadaan tersebut tentu saja menghadirkan tantangan-tantangan baru. Penggunaan yang semakin meluas membuat lalu lintas data dalam jaringan internet juga semakin ramai dan padat, sehingga perlu dicari solusi untuk menguranginya. \u201cDengan mengurangi lalu lintas data ke cloud, maka akan mengurangi latensi jaringan dan internet sehingga dapat meningkatkan waktu respon sistem pada remote mission-critical applications,\u201d katanya. Dr Sri melanjutkan, untuk mencapai kecepatan respon sistem, yang dapat dilakukan salah satunya dengan menerapkan internet of things (IoT) berbasis edge. Maksudnya adalah melakukan proses komputasi sedekat mungkin dengan sumber datanya. Namun demikian, proses komputasi yang berbasis edge memiliki kekuatan lebih rendah jika dibandingkan dengan proses yang berbasis server. Oleh karena itu, para pakar mulai memikirkan cara untuk menggabungkan IoT berbasis edge dengan artificial intelligence yang nantinya akan diberi nama Edge Intelligence. (SWP) Narasumber : Dr Sri Wahjuni, ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2021-08-27T20:52:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-23T04:15:27+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Peran-Multiomics-Dalam-Berbagai-Bidang-Penelitian-800x445-1-180x180-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Dosen IPB University Paparkan Peran Multiomics Dalam Berbagai Bidang Penelitian","datePublished":"2021-08-27T20:52:00+00:00","dateModified":"2024-08-23T04:15:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995"},"wordCount":390,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Peran-Multiomics-Dalam-Berbagai-Bidang-Penelitian-800x445-1-180x180-1.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995","name":"Dosen IPB University Paparkan Peran Multiomics Dalam Berbagai Bidang Penelitian - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Peran-Multiomics-Dalam-Berbagai-Bidang-Penelitian-800x445-1-180x180-1.jpg","datePublished":"2021-08-27T20:52:00+00:00","dateModified":"2024-08-23T04:15:27+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Peran-Multiomics-Dalam-Berbagai-Bidang-Penelitian-800x445-1-180x180-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Peran-Multiomics-Dalam-Berbagai-Bidang-Penelitian-800x445-1-180x180-1.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3995#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dosen IPB University Paparkan Peran Multiomics Dalam Berbagai Bidang Penelitian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":18,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Peran-Multiomics-Dalam-Berbagai-Bidang-Penelitian-800x445-1-180x180-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":3998,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3998","url_meta":{"origin":3995,"position":0},"title":"Dr Sri Wahjuni Paparkan Manfaat High Performance Computing pada Pertanian","author":"Support FMIPA","date":"29\/12\/2021","format":false,"excerpt":"Dr Sri Wahjuni menyebutkan bahwa cabang dari konsep pembangunan agromaritim ialah konsep smart farming atau pertanian cerdas. Ia menyebut, inti dari konsep pertanian cerdas adalah memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam proses pertanian agar pertumbuhan dan kesehatan tanaman terpantau, kebutuhan pupuk terukur, waktu panen yang tepat, serta kerja yang efisien. Selain\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4238,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4238","url_meta":{"origin":3995,"position":1},"title":"Prof Imas Sukaesih Sitanggang Paparkan Implementasi Kecerdasan Buatan dalam Pengembangan Pertanian Cerdas","author":"Support FMIPA","date":"01\/12\/2022","format":false,"excerpt":"Prof Imas Sukaesih Sitanggang, dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer menyebut bahwa smart agriculture penting untuk masa depan. \u201cKita membutuhkan smart agriculture di masa depan, terutama karena jumlah penduduk semakin meningkat disusul dengan isu perubahan iklim, serta masalah hama dan penyakit tanaman yang berakibat pada kerawanan pangan,\u201d katanya dalam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4090,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4090","url_meta":{"origin":3995,"position":2},"title":"Departemen Ilmu Komputer FMIPA IPB Gelar Workshop Pra Summer \u201cIlmu Komputer untuk Pertanian\u201d","author":"Support FMIPA","date":"15\/06\/2022","format":false,"excerpt":"Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University bekerja sama dengan IEEE Student Branch IPB University menyelenggarakan workshop Pra Summer Course \u201cComputer Science for Agriculture (CSAgri) 2022: IoT for Smart Urban Farming\u201d 2022 pada 28\/5 secara daring. Mengusung topik \u201cEmbedded System Fundamentals with Arduino: Microcontroller, Sensor\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4081,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4081","url_meta":{"origin":3995,"position":3},"title":"Departemen Ilmu Komputer FMIPA IPB Gelar Workshop Pra Summer \u201cIlmu Komputer untuk Pertanian\u201d","author":"Support FMIPA","date":"15\/06\/2022","format":false,"excerpt":"Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University bekerja sama dengan IEEE Student Branch IPB University menyelenggarakan workshop Pra Summer Course \u201cComputer Science for Agriculture (CSAgri) 2022: IoT for Smart Urban Farming\u201d 2022 pada 28\/5 secara daring. Mengusung topik \u201cEmbedded System Fundamentals with Arduino: Microcontroller, Sensor\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3983,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3983","url_meta":{"origin":3995,"position":4},"title":"Departemen Fisika FMIPA IPB University Mengumpulkan Para Pakar Diskusi Pemanfaatan Mikro-nano Selulosa","author":"Support FMIPA","date":"23\/12\/2021","format":false,"excerpt":"Riset terkait pemanfaatan mikro-nano selulosa pada bidang kebutuhan strategis terus ditingkatkan. Hal ini sejalan dengan kebutuhan barang yang memiliki daya tahan tinggi dan ramah lingkungan. Apalagi, kekayaan alam yang melimpah membuat selulosa tersedia dalam jumlah besar di Indonesia. Potensi ini seharusnya bisa dimanfaatkan secara optimal. Hal ini disampaikan Dr Farah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3989,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3989","url_meta":{"origin":3995,"position":5},"title":"Dr Akhmad Faqih Berikan Rekomendasi Strategi dalam Kebijakan Sekolah Lapang Iklim","author":"Support FMIPA","date":"23\/12\/2021","format":false,"excerpt":"Departemen Geofisika dan Meteorologi (GFM), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Webinar Lesson Learnt: Sekolah Lapang Iklim, pekan lalu. Webinar ini bertujuan untuk memberikan layanan informasi terkait cuaca dan iklim di Jawa Barat yang selama ini dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kepala Bidang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3995","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3995"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3995\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3997,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3995\/revisions\/3997"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3996"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3995"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3995"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3995"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}