{"id":4035,"date":"2022-03-29T04:26:00","date_gmt":"2022-03-28T21:26:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035"},"modified":"2024-08-23T14:57:20","modified_gmt":"2024-08-23T07:57:20","slug":"dosen-fmipa-ipb-ciptakan-alat-deteksi-hb-tanpa-lukai-pasien","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035","title":{"rendered":"Dosen FMIPA IPB Ciptakan Alat Deteksi Hb Tanpa Lukai Pasien"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tim peneliti IPB University membuat terobosan baru dalam bidang kesehatan. Mereka membuat alat pengukur kadar hemoglobin (Hb) dalam darah secara non invasif (tanpa melukai pasien).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Para peneliti yang tergabung dalam Riset Inovatif Produktif (Rispro) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini adalah Dr Irzaman dan Prof Husein Alatas (dosen Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam\/FMIPA) serta dr Naufal (dosen Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia) dan Dr Renan Prasta Jenie (dosen Universitas Binawan Jakarta sekaligus alumni IPB University).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Dr Irzaman, selaku Ketua Tim Peneliti, riset ini berkolaborasi dengan peneliti dari berbagai latar keilmuan. Yakni PT Tesena Inovindo, Rumah Sakit Pendidikan Universitas Brawijaya dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cHal ini dibutuhkan untuk memperkaya substansi penelitian sehingga dapat menghasilkan kualitas penelitian yang kompleks dan tepat sasaran,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, pengukuran kadar Hb yang hanya dapat ditemukan pada sel darah merah memiliki tujuan untuk menganalisa ada atau tidaknya kondisi yang memerlukan perhatian khusus. Sebab, rendah dan tingginya kadar Hb menjadi indikasi adanya masalah kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSementara itu, sampai saat ini, pengukuran kadar Hb masih melalui pemeriksaan darah dengan proses yang panjang. Hal ini membuat pasien harus melakukan tes kesehatan secara lengkap. Kompleksitas pada hal tersebut, mendorong kami untuk menciptakan terobosan alat kesehatan yang efektif,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut dr Naufal, alat yang diciptakan oleh timnya ini tidak perlu mengambil darah dari pasien. Melainkan cukup dengan memasukkan jari pada alat pendeteksi, seperti penggunaan pada oximeter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSecara alat memang seperti oximeter. Sehingga pasien hanya perlu memasukkan jarinya pada alat tersebut. Kurang lebih proses itu memakan waktu selama tiga menit, sudah termasuk dengan hasilnya,\u201d ujar dr Naufal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melihat efektivitas dari alat ini, Prof Husin menambahkan bahwa penelitian ini memiliki dampak yang luar biasa bagi bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSaya memutuskan untuk terlibat dalam riset ini seutuhnya sepakat dan mendukung penuh ide dari Dr Irzaman dan tim peneliti dari konsorsium yang luar biasa. Inovasi pada alat ini sangat dibutuhkan dalam menunjang proses medis di Indonesia,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, menurut Dr Renan, penelitian ini sudah melalui uji diagnostik dan hasilnya mencapai 60 persen.<br>\u201cHarapannya pada tahap pengujian ini dapat mencapai titik stabilitas yang baik. Sehingga dapat mendorong efektivitas bagi masyarakat maupun pihak yang membutuhkan,\u201d ujar Dr Renan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, inovasi penelitian pengukuran kadar Hb secara non invasif ini masih dalam tahap pengujian. Sehingga masih diperlukan waktu untuk kemudian dapat menciptakan produk yang layak dan tepat guna bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami berharap pada tahun 2024 inovasi ini sudah dapat dirasakan manfaatnya. Sehingga dapat mewujudkan kemandirian bangsa melalui teknologi di bidang kesehatan yang murni sebagai karya anak bangsa yang mendunia,\u201d tandasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menjamin keberhasilan penelitian ini, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University telah melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) internal. Kegiatan ini menghadirkan Dr dr Irma H Suparto, Prof Y Aris Purwanto, Dr Ernan Rustiadi dan Prof Sugeng Heri Suseno.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cJika target-target ini sudah tercapai tentunya kami akan sangat bangga dan ini akan menjadi inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,\u201d ujar Dr Ernan, kepala LPPM IPB University. (Aisyah\/Zul)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Narasumber: Dr Irzaman<br>Source: ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tim peneliti IPB University membuat terobosan baru dalam bidang kesehatan. Mereka membuat alat pengukur kadar hemoglobin (Hb) dalam darah secara non invasif (tanpa melukai pasien). Para peneliti yang tergabung dalam Riset Inovatif Produktif (Rispro) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini adalah Dr Irzaman dan Prof Husein Alatas (dosen Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam\/FMIPA) serta dr Naufal (dosen Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia) dan Dr Renan Prasta Jenie (dosen Universitas Binawan Jakarta sekaligus alumni IPB University). Menurut Dr Irzaman, selaku Ketua Tim Peneliti, riset ini berkolaborasi dengan peneliti dari berbagai latar keilmuan. Yakni PT Tesena Inovindo, Rumah Sakit Pendidikan Universitas Brawijaya dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). \u201cHal ini dibutuhkan untuk memperkaya substansi penelitian sehingga dapat menghasilkan kualitas penelitian yang kompleks dan tepat sasaran,\u201d ujarnya. Menurutnya, pengukuran kadar Hb yang hanya dapat ditemukan pada sel darah merah memiliki tujuan untuk menganalisa ada atau tidaknya kondisi yang memerlukan perhatian khusus. Sebab, rendah dan tingginya kadar Hb menjadi indikasi adanya masalah kesehatan. \u201cSementara itu, sampai saat ini, pengukuran kadar Hb masih melalui pemeriksaan darah dengan proses yang panjang. Hal ini membuat pasien harus melakukan tes kesehatan secara lengkap. Kompleksitas pada hal tersebut, mendorong kami untuk menciptakan terobosan alat kesehatan yang efektif,\u201d ujarnya. Menurut dr Naufal, alat yang diciptakan oleh timnya ini tidak perlu mengambil darah dari pasien. Melainkan cukup dengan memasukkan jari pada alat pendeteksi, seperti penggunaan pada oximeter. \u201cSecara alat memang seperti oximeter. Sehingga pasien hanya perlu memasukkan jarinya pada alat tersebut. Kurang lebih proses itu memakan waktu selama tiga menit, sudah termasuk dengan hasilnya,\u201d ujar dr Naufal. Melihat efektivitas dari alat ini, Prof Husin menambahkan bahwa penelitian ini memiliki dampak yang luar biasa bagi bangsa. \u201cSaya memutuskan untuk terlibat dalam riset ini seutuhnya sepakat dan mendukung penuh ide dari Dr Irzaman dan tim peneliti dari konsorsium yang luar biasa. Inovasi pada alat ini sangat dibutuhkan dalam menunjang proses medis di Indonesia,\u201d ujarnya. Sementara itu, menurut Dr Renan, penelitian ini sudah melalui uji diagnostik dan hasilnya mencapai 60 persen.\u201cHarapannya pada tahap pengujian ini dapat mencapai titik stabilitas yang baik. Sehingga dapat mendorong efektivitas bagi masyarakat maupun pihak yang membutuhkan,\u201d ujar Dr Renan. Ia menambahkan, inovasi penelitian pengukuran kadar Hb secara non invasif ini masih dalam tahap pengujian. Sehingga masih diperlukan waktu untuk kemudian dapat menciptakan produk yang layak dan tepat guna bagi masyarakat. \u201cKami berharap pada tahun 2024 inovasi ini sudah dapat dirasakan manfaatnya. Sehingga dapat mewujudkan kemandirian bangsa melalui teknologi di bidang kesehatan yang murni sebagai karya anak bangsa yang mendunia,\u201d tandasnya. Untuk menjamin keberhasilan penelitian ini, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University telah melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) internal. Kegiatan ini menghadirkan Dr dr Irma H Suparto, Prof Y Aris Purwanto, Dr Ernan Rustiadi dan Prof Sugeng Heri Suseno. \u201cJika target-target ini sudah tercapai tentunya kami akan sangat bangga dan ini akan menjadi inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,\u201d ujar Dr Ernan, kepala LPPM IPB University. (Aisyah\/Zul) Narasumber: Dr IrzamanSource: ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4036,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-4035","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dosen FMIPA IPB Ciptakan Alat Deteksi Hb Tanpa Lukai Pasien - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dosen FMIPA IPB Ciptakan Alat Deteksi Hb Tanpa Lukai Pasien - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tim peneliti IPB University membuat terobosan baru dalam bidang kesehatan. Mereka membuat alat pengukur kadar hemoglobin (Hb) dalam darah secara non invasif (tanpa melukai pasien). Para peneliti yang tergabung dalam Riset Inovatif Produktif (Rispro) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini adalah Dr Irzaman dan Prof Husein Alatas (dosen Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam\/FMIPA) serta dr Naufal (dosen Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia) dan Dr Renan Prasta Jenie (dosen Universitas Binawan Jakarta sekaligus alumni IPB University). Menurut Dr Irzaman, selaku Ketua Tim Peneliti, riset ini berkolaborasi dengan peneliti dari berbagai latar keilmuan. Yakni PT Tesena Inovindo, Rumah Sakit Pendidikan Universitas Brawijaya dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). \u201cHal ini dibutuhkan untuk memperkaya substansi penelitian sehingga dapat menghasilkan kualitas penelitian yang kompleks dan tepat sasaran,\u201d ujarnya. Menurutnya, pengukuran kadar Hb yang hanya dapat ditemukan pada sel darah merah memiliki tujuan untuk menganalisa ada atau tidaknya kondisi yang memerlukan perhatian khusus. Sebab, rendah dan tingginya kadar Hb menjadi indikasi adanya masalah kesehatan. \u201cSementara itu, sampai saat ini, pengukuran kadar Hb masih melalui pemeriksaan darah dengan proses yang panjang. Hal ini membuat pasien harus melakukan tes kesehatan secara lengkap. Kompleksitas pada hal tersebut, mendorong kami untuk menciptakan terobosan alat kesehatan yang efektif,\u201d ujarnya. Menurut dr Naufal, alat yang diciptakan oleh timnya ini tidak perlu mengambil darah dari pasien. Melainkan cukup dengan memasukkan jari pada alat pendeteksi, seperti penggunaan pada oximeter. \u201cSecara alat memang seperti oximeter. Sehingga pasien hanya perlu memasukkan jarinya pada alat tersebut. Kurang lebih proses itu memakan waktu selama tiga menit, sudah termasuk dengan hasilnya,\u201d ujar dr Naufal. Melihat efektivitas dari alat ini, Prof Husin menambahkan bahwa penelitian ini memiliki dampak yang luar biasa bagi bangsa. \u201cSaya memutuskan untuk terlibat dalam riset ini seutuhnya sepakat dan mendukung penuh ide dari Dr Irzaman dan tim peneliti dari konsorsium yang luar biasa. Inovasi pada alat ini sangat dibutuhkan dalam menunjang proses medis di Indonesia,\u201d ujarnya. Sementara itu, menurut Dr Renan, penelitian ini sudah melalui uji diagnostik dan hasilnya mencapai 60 persen.\u201cHarapannya pada tahap pengujian ini dapat mencapai titik stabilitas yang baik. Sehingga dapat mendorong efektivitas bagi masyarakat maupun pihak yang membutuhkan,\u201d ujar Dr Renan. Ia menambahkan, inovasi penelitian pengukuran kadar Hb secara non invasif ini masih dalam tahap pengujian. Sehingga masih diperlukan waktu untuk kemudian dapat menciptakan produk yang layak dan tepat guna bagi masyarakat. \u201cKami berharap pada tahun 2024 inovasi ini sudah dapat dirasakan manfaatnya. Sehingga dapat mewujudkan kemandirian bangsa melalui teknologi di bidang kesehatan yang murni sebagai karya anak bangsa yang mendunia,\u201d tandasnya. Untuk menjamin keberhasilan penelitian ini, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University telah melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) internal. Kegiatan ini menghadirkan Dr dr Irma H Suparto, Prof Y Aris Purwanto, Dr Ernan Rustiadi dan Prof Sugeng Heri Suseno. \u201cJika target-target ini sudah tercapai tentunya kami akan sangat bangga dan ini akan menjadi inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,\u201d ujar Dr Ernan, kepala LPPM IPB University. (Aisyah\/Zul) Narasumber: Dr IrzamanSource: ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-28T21:26:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-23T07:57:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/dr-irzaman-dan-prof-husin-800x445-1-180x180-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4035#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4035\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Dosen FMIPA IPB Ciptakan Alat Deteksi Hb Tanpa Lukai Pasien\",\"datePublished\":\"2022-03-28T21:26:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-23T07:57:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4035\"},\"wordCount\":505,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4035#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/dr-irzaman-dan-prof-husin-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4035#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4035\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4035\",\"name\":\"Dosen FMIPA IPB Ciptakan Alat Deteksi Hb Tanpa Lukai Pasien - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4035#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4035#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/dr-irzaman-dan-prof-husin-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"datePublished\":\"2022-03-28T21:26:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-23T07:57:20+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4035#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4035\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4035#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/dr-irzaman-dan-prof-husin-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/dr-irzaman-dan-prof-husin-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4035#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dosen FMIPA IPB Ciptakan Alat Deteksi Hb Tanpa Lukai Pasien\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dosen FMIPA IPB Ciptakan Alat Deteksi Hb Tanpa Lukai Pasien - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dosen FMIPA IPB Ciptakan Alat Deteksi Hb Tanpa Lukai Pasien - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Tim peneliti IPB University membuat terobosan baru dalam bidang kesehatan. Mereka membuat alat pengukur kadar hemoglobin (Hb) dalam darah secara non invasif (tanpa melukai pasien). Para peneliti yang tergabung dalam Riset Inovatif Produktif (Rispro) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini adalah Dr Irzaman dan Prof Husein Alatas (dosen Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam\/FMIPA) serta dr Naufal (dosen Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia) dan Dr Renan Prasta Jenie (dosen Universitas Binawan Jakarta sekaligus alumni IPB University). Menurut Dr Irzaman, selaku Ketua Tim Peneliti, riset ini berkolaborasi dengan peneliti dari berbagai latar keilmuan. Yakni PT Tesena Inovindo, Rumah Sakit Pendidikan Universitas Brawijaya dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). \u201cHal ini dibutuhkan untuk memperkaya substansi penelitian sehingga dapat menghasilkan kualitas penelitian yang kompleks dan tepat sasaran,\u201d ujarnya. Menurutnya, pengukuran kadar Hb yang hanya dapat ditemukan pada sel darah merah memiliki tujuan untuk menganalisa ada atau tidaknya kondisi yang memerlukan perhatian khusus. Sebab, rendah dan tingginya kadar Hb menjadi indikasi adanya masalah kesehatan. \u201cSementara itu, sampai saat ini, pengukuran kadar Hb masih melalui pemeriksaan darah dengan proses yang panjang. Hal ini membuat pasien harus melakukan tes kesehatan secara lengkap. Kompleksitas pada hal tersebut, mendorong kami untuk menciptakan terobosan alat kesehatan yang efektif,\u201d ujarnya. Menurut dr Naufal, alat yang diciptakan oleh timnya ini tidak perlu mengambil darah dari pasien. Melainkan cukup dengan memasukkan jari pada alat pendeteksi, seperti penggunaan pada oximeter. \u201cSecara alat memang seperti oximeter. Sehingga pasien hanya perlu memasukkan jarinya pada alat tersebut. Kurang lebih proses itu memakan waktu selama tiga menit, sudah termasuk dengan hasilnya,\u201d ujar dr Naufal. Melihat efektivitas dari alat ini, Prof Husin menambahkan bahwa penelitian ini memiliki dampak yang luar biasa bagi bangsa. \u201cSaya memutuskan untuk terlibat dalam riset ini seutuhnya sepakat dan mendukung penuh ide dari Dr Irzaman dan tim peneliti dari konsorsium yang luar biasa. Inovasi pada alat ini sangat dibutuhkan dalam menunjang proses medis di Indonesia,\u201d ujarnya. Sementara itu, menurut Dr Renan, penelitian ini sudah melalui uji diagnostik dan hasilnya mencapai 60 persen.\u201cHarapannya pada tahap pengujian ini dapat mencapai titik stabilitas yang baik. Sehingga dapat mendorong efektivitas bagi masyarakat maupun pihak yang membutuhkan,\u201d ujar Dr Renan. Ia menambahkan, inovasi penelitian pengukuran kadar Hb secara non invasif ini masih dalam tahap pengujian. Sehingga masih diperlukan waktu untuk kemudian dapat menciptakan produk yang layak dan tepat guna bagi masyarakat. \u201cKami berharap pada tahun 2024 inovasi ini sudah dapat dirasakan manfaatnya. Sehingga dapat mewujudkan kemandirian bangsa melalui teknologi di bidang kesehatan yang murni sebagai karya anak bangsa yang mendunia,\u201d tandasnya. Untuk menjamin keberhasilan penelitian ini, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University telah melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) internal. Kegiatan ini menghadirkan Dr dr Irma H Suparto, Prof Y Aris Purwanto, Dr Ernan Rustiadi dan Prof Sugeng Heri Suseno. \u201cJika target-target ini sudah tercapai tentunya kami akan sangat bangga dan ini akan menjadi inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,\u201d ujar Dr Ernan, kepala LPPM IPB University. (Aisyah\/Zul) Narasumber: Dr IrzamanSource: ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2022-03-28T21:26:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-23T07:57:20+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/dr-irzaman-dan-prof-husin-800x445-1-180x180-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Dosen FMIPA IPB Ciptakan Alat Deteksi Hb Tanpa Lukai Pasien","datePublished":"2022-03-28T21:26:00+00:00","dateModified":"2024-08-23T07:57:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035"},"wordCount":505,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/dr-irzaman-dan-prof-husin-800x445-1-180x180-1.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035","name":"Dosen FMIPA IPB Ciptakan Alat Deteksi Hb Tanpa Lukai Pasien - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/dr-irzaman-dan-prof-husin-800x445-1-180x180-1.jpg","datePublished":"2022-03-28T21:26:00+00:00","dateModified":"2024-08-23T07:57:20+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/dr-irzaman-dan-prof-husin-800x445-1-180x180-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/dr-irzaman-dan-prof-husin-800x445-1-180x180-1.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4035#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dosen FMIPA IPB Ciptakan Alat Deteksi Hb Tanpa Lukai Pasien"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":22,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/dr-irzaman-dan-prof-husin-800x445-1-180x180-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":4214,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4214","url_meta":{"origin":4035,"position":0},"title":"Dr Irzaman Jadi Salah Satu Pembicara Kunci di YSSSEE 2022, Bahas Alat Deteksi Dini Kadar Haemoglobin dan Glukosa dalam Darah","author":"Support FMIPA","date":"03\/11\/2022","format":false,"excerpt":"Dr Irzaman, dosen IPB University menjadi pembicara kunci dalam The 5th Young Scholar Symposium on Science and Mathematics Education and Environment 2022 (The 5th YSSSEE 2022), Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (25-26\/10). Dosen dari Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ini mempresentasikan makalah dengan judul Ferroelectrics\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4094,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4094","url_meta":{"origin":4035,"position":1},"title":"Inovasi Alat Hb Meter Karya Peneliti FMIPA IPB University Siap Diujicoba","author":"Support FMIPA","date":"23\/06\/2022","format":false,"excerpt":"Inovasi Hb Meter yang diinisiasi oleh Dr Irzaman dan tim kini telah siap menguji alatnya kepada relawan. Kegiatan berlangsung di Klinik IPB University, Dramaga, Bogor, 10\/6. Kegiatan ini diikuti oleh 60 relawan dari kalangan civitas warga IPB University dan warga sekitar lingkar kampus IPB University dalam rentang usia 18-67 tahun.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4288,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4288","url_meta":{"origin":4035,"position":2},"title":"Departemen Fisika FMIPA IPB sebagai Co-organizer pada Konferensi Fotonik Dunia InCape 2023 di Kuala Lumpur","author":"Support FMIPA","date":"21\/09\/2023","format":false,"excerpt":"Fakultas Kejuruteraan dan Teknologi Elektronik Universiti Malaysia Perlis (Unimap) bersama Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menyelenggarakan The 4th International Conference on Applied Photonics and Electronics (InCape 2023). Bertempat di World Trade Center Kuala Lumpur, Malaysia konferensi fotonik (cahaya) dunia ini merupakan agenda dwi tahunan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4259,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4259","url_meta":{"origin":4035,"position":3},"title":"Departemen Biologi FMIPA IPB University Memulai Riset UKICIS Pariwisata di Belitung","author":"Support FMIPA","date":"07\/02\/2023","format":false,"excerpt":"Para peneliti di Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University telah melakukan riset pemanfaatan sumberdaya hayati untuk pariwisata berkelanjutan dan terintegrasi. Rangkaian riset di bawah United Kingdom-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences (UKICIS)-IPB yang dibiayai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini akan berlangsung selama empat tahun.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3870,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3870","url_meta":{"origin":4035,"position":4},"title":"Ingin Jadi Ahli Biologi, Kuliah di IPB University Aja","author":"Support FMIPA","date":"19\/02\/2021","format":false,"excerpt":"Biologi menjadi salah satu ilmu dasar yang berperan penting dalam pengembangan sains dan teknologi dari masa ke masa. Di IPB University, secara khusus Biologi dipelajari dan dikembangkan di Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Di departemen ini, biologi\u00a0 dikaji dari berbagai aspek biologi dasar dan aspek lain\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4069,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4069","url_meta":{"origin":4035,"position":5},"title":"Peneliti FMIPA IPB Ciptakan Obat Herbal Atasi Perut Buncit","author":"Support FMIPA","date":"14\/06\/2022","format":false,"excerpt":"Timbunan lemak berlebih atau kegemukan hingga kini masih menjadi masalah serius. Pasalnya, jika status kegemukan beralih menjadi obesitas, hal ini dapat menimbulkan komplikasi penyakit serius. Komplikasi yang akan dihadapi oleh penderita obesitas dapat berupa hipertensi, hiperlipidemia, kanker, diabetes, kelainan jantung, gangguan pernafasan, dan kelainan sendi pada penderita usia lanjut. Tim\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4035","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4035"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4035\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4037,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4035\/revisions\/4037"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4036"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4035"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4035"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4035"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}