{"id":4051,"date":"2022-04-20T01:11:00","date_gmt":"2022-04-19T18:11:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051"},"modified":"2024-08-28T09:14:48","modified_gmt":"2024-08-28T02:14:48","slug":"dosen-fmipa-ipb-paparkan-berbagai-riset-bioinformatika-untuk-temukan-agen-anti-penuaan-pencegah-penyakit-degeneratif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051","title":{"rendered":"Dosen FMIPA IPB Paparkan Berbagai Riset Bioinformatika Untuk Temukan Agen Anti Penuaan Pencegah Penyakit Degeneratif"},"content":{"rendered":"\n<p>Riset dan kajian bioinformatika sudah banyak diaplikasikan dalam berbagai bidang kehidupan, terutama farmakologi. Jauh sebelum meracik obat, ilmuwan harus memahami mekanisme dan proses biologis sel manusia. Dengan itu, dapat ditemukan formula obat yang sesuai dengan kegunaannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Membahas hal tersebut, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Bioinformatics Webinar Series 11 bertemakan \u201cOmics and Bioinformatics on Cellular Phenomenon\u201d, (13\/04). Webinar ini membahas riset bioinformatika untuk memahami fenomena seluler. Dengan memahami fenomena seluler, ilmuwan dapat menemukan berbagai fakta menarik hingga obat yang dapat mencegah penyakit degeneratif. Terlebih penyakit degeneratif dapat memburuk akibat gaya hidup yang kurang sehat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dr Rika Indri Astuti, Dosen IPB University dari Departemen Biologi FMIPA mengatakan salah satu riset bioinformatika terkait fenomena seluler adalan penuaan sel. Menjadi tua merupakan hal yang pasti, namun masih ada beberapa hal yang bisa diregulasi agar manusia bisa menua secara sehat (healthy aging).<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cRegulasi penuaan sel ini sangat penting untuk mencegah prevalensi penyakit degeneratif dan umumnya terjadi seiring dengan usia yang menua,\u201d katanya. Menurutnya, perbedaan mendasar antara karakteristik sel muda dan sel tua adalah dapat berfungsi baik dan menanggulangi cekaman. Terutama ketika mendapat cekaman berupa radikal bebas. Sel tua cenderung tidak tahan atas cekaman tersebut sehingga dapat mengganggu fungsi keseluruhan sel.<br>\u201cPenurunan kemampuan sel untuk menghadapi cekaman dikarenakan keterlibatan nitrogen oksida (NO) sebagai molekul sinyal. Seiring dengan penambahan usia, tubuh kehilangan kemampuan untuk memproduksi NO. Padahal NO berfungsi penting dalam sistem imun, syaraf, dan kardiovaskular,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menjelaskan berbagai riset bioinformatika telah dilakukan dengan menggunakan khamir sebagai model sel. Analisis transkripsional pada khamir Schizosaccharomyces pombe relevan untuk riset penuaan sel. Yakni dengan perlakuan sumber NO berupa DetaNONOate.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPenambahan ini dapat menurunkan produksi hidroksil, radikal bebas yang sangat berbahaya bagi sel dan efek ini dapat memperpanjang umur sel,\u201d tambahnya.<br>Ia menambahkan, analisis genomik juga dilakukan pada beberapa mikroorganisme lain seperti ragi dan bakteri laut. Bahan-bahan aktif yang terkandung pada mikroorganisme tersebut di-screening dan dilakukan bioassay dan dimanfaatkan potensinya. Potensi fitokimia ini digunakan untuk meregulasi penuaan sel.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSelain itu, dapat juga digunakan sebagai anti kanker. Berbagai an\u00e1lisis metabolomik sederhana dapat mengungkapkan banyak potensi mikroorganisme yang bermanfaat sebagai agen anti aging,\u201d pungkasnya. (MW\/Zul)<\/p>\n\n\n\n<p>Narasumber : Dr Rika Indri Astuti, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Riset dan kajian bioinformatika sudah banyak diaplikasikan dalam berbagai bidang kehidupan, terutama farmakologi. Jauh sebelum meracik obat, ilmuwan harus memahami mekanisme dan proses biologis sel manusia. Dengan itu, dapat ditemukan formula obat yang sesuai dengan kegunaannya. Membahas hal tersebut, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Bioinformatics Webinar Series 11 bertemakan \u201cOmics and Bioinformatics on Cellular Phenomenon\u201d, (13\/04). Webinar ini membahas riset bioinformatika untuk memahami fenomena seluler. Dengan memahami fenomena seluler, ilmuwan dapat menemukan berbagai fakta menarik hingga obat yang dapat mencegah penyakit degeneratif. Terlebih penyakit degeneratif dapat memburuk akibat gaya hidup yang kurang sehat. Dr Rika Indri Astuti, Dosen IPB University dari Departemen Biologi FMIPA mengatakan salah satu riset bioinformatika terkait fenomena seluler adalan penuaan sel. Menjadi tua merupakan hal yang pasti, namun masih ada beberapa hal yang bisa diregulasi agar manusia bisa menua secara sehat (healthy aging). \u201cRegulasi penuaan sel ini sangat penting untuk mencegah prevalensi penyakit degeneratif dan umumnya terjadi seiring dengan usia yang menua,\u201d katanya. Menurutnya, perbedaan mendasar antara karakteristik sel muda dan sel tua adalah dapat berfungsi baik dan menanggulangi cekaman. Terutama ketika mendapat cekaman berupa radikal bebas. Sel tua cenderung tidak tahan atas cekaman tersebut sehingga dapat mengganggu fungsi keseluruhan sel.\u201cPenurunan kemampuan sel untuk menghadapi cekaman dikarenakan keterlibatan nitrogen oksida (NO) sebagai molekul sinyal. Seiring dengan penambahan usia, tubuh kehilangan kemampuan untuk memproduksi NO. Padahal NO berfungsi penting dalam sistem imun, syaraf, dan kardiovaskular,\u201d jelasnya. Ia menjelaskan berbagai riset bioinformatika telah dilakukan dengan menggunakan khamir sebagai model sel. Analisis transkripsional pada khamir Schizosaccharomyces pombe relevan untuk riset penuaan sel. Yakni dengan perlakuan sumber NO berupa DetaNONOate. \u201cPenambahan ini dapat menurunkan produksi hidroksil, radikal bebas yang sangat berbahaya bagi sel dan efek ini dapat memperpanjang umur sel,\u201d tambahnya.Ia menambahkan, analisis genomik juga dilakukan pada beberapa mikroorganisme lain seperti ragi dan bakteri laut. Bahan-bahan aktif yang terkandung pada mikroorganisme tersebut di-screening dan dilakukan bioassay dan dimanfaatkan potensinya. Potensi fitokimia ini digunakan untuk meregulasi penuaan sel. \u201cSelain itu, dapat juga digunakan sebagai anti kanker. Berbagai an\u00e1lisis metabolomik sederhana dapat mengungkapkan banyak potensi mikroorganisme yang bermanfaat sebagai agen anti aging,\u201d pungkasnya. (MW\/Zul) Narasumber : Dr Rika Indri Astuti, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4052,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-4051","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dosen FMIPA IPB Paparkan Berbagai Riset Bioinformatika Untuk Temukan Agen Anti Penuaan Pencegah Penyakit Degeneratif - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dosen FMIPA IPB Paparkan Berbagai Riset Bioinformatika Untuk Temukan Agen Anti Penuaan Pencegah Penyakit Degeneratif - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Riset dan kajian bioinformatika sudah banyak diaplikasikan dalam berbagai bidang kehidupan, terutama farmakologi. Jauh sebelum meracik obat, ilmuwan harus memahami mekanisme dan proses biologis sel manusia. Dengan itu, dapat ditemukan formula obat yang sesuai dengan kegunaannya. Membahas hal tersebut, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Bioinformatics Webinar Series 11 bertemakan \u201cOmics and Bioinformatics on Cellular Phenomenon\u201d, (13\/04). Webinar ini membahas riset bioinformatika untuk memahami fenomena seluler. Dengan memahami fenomena seluler, ilmuwan dapat menemukan berbagai fakta menarik hingga obat yang dapat mencegah penyakit degeneratif. Terlebih penyakit degeneratif dapat memburuk akibat gaya hidup yang kurang sehat. Dr Rika Indri Astuti, Dosen IPB University dari Departemen Biologi FMIPA mengatakan salah satu riset bioinformatika terkait fenomena seluler adalan penuaan sel. Menjadi tua merupakan hal yang pasti, namun masih ada beberapa hal yang bisa diregulasi agar manusia bisa menua secara sehat (healthy aging). \u201cRegulasi penuaan sel ini sangat penting untuk mencegah prevalensi penyakit degeneratif dan umumnya terjadi seiring dengan usia yang menua,\u201d katanya. Menurutnya, perbedaan mendasar antara karakteristik sel muda dan sel tua adalah dapat berfungsi baik dan menanggulangi cekaman. Terutama ketika mendapat cekaman berupa radikal bebas. Sel tua cenderung tidak tahan atas cekaman tersebut sehingga dapat mengganggu fungsi keseluruhan sel.\u201cPenurunan kemampuan sel untuk menghadapi cekaman dikarenakan keterlibatan nitrogen oksida (NO) sebagai molekul sinyal. Seiring dengan penambahan usia, tubuh kehilangan kemampuan untuk memproduksi NO. Padahal NO berfungsi penting dalam sistem imun, syaraf, dan kardiovaskular,\u201d jelasnya. Ia menjelaskan berbagai riset bioinformatika telah dilakukan dengan menggunakan khamir sebagai model sel. Analisis transkripsional pada khamir Schizosaccharomyces pombe relevan untuk riset penuaan sel. Yakni dengan perlakuan sumber NO berupa DetaNONOate. \u201cPenambahan ini dapat menurunkan produksi hidroksil, radikal bebas yang sangat berbahaya bagi sel dan efek ini dapat memperpanjang umur sel,\u201d tambahnya.Ia menambahkan, analisis genomik juga dilakukan pada beberapa mikroorganisme lain seperti ragi dan bakteri laut. Bahan-bahan aktif yang terkandung pada mikroorganisme tersebut di-screening dan dilakukan bioassay dan dimanfaatkan potensinya. Potensi fitokimia ini digunakan untuk meregulasi penuaan sel. \u201cSelain itu, dapat juga digunakan sebagai anti kanker. Berbagai an\u00e1lisis metabolomik sederhana dapat mengungkapkan banyak potensi mikroorganisme yang bermanfaat sebagai agen anti aging,\u201d pungkasnya. (MW\/Zul) Narasumber : Dr Rika Indri Astuti, ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-19T18:11:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-28T02:14:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Berbagai-Riset-Bioinformatika-Untuk-Temukan-Agen-Anti-Penuaan-Pencegah-Penyakit-Degeneratif-800x445-1-180x180-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4051#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4051\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Dosen FMIPA IPB Paparkan Berbagai Riset Bioinformatika Untuk Temukan Agen Anti Penuaan Pencegah Penyakit Degeneratif\",\"datePublished\":\"2022-04-19T18:11:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-28T02:14:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4051\"},\"wordCount\":372,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4051#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Berbagai-Riset-Bioinformatika-Untuk-Temukan-Agen-Anti-Penuaan-Pencegah-Penyakit-Degeneratif-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4051#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4051\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4051\",\"name\":\"Dosen FMIPA IPB Paparkan Berbagai Riset Bioinformatika Untuk Temukan Agen Anti Penuaan Pencegah Penyakit Degeneratif - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4051#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4051#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Berbagai-Riset-Bioinformatika-Untuk-Temukan-Agen-Anti-Penuaan-Pencegah-Penyakit-Degeneratif-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"datePublished\":\"2022-04-19T18:11:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-28T02:14:48+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4051#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4051\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4051#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Berbagai-Riset-Bioinformatika-Untuk-Temukan-Agen-Anti-Penuaan-Pencegah-Penyakit-Degeneratif-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Berbagai-Riset-Bioinformatika-Untuk-Temukan-Agen-Anti-Penuaan-Pencegah-Penyakit-Degeneratif-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4051#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dosen FMIPA IPB Paparkan Berbagai Riset Bioinformatika Untuk Temukan Agen Anti Penuaan Pencegah Penyakit Degeneratif\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dosen FMIPA IPB Paparkan Berbagai Riset Bioinformatika Untuk Temukan Agen Anti Penuaan Pencegah Penyakit Degeneratif - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dosen FMIPA IPB Paparkan Berbagai Riset Bioinformatika Untuk Temukan Agen Anti Penuaan Pencegah Penyakit Degeneratif - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Riset dan kajian bioinformatika sudah banyak diaplikasikan dalam berbagai bidang kehidupan, terutama farmakologi. Jauh sebelum meracik obat, ilmuwan harus memahami mekanisme dan proses biologis sel manusia. Dengan itu, dapat ditemukan formula obat yang sesuai dengan kegunaannya. Membahas hal tersebut, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Bioinformatics Webinar Series 11 bertemakan \u201cOmics and Bioinformatics on Cellular Phenomenon\u201d, (13\/04). Webinar ini membahas riset bioinformatika untuk memahami fenomena seluler. Dengan memahami fenomena seluler, ilmuwan dapat menemukan berbagai fakta menarik hingga obat yang dapat mencegah penyakit degeneratif. Terlebih penyakit degeneratif dapat memburuk akibat gaya hidup yang kurang sehat. Dr Rika Indri Astuti, Dosen IPB University dari Departemen Biologi FMIPA mengatakan salah satu riset bioinformatika terkait fenomena seluler adalan penuaan sel. Menjadi tua merupakan hal yang pasti, namun masih ada beberapa hal yang bisa diregulasi agar manusia bisa menua secara sehat (healthy aging). \u201cRegulasi penuaan sel ini sangat penting untuk mencegah prevalensi penyakit degeneratif dan umumnya terjadi seiring dengan usia yang menua,\u201d katanya. Menurutnya, perbedaan mendasar antara karakteristik sel muda dan sel tua adalah dapat berfungsi baik dan menanggulangi cekaman. Terutama ketika mendapat cekaman berupa radikal bebas. Sel tua cenderung tidak tahan atas cekaman tersebut sehingga dapat mengganggu fungsi keseluruhan sel.\u201cPenurunan kemampuan sel untuk menghadapi cekaman dikarenakan keterlibatan nitrogen oksida (NO) sebagai molekul sinyal. Seiring dengan penambahan usia, tubuh kehilangan kemampuan untuk memproduksi NO. Padahal NO berfungsi penting dalam sistem imun, syaraf, dan kardiovaskular,\u201d jelasnya. Ia menjelaskan berbagai riset bioinformatika telah dilakukan dengan menggunakan khamir sebagai model sel. Analisis transkripsional pada khamir Schizosaccharomyces pombe relevan untuk riset penuaan sel. Yakni dengan perlakuan sumber NO berupa DetaNONOate. \u201cPenambahan ini dapat menurunkan produksi hidroksil, radikal bebas yang sangat berbahaya bagi sel dan efek ini dapat memperpanjang umur sel,\u201d tambahnya.Ia menambahkan, analisis genomik juga dilakukan pada beberapa mikroorganisme lain seperti ragi dan bakteri laut. Bahan-bahan aktif yang terkandung pada mikroorganisme tersebut di-screening dan dilakukan bioassay dan dimanfaatkan potensinya. Potensi fitokimia ini digunakan untuk meregulasi penuaan sel. \u201cSelain itu, dapat juga digunakan sebagai anti kanker. Berbagai an\u00e1lisis metabolomik sederhana dapat mengungkapkan banyak potensi mikroorganisme yang bermanfaat sebagai agen anti aging,\u201d pungkasnya. (MW\/Zul) Narasumber : Dr Rika Indri Astuti, ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2022-04-19T18:11:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-28T02:14:48+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Berbagai-Riset-Bioinformatika-Untuk-Temukan-Agen-Anti-Penuaan-Pencegah-Penyakit-Degeneratif-800x445-1-180x180-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Dosen FMIPA IPB Paparkan Berbagai Riset Bioinformatika Untuk Temukan Agen Anti Penuaan Pencegah Penyakit Degeneratif","datePublished":"2022-04-19T18:11:00+00:00","dateModified":"2024-08-28T02:14:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051"},"wordCount":372,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Berbagai-Riset-Bioinformatika-Untuk-Temukan-Agen-Anti-Penuaan-Pencegah-Penyakit-Degeneratif-800x445-1-180x180-1.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051","name":"Dosen FMIPA IPB Paparkan Berbagai Riset Bioinformatika Untuk Temukan Agen Anti Penuaan Pencegah Penyakit Degeneratif - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Berbagai-Riset-Bioinformatika-Untuk-Temukan-Agen-Anti-Penuaan-Pencegah-Penyakit-Degeneratif-800x445-1-180x180-1.jpg","datePublished":"2022-04-19T18:11:00+00:00","dateModified":"2024-08-28T02:14:48+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Berbagai-Riset-Bioinformatika-Untuk-Temukan-Agen-Anti-Penuaan-Pencegah-Penyakit-Degeneratif-800x445-1-180x180-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Berbagai-Riset-Bioinformatika-Untuk-Temukan-Agen-Anti-Penuaan-Pencegah-Penyakit-Degeneratif-800x445-1-180x180-1.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4051#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dosen FMIPA IPB Paparkan Berbagai Riset Bioinformatika Untuk Temukan Agen Anti Penuaan Pencegah Penyakit Degeneratif"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":26,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dosen-IPB-University-Paparkan-Berbagai-Riset-Bioinformatika-Untuk-Temukan-Agen-Anti-Penuaan-Pencegah-Penyakit-Degeneratif-800x445-1-180x180-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":4072,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4072","url_meta":{"origin":4051,"position":0},"title":"FMIPA IPB University Undang Dua Ilmuwan Bahas Keberhasilan dan Kegagalan Analisa Bioinformatika dengan Wet Lab","author":"Support FMIPA","date":"14\/06\/2022","format":false,"excerpt":"Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali menggelar Bioinformatics Webinar Series ke-12 dengan tema \u201cHow Bioinformatics Analysis May Succeed and Fail at Wet Lab\u201d, (31\/5). Kegiatan ini ingin mengungkap analisa bioinformatika untuk mendukung solusi dari persoalan dan dibuktikan secara wet lab. Perspektif bioinformatika ke depan sangat dibutuhkan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3915,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3915","url_meta":{"origin":4051,"position":1},"title":"Dosen Ilmu Komputer FMIPA IPB Paparkan Peran Bioinformatika dalam Precision Medicine bagi Pengobatan Kanker","author":"Support FMIPA","date":"03\/05\/2021","format":false,"excerpt":"Departemen Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University bekerja sama dengan Working Group Bioinformatika dan Pusat Studi Bioinformatika Tropika (Trop BRC), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University menggelar Bioinformatics Webinar Series 1 dengan tema utama \u201cPrecision Medicine for Cancer\u201d, (29\/04). Kegiatan tersebut digelar\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4139,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4139","url_meta":{"origin":4051,"position":2},"title":"Dr Wisnu Ananta Kusuma: Analisis Jejaring Mampu Temukan Penyakit Komorbid dengan Kanker Paru-Paru","author":"Support FMIPA","date":"15\/08\/2022","format":false,"excerpt":"Penyakit kanker merupakan penyakit yang terkadang sulit terdeteksi, terutama bila komorbid dengan beberapa penyakit degeneratif lainnya. Beberapa teknologi mampu mengidentifikasi penyakit yang kemungkinan komorbid dengan kanker, khususnya kanker paru-paru. Teknologi ini merupakan pengembangan di bidang bioinformatika yakni melalui analisis jejaring. Dr Wisnu Ananta Kusuma, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4196,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4196","url_meta":{"origin":4051,"position":3},"title":"Dr Beginner Subhan Ungkap Pentingnya Peran Bioinformatika dalam Menguak Informasi Biodiversitas Laut Indonesia","author":"Support FMIPA","date":"29\/09\/2022","format":false,"excerpt":"Laut menyimpan jutaan informasi terkait evolusi dan berbagai informasi biologi lainnya. Namun di sisi lain, informasi tersebut mengalami penurunan kualitas. Penyebab utamanya adalah aktivitas manusia yang menjadi pemicu penurunan biodiversitas, perubahan habitat dan lingkungan. Sehingga dibutuhkan teknologi di bidang bioinformatika untuk menjaga keberlangsungan biodiversitas agar tidak tinggal nama. Dr Beginner\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4029,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4029","url_meta":{"origin":4051,"position":4},"title":"FMIPA IPB University Rancang Prodi Bioinformatika, Rencanakan Tahun Depan Terima Mahasiswa Baru","author":"Support FMIPA","date":"17\/03\/2022","format":false,"excerpt":"Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Bioinformatics Webinar Series pertama di tahun 2022 dengan tajuk \u201cIntegrasi Ilmu Bioinformatika dalam Penciptaan Inovasi Agromaritim\u201d, (08\/03). Dr Berry Juliandi, Dekan FMIPA IPB University menyebutkan FMIPA selalu berusaha menjadi terdepan dalam mendukung visi IPB University sebagai Techno Socio University. Terutama\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3992,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3992","url_meta":{"origin":4051,"position":5},"title":"Peneliti FMIPA IPB University Paparkan Peranan Bioinformatika dalam Penemuan Senyawa Herbal Berkhasiat","author":"Support FMIPA","date":"23\/08\/2021","format":false,"excerpt":"Penelusuran dan panapisan senyawa bioaktif tanaman herbal secara komputasi, kini semakin berkembang. Pemanfaatan basis data senyawa bioaktif dari bahan alam Indonesia ini dapat menjadi awal bagi kemajuan fitofarmaka di Indonesia. Dr Wisnu Ananta Kusuma, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menyebutkan masih\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4051","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4051"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4051\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4053,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4051\/revisions\/4053"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4052"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4051"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4051"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4051"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}