{"id":4075,"date":"2022-06-14T01:23:00","date_gmt":"2022-06-13T18:23:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075"},"modified":"2024-08-28T11:51:08","modified_gmt":"2024-08-28T04:51:08","slug":"departemen-fisika-fmipa-ipb-bahas-kemungkinan-penggunaan-materi-gelap-sebagai-sumber-energi-terbarukan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075","title":{"rendered":"Departemen Fisika FMIPA IPB Bahas Kemungkinan Penggunaan Materi Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Departemen Fisika IPB University menyelenggarakan IPB Physics Talk ke-29 pada 19\/5. Webinar ke-29 menghadirkan Reinard Primulando, PhD, dosen di Jurusan Fisika, Universitas Katolik Parahyangan dengan topik \u201cMateri Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan?\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Materi presentasi Reinard Primulando, PhD dibagi menjadi tiga topik utama yakni sifat-sifat materi gelap, kemungkinan-kemungkinan dari materi gelap, dan motivasi untuk membuka cakrawala pengetahuan yang baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Reinard menjelaskan, materi gelap tidak berpengaruh terhadap kehidupan di bumi. Materi gelap ini tidak terlihat namun efeknya dapat dirasakan dalam skala galaksi. Sebagian besar massa yang berada di dalam galaksi tidak terlihat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di alam semesta, katanya, jumlah massa yang tidak terlihat lima kali dari massa materi yang terlihat. Ia menerangkan, massa yang tidak terlihat ini dikenal dengan istilah materi gelap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMateri gelap ini netral (tidak bermuatan) yang menyebabkan dia tidak berinteraksi dengan cahaya. Selain itu, materi gelap ini juga harus stabil atau tidak meluruh dan tetap berada di alam semesta sejak terbentuk sampai saat ini,\u201d terangnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia melanjutkan, materi ini bersifat klasik dan memiliki panjang gelombang de Broglie yang lebih besar dari ukuran galaksi serta memiliki massa yang sangat kecil yakni 10-58 kilogram sampai 1033 kilogram.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di akhir presentasinya, Dr Reinard menjelaskan bahwa materi gelap merupakan materi yang misterius dan sampai saat ini belum dapat dipecahkan. Topik ini masih hangat dibicarakan dalam kalangan fisika teori yang menambah khazanah ilmu pengetahuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cWalaupun karakteristik materi gelap ini masih berupa kemungkinan-kemungkinan namun tidak menutup kemungkinan di masa depan materi gelap ini dapat dimanfaatkan oleh manusia di bumi yang juga dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan,\u201d katanya. (*)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Resource Person : Reinard Primulando, PhD, ipb.ac.id<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Departemen Fisika IPB University menyelenggarakan IPB Physics Talk ke-29 pada 19\/5. Webinar ke-29 menghadirkan Reinard Primulando, PhD, dosen di Jurusan Fisika, Universitas Katolik Parahyangan dengan topik \u201cMateri Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan?\u201d Materi presentasi Reinard Primulando, PhD dibagi menjadi tiga topik utama yakni sifat-sifat materi gelap, kemungkinan-kemungkinan dari materi gelap, dan motivasi untuk membuka cakrawala pengetahuan yang baru. Reinard menjelaskan, materi gelap tidak berpengaruh terhadap kehidupan di bumi. Materi gelap ini tidak terlihat namun efeknya dapat dirasakan dalam skala galaksi. Sebagian besar massa yang berada di dalam galaksi tidak terlihat. Di alam semesta, katanya, jumlah massa yang tidak terlihat lima kali dari massa materi yang terlihat. Ia menerangkan, massa yang tidak terlihat ini dikenal dengan istilah materi gelap. \u201cMateri gelap ini netral (tidak bermuatan) yang menyebabkan dia tidak berinteraksi dengan cahaya. Selain itu, materi gelap ini juga harus stabil atau tidak meluruh dan tetap berada di alam semesta sejak terbentuk sampai saat ini,\u201d terangnya. Ia melanjutkan, materi ini bersifat klasik dan memiliki panjang gelombang de Broglie yang lebih besar dari ukuran galaksi serta memiliki massa yang sangat kecil yakni 10-58 kilogram sampai 1033 kilogram. Di akhir presentasinya, Dr Reinard menjelaskan bahwa materi gelap merupakan materi yang misterius dan sampai saat ini belum dapat dipecahkan. Topik ini masih hangat dibicarakan dalam kalangan fisika teori yang menambah khazanah ilmu pengetahuan. \u201cWalaupun karakteristik materi gelap ini masih berupa kemungkinan-kemungkinan namun tidak menutup kemungkinan di masa depan materi gelap ini dapat dimanfaatkan oleh manusia di bumi yang juga dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan,\u201d katanya. (*) Resource Person : Reinard Primulando, PhD, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4076,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-4075","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Departemen Fisika FMIPA IPB Bahas Kemungkinan Penggunaan Materi Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Departemen Fisika FMIPA IPB Bahas Kemungkinan Penggunaan Materi Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Departemen Fisika IPB University menyelenggarakan IPB Physics Talk ke-29 pada 19\/5. Webinar ke-29 menghadirkan Reinard Primulando, PhD, dosen di Jurusan Fisika, Universitas Katolik Parahyangan dengan topik \u201cMateri Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan?\u201d Materi presentasi Reinard Primulando, PhD dibagi menjadi tiga topik utama yakni sifat-sifat materi gelap, kemungkinan-kemungkinan dari materi gelap, dan motivasi untuk membuka cakrawala pengetahuan yang baru. Reinard menjelaskan, materi gelap tidak berpengaruh terhadap kehidupan di bumi. Materi gelap ini tidak terlihat namun efeknya dapat dirasakan dalam skala galaksi. Sebagian besar massa yang berada di dalam galaksi tidak terlihat. Di alam semesta, katanya, jumlah massa yang tidak terlihat lima kali dari massa materi yang terlihat. Ia menerangkan, massa yang tidak terlihat ini dikenal dengan istilah materi gelap. \u201cMateri gelap ini netral (tidak bermuatan) yang menyebabkan dia tidak berinteraksi dengan cahaya. Selain itu, materi gelap ini juga harus stabil atau tidak meluruh dan tetap berada di alam semesta sejak terbentuk sampai saat ini,\u201d terangnya. Ia melanjutkan, materi ini bersifat klasik dan memiliki panjang gelombang de Broglie yang lebih besar dari ukuran galaksi serta memiliki massa yang sangat kecil yakni 10-58 kilogram sampai 1033 kilogram. Di akhir presentasinya, Dr Reinard menjelaskan bahwa materi gelap merupakan materi yang misterius dan sampai saat ini belum dapat dipecahkan. Topik ini masih hangat dibicarakan dalam kalangan fisika teori yang menambah khazanah ilmu pengetahuan. \u201cWalaupun karakteristik materi gelap ini masih berupa kemungkinan-kemungkinan namun tidak menutup kemungkinan di masa depan materi gelap ini dapat dimanfaatkan oleh manusia di bumi yang juga dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan,\u201d katanya. (*) Resource Person : Reinard Primulando, PhD, ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-13T18:23:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-28T04:51:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Materi-Gelap-Energi-Terbarukan-800x445-1-180x180-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4075#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4075\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Departemen Fisika FMIPA IPB Bahas Kemungkinan Penggunaan Materi Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan\",\"datePublished\":\"2022-06-13T18:23:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-28T04:51:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4075\"},\"wordCount\":270,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4075#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Materi-Gelap-Energi-Terbarukan-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4075#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4075\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4075\",\"name\":\"Departemen Fisika FMIPA IPB Bahas Kemungkinan Penggunaan Materi Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4075#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4075#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Materi-Gelap-Energi-Terbarukan-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"datePublished\":\"2022-06-13T18:23:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-28T04:51:08+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4075#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4075\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4075#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Materi-Gelap-Energi-Terbarukan-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Materi-Gelap-Energi-Terbarukan-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4075#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Departemen Fisika FMIPA IPB Bahas Kemungkinan Penggunaan Materi Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Departemen Fisika FMIPA IPB Bahas Kemungkinan Penggunaan Materi Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Departemen Fisika FMIPA IPB Bahas Kemungkinan Penggunaan Materi Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Departemen Fisika IPB University menyelenggarakan IPB Physics Talk ke-29 pada 19\/5. Webinar ke-29 menghadirkan Reinard Primulando, PhD, dosen di Jurusan Fisika, Universitas Katolik Parahyangan dengan topik \u201cMateri Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan?\u201d Materi presentasi Reinard Primulando, PhD dibagi menjadi tiga topik utama yakni sifat-sifat materi gelap, kemungkinan-kemungkinan dari materi gelap, dan motivasi untuk membuka cakrawala pengetahuan yang baru. Reinard menjelaskan, materi gelap tidak berpengaruh terhadap kehidupan di bumi. Materi gelap ini tidak terlihat namun efeknya dapat dirasakan dalam skala galaksi. Sebagian besar massa yang berada di dalam galaksi tidak terlihat. Di alam semesta, katanya, jumlah massa yang tidak terlihat lima kali dari massa materi yang terlihat. Ia menerangkan, massa yang tidak terlihat ini dikenal dengan istilah materi gelap. \u201cMateri gelap ini netral (tidak bermuatan) yang menyebabkan dia tidak berinteraksi dengan cahaya. Selain itu, materi gelap ini juga harus stabil atau tidak meluruh dan tetap berada di alam semesta sejak terbentuk sampai saat ini,\u201d terangnya. Ia melanjutkan, materi ini bersifat klasik dan memiliki panjang gelombang de Broglie yang lebih besar dari ukuran galaksi serta memiliki massa yang sangat kecil yakni 10-58 kilogram sampai 1033 kilogram. Di akhir presentasinya, Dr Reinard menjelaskan bahwa materi gelap merupakan materi yang misterius dan sampai saat ini belum dapat dipecahkan. Topik ini masih hangat dibicarakan dalam kalangan fisika teori yang menambah khazanah ilmu pengetahuan. \u201cWalaupun karakteristik materi gelap ini masih berupa kemungkinan-kemungkinan namun tidak menutup kemungkinan di masa depan materi gelap ini dapat dimanfaatkan oleh manusia di bumi yang juga dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan,\u201d katanya. (*) Resource Person : Reinard Primulando, PhD, ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2022-06-13T18:23:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-28T04:51:08+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Materi-Gelap-Energi-Terbarukan-800x445-1-180x180-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Departemen Fisika FMIPA IPB Bahas Kemungkinan Penggunaan Materi Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan","datePublished":"2022-06-13T18:23:00+00:00","dateModified":"2024-08-28T04:51:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075"},"wordCount":270,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Materi-Gelap-Energi-Terbarukan-800x445-1-180x180-1.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075","name":"Departemen Fisika FMIPA IPB Bahas Kemungkinan Penggunaan Materi Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Materi-Gelap-Energi-Terbarukan-800x445-1-180x180-1.jpg","datePublished":"2022-06-13T18:23:00+00:00","dateModified":"2024-08-28T04:51:08+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Materi-Gelap-Energi-Terbarukan-800x445-1-180x180-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Materi-Gelap-Energi-Terbarukan-800x445-1-180x180-1.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4075#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Departemen Fisika FMIPA IPB Bahas Kemungkinan Penggunaan Materi Gelap sebagai Sumber Energi Terbarukan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":25,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Materi-Gelap-Energi-Terbarukan-800x445-1-180x180-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":3923,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3923","url_meta":{"origin":4075,"position":0},"title":"Prof Husin Alatas: Materi di Alam Semesta yang Terlihat Hanya 4 Persen","author":"Support FMIPA","date":"21\/08\/2021","format":false,"excerpt":"Fenomena alam semesta banyak dijelaskan melalui Teori Relativitas Umum (TRU) yang dicetuskan oleh Albert Einstein di tahun 1915. Salah satunya adalah teori ini mampu menjelaskan kehadiran gelombang gravitasi yang berhasil dideteksi pertama kali pada bulan september tahun 2015 dan dipublikasikan pada tahun 2016. Prof Husin Alatas, Guru Besar Fakultas Matematika\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4206,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206","url_meta":{"origin":4075,"position":1},"title":"Departemen Fisika IPB University Undang Ahli Fisika Partikel Cambridge University UK, Bahas Riset Terkini di Large Hadron Collider, CERN","author":"Support FMIPA","date":"19\/10\/2022","format":false,"excerpt":"Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali menyelenggarakan kegiatan IPB Physics Talk seri ke-38. Kali ini, mengundang Heribertus Bayu Hartanto, PhD yang merupakan peneliti fisika partikel dari Cavendish Laboratory, Cambridge University, United Kingdom (UK). Cambridge University dikenal sebagai salah satu universitas top dunia yang telah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3986,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3986","url_meta":{"origin":4075,"position":2},"title":"Physics Talk ke-19 Departemen Fisika FMIPA IPB University Bahas Lubang Hitam Berambut dan Tak Berambut","author":"Support FMIPA","date":"23\/12\/2021","format":false,"excerpt":"Departemen Fisika IPB University menggelar IPB Physics Talk #19, 16\/12. Pada seri ke-19 ini dihadirkan dosen Kelompok Keahlian Fisika Teori dan Energi Tinggi, Jurusan Fisika, Institut Teknologi Bandung dengan topik \u201cNo Hair but Not Bald\u201d. Di awal presentasinya, Prof Bobby Eka Gunara memaparkan tentang black hole (lubang hitam) dan keberadaan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4256,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4256","url_meta":{"origin":4075,"position":3},"title":"Departemen Fisika FMIPA IPB University Gelar Diskusi, Hadirkan Pakar Sel Surya","author":"Support FMIPA","date":"07\/02\/2023","format":false,"excerpt":"Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University melalui kegiatan Webinar IPB Physics Talk edisi 42 menghadirkan Pakar Sel Surya dari Institut Teknologi Bandung (ITB), yaitu Prof Toto Winata, PhD. Judul materi yang dibawakan adalah \u201cAplikasi Lapisan Tipis Material Nano Semikonduktor Berbasis Karbon dalam Sel Surya Silikon\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4235,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4235","url_meta":{"origin":4075,"position":4},"title":"Departemen Fisika FMIPA IPB University undang Peneliti Fisika Partikel Berbagi Pengetahuan","author":"Support FMIPA","date":"23\/11\/2022","format":false,"excerpt":"Departemen Fisika IPB University kembali mengundang praktisi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan mahasiswa di kampus IPB Dramaga, Bogor. Pada kesempatan ini, pakar Fisika Partikel Eksperimen, Dr Suharyo Sumowidagdo diundang untuk memberikan kuliah tamu pada Mata Kuliah Fisika Nuklir dan Partikel, 14-15\/11. Dr Suharyo Sumowidagdo merupakan peneliti pada Badan Riset\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3932,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3932","url_meta":{"origin":4075,"position":5},"title":"Departemen Fisika IPB University Bahas Fenomena Lubang Hitam dalam Physics Talk #9","author":"Support FMIPA","date":"10\/08\/2021","format":false,"excerpt":"Departemen Fisika IPB University hadirkan Pakar Teori Fisika dalam IPB Physics Talk #9 bahas fenomena lubang hitam. Prof Husin Alatas selaku Ketua Divisi Fisika Teori, Departemen Fisika IPB University menjelaskan bahwa Physics Talk diadakan untuk memotivasi mahasiswa agar terus belajar, membuka wawasan dan mempererat kolaborasi antar akademisi. Penelitian-penelitian terkait lubang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4075","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4075"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4075\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4077,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4075\/revisions\/4077"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4076"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4075"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4075"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4075"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}