{"id":4157,"date":"2022-08-18T10:05:00","date_gmt":"2022-08-18T03:05:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157"},"modified":"2024-08-29T09:26:15","modified_gmt":"2024-08-29T02:26:15","slug":"peneliti-fmipa-ipb-ungkap-tanaman-bakau-cocok-jadi-bahan-kosmetik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157","title":{"rendered":"Peneliti FMIPA IPB Ungkap Tanaman Bakau Cocok Jadi Bahan Kosmetik"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam rangka Peringatan Hari Teknologi Nasional tahun 2022, Pusat Kolaborasi Riset Kosmetik Nano Berbasis Biomassa, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar webinar dengan tema \u201cMembangun Kemandirian Bangsa dengan Riset Kosmetik Berbasis Biomassa\u201d, (12\/8). Prof Irmanida Batubara, Kepala Pusat Studi Biofarmaka Tropika, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University menjadi salah satu narasumber dalam acara ini, memaparkan terkait biofarmaka sebagai bahan baku biomassa kosmetika.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, Indonesia merupakan negara megabiodiversitas. Tumbuhan sebagai salah satu pabrik pensintesis senyawa baik metabolit primer dan sekunder. Berbagai tumbuhan ini memiliki aroma dan warna sehingga dapat dimanfaatkan di bidang kosmetika. Di samping, tumbuhan juga memiliki aktivitas antibakteri, antioksidan dan anti aging yang mampu dimanfaatkan dalam kosmetik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cContoh pertama biofarmaka adalah Adenostemma Lavenia yang tumbuh di dataran rendah pada tanah mengandung bahan organik tinggi. Tumbuhan dengan nama lokal legetan warak ini banyak ditemukan di bawah naungan yang lembab. Secara tradisional, legetan warak dimanfaatkan sebagai penurun panas, batuk, flu, imunostimulan, penyakit paru-paru dan pneumonia,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, hasil riset mahasiswa IPB University menemukan bahwa legetan warak memiliki aktivitas antioksidan dan antiglikasi tinggi. Hasil penerapannya pada sel khamir sebagai model, senyawa yang terkandung di dalamnya dapat dimanfaatkan sebagai anti aging.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAnalisis pada sel mamalia ternyata dapat menurunkan warna coklat pada sel melanosit sehingga mampu bertindak sebagai anti aging,\u201d ungkapnya. Menurutnya, penelitian kerjasama dengan PT Martina Berto pada tumbuhan sejenis bakau Xylocarpus granatum juga dilakukan untuk menemukan senyawa anti aging. Penelitian dilakukan dengan melihat aktivitas antiglikasi dan penghambatan enzim tirosinase pada pembentukan melanosit. Hasil skrining pada beberapa tumbuhan, bakau ini paling berpotensi dari sisi ketersediaan dan nilai ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMasyarakat Sulawesi Tengah juga sudah memanfaatkan kulit buah sejak jaman dulu untuk masker calon pengantin sehingga ada cerita buah ini sebagai mempercantik kulit,\u201d jelasnya.<br>Menariknya, lanjutnya, senyawa aktif ini tidak hanya ditemukan pada kulit buah namun rantingnya juga potensial. Untuk menjaga kelestariannya, digunakan bagian ranting untuk diolah menjadi sumber bahan kosmetika. Dalam keadaan penuh cekaman, senyawa aktif pada bakau ini masih menghasilkan kinerja yang baik.<br>Formulasi kosmetik dengan ranting bakau ini dibuat menjadi dua jenis prototype. Yakni pelembab berbentuk lotion dan gel. Hasilnya, produk dari ranting bakau ini memiliki kemampuan melembabkan yang baik, tidak menyebabkan iritasi mata dan kulit dan mampu bertindak sebagai anti aging. \u201cPemanfaatan tumbuhan lokal atau biofarmaka ini perlu dikembangkan bersama sehingga dapat menjadi nilai tambah ekonomi bagi negara,\u201d. (MW\/Zul)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Narasumber : Prof Irmanida Batubara, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam rangka Peringatan Hari Teknologi Nasional tahun 2022, Pusat Kolaborasi Riset Kosmetik Nano Berbasis Biomassa, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar webinar dengan tema \u201cMembangun Kemandirian Bangsa dengan Riset Kosmetik Berbasis Biomassa\u201d, (12\/8). Prof Irmanida Batubara, Kepala Pusat Studi Biofarmaka Tropika, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University menjadi salah satu narasumber dalam acara ini, memaparkan terkait biofarmaka sebagai bahan baku biomassa kosmetika. Menurutnya, Indonesia merupakan negara megabiodiversitas. Tumbuhan sebagai salah satu pabrik pensintesis senyawa baik metabolit primer dan sekunder. Berbagai tumbuhan ini memiliki aroma dan warna sehingga dapat dimanfaatkan di bidang kosmetika. Di samping, tumbuhan juga memiliki aktivitas antibakteri, antioksidan dan anti aging yang mampu dimanfaatkan dalam kosmetik. \u201cContoh pertama biofarmaka adalah Adenostemma Lavenia yang tumbuh di dataran rendah pada tanah mengandung bahan organik tinggi. Tumbuhan dengan nama lokal legetan warak ini banyak ditemukan di bawah naungan yang lembab. Secara tradisional, legetan warak dimanfaatkan sebagai penurun panas, batuk, flu, imunostimulan, penyakit paru-paru dan pneumonia,\u201d jelasnya. Ia menambahkan, hasil riset mahasiswa IPB University menemukan bahwa legetan warak memiliki aktivitas antioksidan dan antiglikasi tinggi. Hasil penerapannya pada sel khamir sebagai model, senyawa yang terkandung di dalamnya dapat dimanfaatkan sebagai anti aging. \u201cAnalisis pada sel mamalia ternyata dapat menurunkan warna coklat pada sel melanosit sehingga mampu bertindak sebagai anti aging,\u201d ungkapnya. Menurutnya, penelitian kerjasama dengan PT Martina Berto pada tumbuhan sejenis bakau Xylocarpus granatum juga dilakukan untuk menemukan senyawa anti aging. Penelitian dilakukan dengan melihat aktivitas antiglikasi dan penghambatan enzim tirosinase pada pembentukan melanosit. Hasil skrining pada beberapa tumbuhan, bakau ini paling berpotensi dari sisi ketersediaan dan nilai ekonomi. \u201cMasyarakat Sulawesi Tengah juga sudah memanfaatkan kulit buah sejak jaman dulu untuk masker calon pengantin sehingga ada cerita buah ini sebagai mempercantik kulit,\u201d jelasnya.Menariknya, lanjutnya, senyawa aktif ini tidak hanya ditemukan pada kulit buah namun rantingnya juga potensial. Untuk menjaga kelestariannya, digunakan bagian ranting untuk diolah menjadi sumber bahan kosmetika. Dalam keadaan penuh cekaman, senyawa aktif pada bakau ini masih menghasilkan kinerja yang baik.Formulasi kosmetik dengan ranting bakau ini dibuat menjadi dua jenis prototype. Yakni pelembab berbentuk lotion dan gel. Hasilnya, produk dari ranting bakau ini memiliki kemampuan melembabkan yang baik, tidak menyebabkan iritasi mata dan kulit dan mampu bertindak sebagai anti aging. \u201cPemanfaatan tumbuhan lokal atau biofarmaka ini perlu dikembangkan bersama sehingga dapat menjadi nilai tambah ekonomi bagi negara,\u201d. (MW\/Zul) Narasumber : Prof Irmanida Batubara, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4158,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-4157","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Peneliti FMIPA IPB Ungkap Tanaman Bakau Cocok Jadi Bahan Kosmetik - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Peneliti FMIPA IPB Ungkap Tanaman Bakau Cocok Jadi Bahan Kosmetik - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam rangka Peringatan Hari Teknologi Nasional tahun 2022, Pusat Kolaborasi Riset Kosmetik Nano Berbasis Biomassa, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar webinar dengan tema \u201cMembangun Kemandirian Bangsa dengan Riset Kosmetik Berbasis Biomassa\u201d, (12\/8). Prof Irmanida Batubara, Kepala Pusat Studi Biofarmaka Tropika, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University menjadi salah satu narasumber dalam acara ini, memaparkan terkait biofarmaka sebagai bahan baku biomassa kosmetika. Menurutnya, Indonesia merupakan negara megabiodiversitas. Tumbuhan sebagai salah satu pabrik pensintesis senyawa baik metabolit primer dan sekunder. Berbagai tumbuhan ini memiliki aroma dan warna sehingga dapat dimanfaatkan di bidang kosmetika. Di samping, tumbuhan juga memiliki aktivitas antibakteri, antioksidan dan anti aging yang mampu dimanfaatkan dalam kosmetik. \u201cContoh pertama biofarmaka adalah Adenostemma Lavenia yang tumbuh di dataran rendah pada tanah mengandung bahan organik tinggi. Tumbuhan dengan nama lokal legetan warak ini banyak ditemukan di bawah naungan yang lembab. Secara tradisional, legetan warak dimanfaatkan sebagai penurun panas, batuk, flu, imunostimulan, penyakit paru-paru dan pneumonia,\u201d jelasnya. Ia menambahkan, hasil riset mahasiswa IPB University menemukan bahwa legetan warak memiliki aktivitas antioksidan dan antiglikasi tinggi. Hasil penerapannya pada sel khamir sebagai model, senyawa yang terkandung di dalamnya dapat dimanfaatkan sebagai anti aging. \u201cAnalisis pada sel mamalia ternyata dapat menurunkan warna coklat pada sel melanosit sehingga mampu bertindak sebagai anti aging,\u201d ungkapnya. Menurutnya, penelitian kerjasama dengan PT Martina Berto pada tumbuhan sejenis bakau Xylocarpus granatum juga dilakukan untuk menemukan senyawa anti aging. Penelitian dilakukan dengan melihat aktivitas antiglikasi dan penghambatan enzim tirosinase pada pembentukan melanosit. Hasil skrining pada beberapa tumbuhan, bakau ini paling berpotensi dari sisi ketersediaan dan nilai ekonomi. \u201cMasyarakat Sulawesi Tengah juga sudah memanfaatkan kulit buah sejak jaman dulu untuk masker calon pengantin sehingga ada cerita buah ini sebagai mempercantik kulit,\u201d jelasnya.Menariknya, lanjutnya, senyawa aktif ini tidak hanya ditemukan pada kulit buah namun rantingnya juga potensial. Untuk menjaga kelestariannya, digunakan bagian ranting untuk diolah menjadi sumber bahan kosmetika. Dalam keadaan penuh cekaman, senyawa aktif pada bakau ini masih menghasilkan kinerja yang baik.Formulasi kosmetik dengan ranting bakau ini dibuat menjadi dua jenis prototype. Yakni pelembab berbentuk lotion dan gel. Hasilnya, produk dari ranting bakau ini memiliki kemampuan melembabkan yang baik, tidak menyebabkan iritasi mata dan kulit dan mampu bertindak sebagai anti aging. \u201cPemanfaatan tumbuhan lokal atau biofarmaka ini perlu dikembangkan bersama sehingga dapat menjadi nilai tambah ekonomi bagi negara,\u201d. (MW\/Zul) Narasumber : Prof Irmanida Batubara, ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-18T03:05:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-29T02:26:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Peneliti-IPB-University-Ungkap-Tanaman-Bakau-Cocok-Jadi-Bahan-Kosmetik-800x445-1-180x180-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4157#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4157\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Peneliti FMIPA IPB Ungkap Tanaman Bakau Cocok Jadi Bahan Kosmetik\",\"datePublished\":\"2022-08-18T03:05:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-29T02:26:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4157\"},\"wordCount\":399,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4157#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Peneliti-IPB-University-Ungkap-Tanaman-Bakau-Cocok-Jadi-Bahan-Kosmetik-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4157#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4157\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4157\",\"name\":\"Peneliti FMIPA IPB Ungkap Tanaman Bakau Cocok Jadi Bahan Kosmetik - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4157#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4157#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Peneliti-IPB-University-Ungkap-Tanaman-Bakau-Cocok-Jadi-Bahan-Kosmetik-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"datePublished\":\"2022-08-18T03:05:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-29T02:26:15+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4157#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4157\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4157#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Peneliti-IPB-University-Ungkap-Tanaman-Bakau-Cocok-Jadi-Bahan-Kosmetik-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Peneliti-IPB-University-Ungkap-Tanaman-Bakau-Cocok-Jadi-Bahan-Kosmetik-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4157#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Peneliti FMIPA IPB Ungkap Tanaman Bakau Cocok Jadi Bahan Kosmetik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Peneliti FMIPA IPB Ungkap Tanaman Bakau Cocok Jadi Bahan Kosmetik - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Peneliti FMIPA IPB Ungkap Tanaman Bakau Cocok Jadi Bahan Kosmetik - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Dalam rangka Peringatan Hari Teknologi Nasional tahun 2022, Pusat Kolaborasi Riset Kosmetik Nano Berbasis Biomassa, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar webinar dengan tema \u201cMembangun Kemandirian Bangsa dengan Riset Kosmetik Berbasis Biomassa\u201d, (12\/8). Prof Irmanida Batubara, Kepala Pusat Studi Biofarmaka Tropika, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University menjadi salah satu narasumber dalam acara ini, memaparkan terkait biofarmaka sebagai bahan baku biomassa kosmetika. Menurutnya, Indonesia merupakan negara megabiodiversitas. Tumbuhan sebagai salah satu pabrik pensintesis senyawa baik metabolit primer dan sekunder. Berbagai tumbuhan ini memiliki aroma dan warna sehingga dapat dimanfaatkan di bidang kosmetika. Di samping, tumbuhan juga memiliki aktivitas antibakteri, antioksidan dan anti aging yang mampu dimanfaatkan dalam kosmetik. \u201cContoh pertama biofarmaka adalah Adenostemma Lavenia yang tumbuh di dataran rendah pada tanah mengandung bahan organik tinggi. Tumbuhan dengan nama lokal legetan warak ini banyak ditemukan di bawah naungan yang lembab. Secara tradisional, legetan warak dimanfaatkan sebagai penurun panas, batuk, flu, imunostimulan, penyakit paru-paru dan pneumonia,\u201d jelasnya. Ia menambahkan, hasil riset mahasiswa IPB University menemukan bahwa legetan warak memiliki aktivitas antioksidan dan antiglikasi tinggi. Hasil penerapannya pada sel khamir sebagai model, senyawa yang terkandung di dalamnya dapat dimanfaatkan sebagai anti aging. \u201cAnalisis pada sel mamalia ternyata dapat menurunkan warna coklat pada sel melanosit sehingga mampu bertindak sebagai anti aging,\u201d ungkapnya. Menurutnya, penelitian kerjasama dengan PT Martina Berto pada tumbuhan sejenis bakau Xylocarpus granatum juga dilakukan untuk menemukan senyawa anti aging. Penelitian dilakukan dengan melihat aktivitas antiglikasi dan penghambatan enzim tirosinase pada pembentukan melanosit. Hasil skrining pada beberapa tumbuhan, bakau ini paling berpotensi dari sisi ketersediaan dan nilai ekonomi. \u201cMasyarakat Sulawesi Tengah juga sudah memanfaatkan kulit buah sejak jaman dulu untuk masker calon pengantin sehingga ada cerita buah ini sebagai mempercantik kulit,\u201d jelasnya.Menariknya, lanjutnya, senyawa aktif ini tidak hanya ditemukan pada kulit buah namun rantingnya juga potensial. Untuk menjaga kelestariannya, digunakan bagian ranting untuk diolah menjadi sumber bahan kosmetika. Dalam keadaan penuh cekaman, senyawa aktif pada bakau ini masih menghasilkan kinerja yang baik.Formulasi kosmetik dengan ranting bakau ini dibuat menjadi dua jenis prototype. Yakni pelembab berbentuk lotion dan gel. Hasilnya, produk dari ranting bakau ini memiliki kemampuan melembabkan yang baik, tidak menyebabkan iritasi mata dan kulit dan mampu bertindak sebagai anti aging. \u201cPemanfaatan tumbuhan lokal atau biofarmaka ini perlu dikembangkan bersama sehingga dapat menjadi nilai tambah ekonomi bagi negara,\u201d. (MW\/Zul) Narasumber : Prof Irmanida Batubara, ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2022-08-18T03:05:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-29T02:26:15+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Peneliti-IPB-University-Ungkap-Tanaman-Bakau-Cocok-Jadi-Bahan-Kosmetik-800x445-1-180x180-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Peneliti FMIPA IPB Ungkap Tanaman Bakau Cocok Jadi Bahan Kosmetik","datePublished":"2022-08-18T03:05:00+00:00","dateModified":"2024-08-29T02:26:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157"},"wordCount":399,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Peneliti-IPB-University-Ungkap-Tanaman-Bakau-Cocok-Jadi-Bahan-Kosmetik-800x445-1-180x180-1.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157","name":"Peneliti FMIPA IPB Ungkap Tanaman Bakau Cocok Jadi Bahan Kosmetik - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Peneliti-IPB-University-Ungkap-Tanaman-Bakau-Cocok-Jadi-Bahan-Kosmetik-800x445-1-180x180-1.jpg","datePublished":"2022-08-18T03:05:00+00:00","dateModified":"2024-08-29T02:26:15+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Peneliti-IPB-University-Ungkap-Tanaman-Bakau-Cocok-Jadi-Bahan-Kosmetik-800x445-1-180x180-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Peneliti-IPB-University-Ungkap-Tanaman-Bakau-Cocok-Jadi-Bahan-Kosmetik-800x445-1-180x180-1.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4157#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Peneliti FMIPA IPB Ungkap Tanaman Bakau Cocok Jadi Bahan Kosmetik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":17,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Peneliti-IPB-University-Ungkap-Tanaman-Bakau-Cocok-Jadi-Bahan-Kosmetik-800x445-1-180x180-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":4069,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4069","url_meta":{"origin":4157,"position":0},"title":"Peneliti FMIPA IPB Ciptakan Obat Herbal Atasi Perut Buncit","author":"Support FMIPA","date":"14\/06\/2022","format":false,"excerpt":"Timbunan lemak berlebih atau kegemukan hingga kini masih menjadi masalah serius. Pasalnya, jika status kegemukan beralih menjadi obesitas, hal ini dapat menimbulkan komplikasi penyakit serius. Komplikasi yang akan dihadapi oleh penderita obesitas dapat berupa hipertensi, hiperlipidemia, kanker, diabetes, kelainan jantung, gangguan pernafasan, dan kelainan sendi pada penderita usia lanjut. Tim\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4247,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4247","url_meta":{"origin":4157,"position":1},"title":"Prof Irmanida Batubara Sebut Ranting Xylocarpus Bagus untuk Kecantikan","author":"Support FMIPA","date":"19\/01\/2023","format":false,"excerpt":"Tumbuhan ini sudah jarang ditemukan padahal kandungan zat aktifnya sangat baik untuk kecantikan kulit. Pohon Xylocarpus granatum merupakan tanaman bakau darat yang memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah untuk kecantikan kulit. Menurut peneliti IPB University, Prof Irmanida Batubara, pohon Xylocarpus atau yang biasa kita kenal dengan pohon nyirih kandungan zat\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4060,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4060","url_meta":{"origin":4157,"position":2},"title":"Pengembangan Repositori Data Omics Tentukan Arah Pemanfaatan dan Penelitian Terkait Biodiversitas Indonesia","author":"Support FMIPA","date":"27\/05\/2022","format":false,"excerpt":"Indonesia merupakan salah satu negara dengan julukan megabiodiversitas di dunia. Hal ini menjadikan Indonesia memiliki tanaman obat dunia terbesar. Arah penelitian modern menunjukkan bahwa biodiversitas merupakan faktor penting dalam pengembangan riset di bidang kesehatan dan pertanian. Namun demikian, jumlah fitofarmaka di Indonesia cenderung rendah. Hal tersebut disampaikan Dr Wisnu Ananta\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4226,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4226","url_meta":{"origin":4157,"position":3},"title":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Jelaskan Peran Bioinformatika dalam Upaya Konservasi Genomik dan Pencapaian SDGs","author":"Support FMIPA","date":"23\/11\/2022","format":false,"excerpt":"Peran ilmu bioinformatika memiliki keterkaitan erat dengan pelestarian lingkungan. Data genetik digunakan sebagai sumber inspirasi terciptanya inovasi dan hasil riset yang bermanfaat bagi lingkungan.Kekayaan biodiversitas bangsa Indonesia adalah salah satu yang terbesar di dunia dan harus tetap dipertahankan. Ilmu bioinformatika yang berawal dari inovasi sekuensing genom awal tahun 2000-an, telah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4026,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4026","url_meta":{"origin":4157,"position":4},"title":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Jelaskan Riset dan Inovasi Para Peneliti IPB University Terkait High Performance Computing dalam Bidang Ilmu Pengetahuan Alam","author":"Support FMIPA","date":"17\/03\/2022","format":false,"excerpt":"Para peneliti IPB University selalu hadir dalam mengembangkan berbagai inovasi terbaru dengan memanfaatkan teknologi terkini. Pemanfaatan High Performance Computing (HPC) atau Komputasi Berperforma Tinggi menjadi salah satu terobosan saintifik untuk membantu peneliti dalam mengeksplorasi data.HPC ini merupakan kebutuhan penting pada era di mana data menjadi paradigma keempat dalam sains. Kemudahan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4160,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160","url_meta":{"origin":4157,"position":5},"title":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Kenalkan Dua Aplikasi Sains Komputasi","author":"Support FMIPA","date":"23\/08\/2022","format":false,"excerpt":"Menindaklanjuti deklarasi pendirian Konsorsium Pengembangan Sains Komputasi yang ditandatangani oleh Masyarakat Komputasi Indonesia (MKI) dan beberapa perguruan tinggi, termasuk IPB University, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, 17\/8 dilakukan peluncuran lima aplikasi terbuka dalam bidang sains komputasi. Peluncuran aplikasi karya perguruan tinggi ini dalam rangka pengembangan sains komputasi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4157","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4157"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4157\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4159,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4157\/revisions\/4159"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4158"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4157"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4157"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4157"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}