{"id":4160,"date":"2022-08-23T10:06:00","date_gmt":"2022-08-23T03:06:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160"},"modified":"2024-08-29T09:28:20","modified_gmt":"2024-08-29T02:28:20","slug":"dr-wisnu-ananta-kusuma-kenalkan-dua-aplikasi-sains-komputasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160","title":{"rendered":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Kenalkan Dua Aplikasi Sains Komputasi"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menindaklanjuti deklarasi pendirian Konsorsium Pengembangan Sains Komputasi yang ditandatangani oleh Masyarakat Komputasi Indonesia (MKI) dan beberapa perguruan tinggi, termasuk IPB University, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, 17\/8 dilakukan peluncuran lima aplikasi terbuka dalam bidang sains komputasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peluncuran aplikasi karya perguruan tinggi ini dalam rangka pengembangan sains komputasi sebagai tools penelitian. Tidak hanya itu, kegiatan ini berusaha merangkul berbagai perguruan tinggi saling bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melancarkan berbagai penelitian yang berguna bagi kalangan peneliti dan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dr Wisnu Ananta Kusuma, peneliti IPB University dari Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) memperkenalkan dua aplikasi yaitu IJAH Analytics dan Integrated Single Nucleotide Polymorphism Pipelien (ISNIP). Kedua aplikasi ini telah digunakan dalam berbagai riset khususnya bidang farmasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dr Wisnu menjelaskan, aplikasi IJAH Analytics merupakan aplikasi prediksi drug target interaction (DT). Aplikasi tersebut menggunakan metode semi-supervised learning BLM-NII (Bipartite Local Model-Network Interaction Profile Inferring) antara senyawa dengan protein. Ia mengaku, aplikasi ini diperluas agar tidak hanya digunakan dalam penelitian seputar DT, namun sampai ke khasiat tanaman dan komposisi jamu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAplikasi ini bertujuan untuk mencari khasiat dari sebuah tanaman atau komposisi tanaman aserta mencari formula potensial untuk penyakit tertentu,\u201d terangnya. Dengan aplikasi ini juga, katanya, dapat menemukan alternatif tanaman lain yang sebelumnya belum ada riwayat sebagai komposisi jamu. Hasil dari analisis menggunakan machine learning BLM-NII kemudian disimpan dan ditampilkan dalam basis data IJAH analytics.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peneliti IPB University itu melanjutkan, aplikasi pipeline ISNIP berfungsi untuk mendeteksi varian atau single nucleotide polymorphism. Aplikasi tersebut memerlukan data fragmen hasil sekuensing menggunakan Next generation Sequencing (NGS). \u201cSNIP adalah salah satu marka molekuler mutakhir yang mulai banyak diteliti, berupa perubahan atau variasi satu basa nukleotida pada sekuens DNA,\u201d kata Dr Wisnu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia melanjutkan, SNIP dapat digunakan untuk meneliti genom tanaman hingga manusia menggunakan statistic atau machine learning. Hasil data tersebut akan dilakukan anotasi kemudian dirangkai menjadi pipeline. \u201cLangkah-langkah ini dapat menggunakan perangkat lunak terbuka sehingga para peneliti akan lebih mudah menggunakannya karena tersedia secara bebas,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dosen IPB University itu melanjutkan, contoh aplikasi IJAH adalah untuk menganalisis tanaman pare. Hasil analisis menemukan bahwa pare dapat menargetkan 62 senyawa, lima protein, dan 13 penyakit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cHubungan antara senyawa pada pare dan penyakit dapat dihubungkan langsung ke sumber basis data yang juga tersedia secara bebas. Namun tetap diperlukan validasi lebih lanjut di laboratorium untuk benar-benar membuktikan prediksi ini,\u201d kata Dr Wisnu Ananta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara, SNIP dapat dimanfaatkan untuk menganalisis suatu penyakit, seperti menganalisis virus COVID-19 varian omicron. Alat tersebut juga dapat digunakan untuk membuat primer atau gen penanda yang kemudian digunakan untuk tes PCR. (MW)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Narasumber : Dr Wisnu Ananta Kusuma, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menindaklanjuti deklarasi pendirian Konsorsium Pengembangan Sains Komputasi yang ditandatangani oleh Masyarakat Komputasi Indonesia (MKI) dan beberapa perguruan tinggi, termasuk IPB University, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, 17\/8 dilakukan peluncuran lima aplikasi terbuka dalam bidang sains komputasi. Peluncuran aplikasi karya perguruan tinggi ini dalam rangka pengembangan sains komputasi sebagai tools penelitian. Tidak hanya itu, kegiatan ini berusaha merangkul berbagai perguruan tinggi saling bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melancarkan berbagai penelitian yang berguna bagi kalangan peneliti dan masyarakat. Dr Wisnu Ananta Kusuma, peneliti IPB University dari Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) memperkenalkan dua aplikasi yaitu IJAH Analytics dan Integrated Single Nucleotide Polymorphism Pipelien (ISNIP). Kedua aplikasi ini telah digunakan dalam berbagai riset khususnya bidang farmasi. Dr Wisnu menjelaskan, aplikasi IJAH Analytics merupakan aplikasi prediksi drug target interaction (DT). Aplikasi tersebut menggunakan metode semi-supervised learning BLM-NII (Bipartite Local Model-Network Interaction Profile Inferring) antara senyawa dengan protein. Ia mengaku, aplikasi ini diperluas agar tidak hanya digunakan dalam penelitian seputar DT, namun sampai ke khasiat tanaman dan komposisi jamu. \u201cAplikasi ini bertujuan untuk mencari khasiat dari sebuah tanaman atau komposisi tanaman aserta mencari formula potensial untuk penyakit tertentu,\u201d terangnya. Dengan aplikasi ini juga, katanya, dapat menemukan alternatif tanaman lain yang sebelumnya belum ada riwayat sebagai komposisi jamu. Hasil dari analisis menggunakan machine learning BLM-NII kemudian disimpan dan ditampilkan dalam basis data IJAH analytics. Peneliti IPB University itu melanjutkan, aplikasi pipeline ISNIP berfungsi untuk mendeteksi varian atau single nucleotide polymorphism. Aplikasi tersebut memerlukan data fragmen hasil sekuensing menggunakan Next generation Sequencing (NGS). \u201cSNIP adalah salah satu marka molekuler mutakhir yang mulai banyak diteliti, berupa perubahan atau variasi satu basa nukleotida pada sekuens DNA,\u201d kata Dr Wisnu. Ia melanjutkan, SNIP dapat digunakan untuk meneliti genom tanaman hingga manusia menggunakan statistic atau machine learning. Hasil data tersebut akan dilakukan anotasi kemudian dirangkai menjadi pipeline. \u201cLangkah-langkah ini dapat menggunakan perangkat lunak terbuka sehingga para peneliti akan lebih mudah menggunakannya karena tersedia secara bebas,\u201d tambahnya. Dosen IPB University itu melanjutkan, contoh aplikasi IJAH adalah untuk menganalisis tanaman pare. Hasil analisis menemukan bahwa pare dapat menargetkan 62 senyawa, lima protein, dan 13 penyakit. \u201cHubungan antara senyawa pada pare dan penyakit dapat dihubungkan langsung ke sumber basis data yang juga tersedia secara bebas. Namun tetap diperlukan validasi lebih lanjut di laboratorium untuk benar-benar membuktikan prediksi ini,\u201d kata Dr Wisnu Ananta. Sementara, SNIP dapat dimanfaatkan untuk menganalisis suatu penyakit, seperti menganalisis virus COVID-19 varian omicron. Alat tersebut juga dapat digunakan untuk membuat primer atau gen penanda yang kemudian digunakan untuk tes PCR. (MW) Narasumber : Dr Wisnu Ananta Kusuma, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4161,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-4160","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dr Wisnu Ananta Kusuma Kenalkan Dua Aplikasi Sains Komputasi - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dr Wisnu Ananta Kusuma Kenalkan Dua Aplikasi Sains Komputasi - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menindaklanjuti deklarasi pendirian Konsorsium Pengembangan Sains Komputasi yang ditandatangani oleh Masyarakat Komputasi Indonesia (MKI) dan beberapa perguruan tinggi, termasuk IPB University, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, 17\/8 dilakukan peluncuran lima aplikasi terbuka dalam bidang sains komputasi. Peluncuran aplikasi karya perguruan tinggi ini dalam rangka pengembangan sains komputasi sebagai tools penelitian. Tidak hanya itu, kegiatan ini berusaha merangkul berbagai perguruan tinggi saling bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melancarkan berbagai penelitian yang berguna bagi kalangan peneliti dan masyarakat. Dr Wisnu Ananta Kusuma, peneliti IPB University dari Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) memperkenalkan dua aplikasi yaitu IJAH Analytics dan Integrated Single Nucleotide Polymorphism Pipelien (ISNIP). Kedua aplikasi ini telah digunakan dalam berbagai riset khususnya bidang farmasi. Dr Wisnu menjelaskan, aplikasi IJAH Analytics merupakan aplikasi prediksi drug target interaction (DT). Aplikasi tersebut menggunakan metode semi-supervised learning BLM-NII (Bipartite Local Model-Network Interaction Profile Inferring) antara senyawa dengan protein. Ia mengaku, aplikasi ini diperluas agar tidak hanya digunakan dalam penelitian seputar DT, namun sampai ke khasiat tanaman dan komposisi jamu. \u201cAplikasi ini bertujuan untuk mencari khasiat dari sebuah tanaman atau komposisi tanaman aserta mencari formula potensial untuk penyakit tertentu,\u201d terangnya. Dengan aplikasi ini juga, katanya, dapat menemukan alternatif tanaman lain yang sebelumnya belum ada riwayat sebagai komposisi jamu. Hasil dari analisis menggunakan machine learning BLM-NII kemudian disimpan dan ditampilkan dalam basis data IJAH analytics. Peneliti IPB University itu melanjutkan, aplikasi pipeline ISNIP berfungsi untuk mendeteksi varian atau single nucleotide polymorphism. Aplikasi tersebut memerlukan data fragmen hasil sekuensing menggunakan Next generation Sequencing (NGS). \u201cSNIP adalah salah satu marka molekuler mutakhir yang mulai banyak diteliti, berupa perubahan atau variasi satu basa nukleotida pada sekuens DNA,\u201d kata Dr Wisnu. Ia melanjutkan, SNIP dapat digunakan untuk meneliti genom tanaman hingga manusia menggunakan statistic atau machine learning. Hasil data tersebut akan dilakukan anotasi kemudian dirangkai menjadi pipeline. \u201cLangkah-langkah ini dapat menggunakan perangkat lunak terbuka sehingga para peneliti akan lebih mudah menggunakannya karena tersedia secara bebas,\u201d tambahnya. Dosen IPB University itu melanjutkan, contoh aplikasi IJAH adalah untuk menganalisis tanaman pare. Hasil analisis menemukan bahwa pare dapat menargetkan 62 senyawa, lima protein, dan 13 penyakit. \u201cHubungan antara senyawa pada pare dan penyakit dapat dihubungkan langsung ke sumber basis data yang juga tersedia secara bebas. Namun tetap diperlukan validasi lebih lanjut di laboratorium untuk benar-benar membuktikan prediksi ini,\u201d kata Dr Wisnu Ananta. Sementara, SNIP dapat dimanfaatkan untuk menganalisis suatu penyakit, seperti menganalisis virus COVID-19 varian omicron. Alat tersebut juga dapat digunakan untuk membuat primer atau gen penanda yang kemudian digunakan untuk tes PCR. (MW) Narasumber : Dr Wisnu Ananta Kusuma, ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-23T03:06:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-29T02:28:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/peneliti-ipb-university-paparkan-peranan-bioinformatika-dalam-penemuan-senyawa-herbal-berkhasiat-news-800x445-1-180x180-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4160#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4160\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Dr Wisnu Ananta Kusuma Kenalkan Dua Aplikasi Sains Komputasi\",\"datePublished\":\"2022-08-23T03:06:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-29T02:28:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4160\"},\"wordCount\":433,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4160#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/peneliti-ipb-university-paparkan-peranan-bioinformatika-dalam-penemuan-senyawa-herbal-berkhasiat-news-800x445-1-180x180-2.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4160#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4160\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4160\",\"name\":\"Dr Wisnu Ananta Kusuma Kenalkan Dua Aplikasi Sains Komputasi - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4160#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4160#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/peneliti-ipb-university-paparkan-peranan-bioinformatika-dalam-penemuan-senyawa-herbal-berkhasiat-news-800x445-1-180x180-2.jpg\",\"datePublished\":\"2022-08-23T03:06:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-29T02:28:20+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4160#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4160\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4160#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/peneliti-ipb-university-paparkan-peranan-bioinformatika-dalam-penemuan-senyawa-herbal-berkhasiat-news-800x445-1-180x180-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/peneliti-ipb-university-paparkan-peranan-bioinformatika-dalam-penemuan-senyawa-herbal-berkhasiat-news-800x445-1-180x180-2.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4160#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dr Wisnu Ananta Kusuma Kenalkan Dua Aplikasi Sains Komputasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Kenalkan Dua Aplikasi Sains Komputasi - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Kenalkan Dua Aplikasi Sains Komputasi - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Menindaklanjuti deklarasi pendirian Konsorsium Pengembangan Sains Komputasi yang ditandatangani oleh Masyarakat Komputasi Indonesia (MKI) dan beberapa perguruan tinggi, termasuk IPB University, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, 17\/8 dilakukan peluncuran lima aplikasi terbuka dalam bidang sains komputasi. Peluncuran aplikasi karya perguruan tinggi ini dalam rangka pengembangan sains komputasi sebagai tools penelitian. Tidak hanya itu, kegiatan ini berusaha merangkul berbagai perguruan tinggi saling bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melancarkan berbagai penelitian yang berguna bagi kalangan peneliti dan masyarakat. Dr Wisnu Ananta Kusuma, peneliti IPB University dari Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) memperkenalkan dua aplikasi yaitu IJAH Analytics dan Integrated Single Nucleotide Polymorphism Pipelien (ISNIP). Kedua aplikasi ini telah digunakan dalam berbagai riset khususnya bidang farmasi. Dr Wisnu menjelaskan, aplikasi IJAH Analytics merupakan aplikasi prediksi drug target interaction (DT). Aplikasi tersebut menggunakan metode semi-supervised learning BLM-NII (Bipartite Local Model-Network Interaction Profile Inferring) antara senyawa dengan protein. Ia mengaku, aplikasi ini diperluas agar tidak hanya digunakan dalam penelitian seputar DT, namun sampai ke khasiat tanaman dan komposisi jamu. \u201cAplikasi ini bertujuan untuk mencari khasiat dari sebuah tanaman atau komposisi tanaman aserta mencari formula potensial untuk penyakit tertentu,\u201d terangnya. Dengan aplikasi ini juga, katanya, dapat menemukan alternatif tanaman lain yang sebelumnya belum ada riwayat sebagai komposisi jamu. Hasil dari analisis menggunakan machine learning BLM-NII kemudian disimpan dan ditampilkan dalam basis data IJAH analytics. Peneliti IPB University itu melanjutkan, aplikasi pipeline ISNIP berfungsi untuk mendeteksi varian atau single nucleotide polymorphism. Aplikasi tersebut memerlukan data fragmen hasil sekuensing menggunakan Next generation Sequencing (NGS). \u201cSNIP adalah salah satu marka molekuler mutakhir yang mulai banyak diteliti, berupa perubahan atau variasi satu basa nukleotida pada sekuens DNA,\u201d kata Dr Wisnu. Ia melanjutkan, SNIP dapat digunakan untuk meneliti genom tanaman hingga manusia menggunakan statistic atau machine learning. Hasil data tersebut akan dilakukan anotasi kemudian dirangkai menjadi pipeline. \u201cLangkah-langkah ini dapat menggunakan perangkat lunak terbuka sehingga para peneliti akan lebih mudah menggunakannya karena tersedia secara bebas,\u201d tambahnya. Dosen IPB University itu melanjutkan, contoh aplikasi IJAH adalah untuk menganalisis tanaman pare. Hasil analisis menemukan bahwa pare dapat menargetkan 62 senyawa, lima protein, dan 13 penyakit. \u201cHubungan antara senyawa pada pare dan penyakit dapat dihubungkan langsung ke sumber basis data yang juga tersedia secara bebas. Namun tetap diperlukan validasi lebih lanjut di laboratorium untuk benar-benar membuktikan prediksi ini,\u201d kata Dr Wisnu Ananta. Sementara, SNIP dapat dimanfaatkan untuk menganalisis suatu penyakit, seperti menganalisis virus COVID-19 varian omicron. Alat tersebut juga dapat digunakan untuk membuat primer atau gen penanda yang kemudian digunakan untuk tes PCR. (MW) Narasumber : Dr Wisnu Ananta Kusuma, ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2022-08-23T03:06:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-29T02:28:20+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/peneliti-ipb-university-paparkan-peranan-bioinformatika-dalam-penemuan-senyawa-herbal-berkhasiat-news-800x445-1-180x180-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Kenalkan Dua Aplikasi Sains Komputasi","datePublished":"2022-08-23T03:06:00+00:00","dateModified":"2024-08-29T02:28:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160"},"wordCount":433,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/peneliti-ipb-university-paparkan-peranan-bioinformatika-dalam-penemuan-senyawa-herbal-berkhasiat-news-800x445-1-180x180-2.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160","name":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Kenalkan Dua Aplikasi Sains Komputasi - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/peneliti-ipb-university-paparkan-peranan-bioinformatika-dalam-penemuan-senyawa-herbal-berkhasiat-news-800x445-1-180x180-2.jpg","datePublished":"2022-08-23T03:06:00+00:00","dateModified":"2024-08-29T02:28:20+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/peneliti-ipb-university-paparkan-peranan-bioinformatika-dalam-penemuan-senyawa-herbal-berkhasiat-news-800x445-1-180x180-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/peneliti-ipb-university-paparkan-peranan-bioinformatika-dalam-penemuan-senyawa-herbal-berkhasiat-news-800x445-1-180x180-2.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4160#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Kenalkan Dua Aplikasi Sains Komputasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":46,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/peneliti-ipb-university-paparkan-peranan-bioinformatika-dalam-penemuan-senyawa-herbal-berkhasiat-news-800x445-1-180x180-2.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":4026,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4026","url_meta":{"origin":4160,"position":0},"title":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Jelaskan Riset dan Inovasi Para Peneliti IPB University Terkait High Performance Computing dalam Bidang Ilmu Pengetahuan Alam","author":"Support FMIPA","date":"17\/03\/2022","format":false,"excerpt":"Para peneliti IPB University selalu hadir dalam mengembangkan berbagai inovasi terbaru dengan memanfaatkan teknologi terkini. Pemanfaatan High Performance Computing (HPC) atau Komputasi Berperforma Tinggi menjadi salah satu terobosan saintifik untuk membantu peneliti dalam mengeksplorasi data.HPC ini merupakan kebutuhan penting pada era di mana data menjadi paradigma keempat dalam sains. Kemudahan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3855,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3855","url_meta":{"origin":4160,"position":1},"title":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Bagikan Pengetahuan Mengenai Bioinformatika dan Penelitian Terkininya di Indonesia","author":"Support FMIPA","date":"26\/01\/2021","format":false,"excerpt":"Dalam Pertemuan Nasional Masyarakat Komputasi Indonesia yang belum lama ini digelar, Dr Wisnu Ananta Kusuma, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), hadir sebagai narasumber utama. Ia memberikan kuliah umum mengenai kiprah bidang bioinformatika di Indonesia serta penelitian terkini dan potensi kerjasama lintas\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Wisnu-Ananta-Kusuma-800x445-1-750x445-1.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Wisnu-Ananta-Kusuma-800x445-1-750x445-1.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Wisnu-Ananta-Kusuma-800x445-1-750x445-1.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Wisnu-Ananta-Kusuma-800x445-1-750x445-1.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x"},"classes":[]},{"id":4060,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4060","url_meta":{"origin":4160,"position":2},"title":"Pengembangan Repositori Data Omics Tentukan Arah Pemanfaatan dan Penelitian Terkait Biodiversitas Indonesia","author":"Support FMIPA","date":"27\/05\/2022","format":false,"excerpt":"Indonesia merupakan salah satu negara dengan julukan megabiodiversitas di dunia. Hal ini menjadikan Indonesia memiliki tanaman obat dunia terbesar. Arah penelitian modern menunjukkan bahwa biodiversitas merupakan faktor penting dalam pengembangan riset di bidang kesehatan dan pertanian. Namun demikian, jumlah fitofarmaka di Indonesia cenderung rendah. Hal tersebut disampaikan Dr Wisnu Ananta\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3952,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3952","url_meta":{"origin":4160,"position":3},"title":"Para Pakar Bioinformatika IPB University Berbagi Ilmu Terkait Peran Komputasi Berperforma Tinggi pada Bidang Bioinformatika","author":"Support FMIPA","date":"16\/11\/2021","format":false,"excerpt":"Tiga unit kerja di IPB University yaitu Departemen Ilmu Komputer, Unit Laboratorium Riset Unggulan dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) bekerjasama menggelar High Performance Computing (HPC) Webinar Series ke-7 dengan tema \u201cHPC pada Bioinformatika\u201d, Selasa (30\/11). Dalam kegiatan ini hadir para pakar bioinformatika IPB University untuk berbagi ilmu\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3992,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3992","url_meta":{"origin":4160,"position":4},"title":"Peneliti FMIPA IPB University Paparkan Peranan Bioinformatika dalam Penemuan Senyawa Herbal Berkhasiat","author":"Support FMIPA","date":"23\/08\/2021","format":false,"excerpt":"Penelusuran dan panapisan senyawa bioaktif tanaman herbal secara komputasi, kini semakin berkembang. Pemanfaatan basis data senyawa bioaktif dari bahan alam Indonesia ini dapat menjadi awal bagi kemajuan fitofarmaka di Indonesia. Dr Wisnu Ananta Kusuma, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menyebutkan masih\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4253,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4253","url_meta":{"origin":4160,"position":5},"title":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Paparkan Kunci Pengobatan Presisi Melalui Pendekatan Multi-Omik Terintegrasi","author":"Support FMIPA","date":"07\/02\/2023","format":false,"excerpt":"Dr Wisnu Ananta Kusuma, Peneliti Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) IPB University menjelaskan bahwa pengobatan presisi akan memudahkan diagnosa penyakit berdasarkan analisis biomarka pada pasien. Diharapkan dengan pengembangan pengobatan presisi ini, efektivitas obat\/terapi lebih tinggi dan efek samping yang ditimbulkan lebih rendah. Menurutnya, data bioinformatika yang digunakan adalah profil\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4160","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4160"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4160\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4162,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4160\/revisions\/4162"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4161"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4160"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4160"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4160"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}