{"id":4206,"date":"2022-10-19T10:25:00","date_gmt":"2022-10-19T03:25:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206"},"modified":"2024-08-30T14:19:58","modified_gmt":"2024-08-30T07:19:58","slug":"departemen-fisika-ipb-university-undang-ahli-fisika-partikel-cambridge-university-uk-bahas-riset-terkini-di-large-hadron-collider-cern","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206","title":{"rendered":"Departemen Fisika IPB University Undang Ahli Fisika Partikel Cambridge University UK, Bahas Riset Terkini di Large Hadron Collider, CERN"},"content":{"rendered":"\n<p>Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali menyelenggarakan kegiatan IPB Physics Talk seri ke-38. Kali ini, mengundang Heribertus Bayu Hartanto, PhD yang merupakan peneliti fisika partikel dari Cavendish Laboratory, Cambridge University, United Kingdom (UK).<\/p>\n\n\n\n<p>Cambridge University dikenal sebagai salah satu universitas top dunia yang telah menghasilkan 34 pemenang hadiah nobel di berbagai bidang.<\/p>\n\n\n\n<p>Bayu Hartanto, PhD sendiri merupakan alumnus Fisika Universitas Indonesia (UI). Ia memperoleh gelar doktor di bidang Fisika Teori Energi Tinggi dari Florida State University (FSU), United State of America (USA) serta Post Doctoral di Durham University, UK. Di hadapan puluhan peserta yang hadir secara virtual, Bayu Hartanto, PhD menyampaikan materi berjudul \u201cThe Quest for Precision the Large Hadron Collider (LHC)\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cModel standar partikel menjelaskan materi terkecil penyusun alam semesta serta berbagai interaksi fundamental di alam. Menurut model standar, materi terkecil penyusun alam semesta adalah quark dan lepton yang bertanggung jawab terhadap pembentukan inti atom, atom, molekul, deoxyribonucleic acid (DNA), makhluk hidup, planet bintang, galaksi dan lain lain,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan, lanjut dia, tiga interaksi fundamental yang dirangkum pada model standar adalah elektromagnetik, nuklir kuat dan nuklir lemah. Satu jenis interaksi lain yaitu gravitasi yang bekerja pada skala makroskopis dan objek skala besar belum dapat dimasukkan dalam model standar partikel ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cLHC adalah fasilitas laboratorium dari konsorsium riset nuklir partikel negara-negara Eropa yang dikenal sebagai Centre Europeen pour la Recherchee Nucleaire (CERN). LHC memfasilitasi hamburan antar proton (proton-proton collider) yang kini telah memasuki seri hamburan ketiga atau LHC run 3 dengan energi terpasang 13.6 Terra electron Volt (TeV).<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menerangkan, pada running sebelumnya, LHC 1 dan 2, berhasil ditemukan partikel Higgs yang menghasilkan hadiah Nobel Fisika tahun 2013 atas nama Fran\u00e7ois Englert and Peter W. Higgs. Melalui hamburan energi tinggi ini struktur fundamental dari materi hingga sinyal keberadaan materi gelap serta fenomena fisika baru (new physics) diharapkan dapat ditemukan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya bekerja memprediksi secara teoritis kemungkinan keberadaan fenomena baru dari hamburan proton-proton energi tinggi serta membandingkannya secara langsung dengan data eksperimen LHC 3. Deviasi hasil perhitungan teoritis dengan data eksperimen membuka peluang munculnya mekanisme fisika baru yang belum ditemukan sebelumnya, atau dikenal sebagai New Physics,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pemaparannya, Bayu secara lugas menjelaskan model standar secara umum hingga teknik perhitungan penampang lintang interaksi dalam berbagai level, yaitu Leading Order, Next Leading Order (NLO), serta Next to next Leading Order (NNLO). Ia turut mendemonstrasikan teknik perhitungan komputasional tersebut secara langsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Departemen Fisika FMIPA IPB University yang juga merupakan sesama alumni FSU, Prof Tony Sumaryada dalam sambutannya menyatakan kegembiraan dan apresiasinya atas kehadiran Bayu dalam Physics Talk kali ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMelalui Physics Talk kali ini, dengan mengundang ilmuwan fisika partikel dari Cambridge University diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi generasi muda fisikawan IPB University untuk memiliki kepercayaan diri, bersemangat untuk turut berkecimpung dalam riset-riset fisika paling mutakhir di dunia di masa depan. Jangan berkecil hati, kalau Pak Bayu bisa, kita semua juga bisa\u201d, ujarnya. (*\/Rz)<\/p>\n\n\n\n<p>Narasumber : Prof Tony Sumaryada, Bayu Hartanto, PhD, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali menyelenggarakan kegiatan IPB Physics Talk seri ke-38. Kali ini, mengundang Heribertus Bayu Hartanto, PhD yang merupakan peneliti fisika partikel dari Cavendish Laboratory, Cambridge University, United Kingdom (UK). Cambridge University dikenal sebagai salah satu universitas top dunia yang telah menghasilkan 34 pemenang hadiah nobel di berbagai bidang. Bayu Hartanto, PhD sendiri merupakan alumnus Fisika Universitas Indonesia (UI). Ia memperoleh gelar doktor di bidang Fisika Teori Energi Tinggi dari Florida State University (FSU), United State of America (USA) serta Post Doctoral di Durham University, UK. Di hadapan puluhan peserta yang hadir secara virtual, Bayu Hartanto, PhD menyampaikan materi berjudul \u201cThe Quest for Precision the Large Hadron Collider (LHC)\u201d. \u201cModel standar partikel menjelaskan materi terkecil penyusun alam semesta serta berbagai interaksi fundamental di alam. Menurut model standar, materi terkecil penyusun alam semesta adalah quark dan lepton yang bertanggung jawab terhadap pembentukan inti atom, atom, molekul, deoxyribonucleic acid (DNA), makhluk hidup, planet bintang, galaksi dan lain lain,\u201d ungkapnya. Sedangkan, lanjut dia, tiga interaksi fundamental yang dirangkum pada model standar adalah elektromagnetik, nuklir kuat dan nuklir lemah. Satu jenis interaksi lain yaitu gravitasi yang bekerja pada skala makroskopis dan objek skala besar belum dapat dimasukkan dalam model standar partikel ini. \u201cLHC adalah fasilitas laboratorium dari konsorsium riset nuklir partikel negara-negara Eropa yang dikenal sebagai Centre Europeen pour la Recherchee Nucleaire (CERN). LHC memfasilitasi hamburan antar proton (proton-proton collider) yang kini telah memasuki seri hamburan ketiga atau LHC run 3 dengan energi terpasang 13.6 Terra electron Volt (TeV). Ia menerangkan, pada running sebelumnya, LHC 1 dan 2, berhasil ditemukan partikel Higgs yang menghasilkan hadiah Nobel Fisika tahun 2013 atas nama Fran\u00e7ois Englert and Peter W. Higgs. Melalui hamburan energi tinggi ini struktur fundamental dari materi hingga sinyal keberadaan materi gelap serta fenomena fisika baru (new physics) diharapkan dapat ditemukan. \u201cSaya bekerja memprediksi secara teoritis kemungkinan keberadaan fenomena baru dari hamburan proton-proton energi tinggi serta membandingkannya secara langsung dengan data eksperimen LHC 3. Deviasi hasil perhitungan teoritis dengan data eksperimen membuka peluang munculnya mekanisme fisika baru yang belum ditemukan sebelumnya, atau dikenal sebagai New Physics,\u201d jelasnya. Dalam pemaparannya, Bayu secara lugas menjelaskan model standar secara umum hingga teknik perhitungan penampang lintang interaksi dalam berbagai level, yaitu Leading Order, Next Leading Order (NLO), serta Next to next Leading Order (NNLO). Ia turut mendemonstrasikan teknik perhitungan komputasional tersebut secara langsung. Ketua Departemen Fisika FMIPA IPB University yang juga merupakan sesama alumni FSU, Prof Tony Sumaryada dalam sambutannya menyatakan kegembiraan dan apresiasinya atas kehadiran Bayu dalam Physics Talk kali ini. \u201cMelalui Physics Talk kali ini, dengan mengundang ilmuwan fisika partikel dari Cambridge University diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi generasi muda fisikawan IPB University untuk memiliki kepercayaan diri, bersemangat untuk turut berkecimpung dalam riset-riset fisika paling mutakhir di dunia di masa depan. Jangan berkecil hati, kalau Pak Bayu bisa, kita semua juga bisa\u201d, ujarnya. (*\/Rz) Narasumber : Prof Tony Sumaryada, Bayu Hartanto, PhD, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4207,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-4206","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Departemen Fisika IPB University Undang Ahli Fisika Partikel Cambridge University UK, Bahas Riset Terkini di Large Hadron Collider, CERN - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Departemen Fisika IPB University Undang Ahli Fisika Partikel Cambridge University UK, Bahas Riset Terkini di Large Hadron Collider, CERN - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali menyelenggarakan kegiatan IPB Physics Talk seri ke-38. Kali ini, mengundang Heribertus Bayu Hartanto, PhD yang merupakan peneliti fisika partikel dari Cavendish Laboratory, Cambridge University, United Kingdom (UK). Cambridge University dikenal sebagai salah satu universitas top dunia yang telah menghasilkan 34 pemenang hadiah nobel di berbagai bidang. Bayu Hartanto, PhD sendiri merupakan alumnus Fisika Universitas Indonesia (UI). Ia memperoleh gelar doktor di bidang Fisika Teori Energi Tinggi dari Florida State University (FSU), United State of America (USA) serta Post Doctoral di Durham University, UK. Di hadapan puluhan peserta yang hadir secara virtual, Bayu Hartanto, PhD menyampaikan materi berjudul \u201cThe Quest for Precision the Large Hadron Collider (LHC)\u201d. \u201cModel standar partikel menjelaskan materi terkecil penyusun alam semesta serta berbagai interaksi fundamental di alam. Menurut model standar, materi terkecil penyusun alam semesta adalah quark dan lepton yang bertanggung jawab terhadap pembentukan inti atom, atom, molekul, deoxyribonucleic acid (DNA), makhluk hidup, planet bintang, galaksi dan lain lain,\u201d ungkapnya. Sedangkan, lanjut dia, tiga interaksi fundamental yang dirangkum pada model standar adalah elektromagnetik, nuklir kuat dan nuklir lemah. Satu jenis interaksi lain yaitu gravitasi yang bekerja pada skala makroskopis dan objek skala besar belum dapat dimasukkan dalam model standar partikel ini. \u201cLHC adalah fasilitas laboratorium dari konsorsium riset nuklir partikel negara-negara Eropa yang dikenal sebagai Centre Europeen pour la Recherchee Nucleaire (CERN). LHC memfasilitasi hamburan antar proton (proton-proton collider) yang kini telah memasuki seri hamburan ketiga atau LHC run 3 dengan energi terpasang 13.6 Terra electron Volt (TeV). Ia menerangkan, pada running sebelumnya, LHC 1 dan 2, berhasil ditemukan partikel Higgs yang menghasilkan hadiah Nobel Fisika tahun 2013 atas nama Fran\u00e7ois Englert and Peter W. Higgs. Melalui hamburan energi tinggi ini struktur fundamental dari materi hingga sinyal keberadaan materi gelap serta fenomena fisika baru (new physics) diharapkan dapat ditemukan. \u201cSaya bekerja memprediksi secara teoritis kemungkinan keberadaan fenomena baru dari hamburan proton-proton energi tinggi serta membandingkannya secara langsung dengan data eksperimen LHC 3. Deviasi hasil perhitungan teoritis dengan data eksperimen membuka peluang munculnya mekanisme fisika baru yang belum ditemukan sebelumnya, atau dikenal sebagai New Physics,\u201d jelasnya. Dalam pemaparannya, Bayu secara lugas menjelaskan model standar secara umum hingga teknik perhitungan penampang lintang interaksi dalam berbagai level, yaitu Leading Order, Next Leading Order (NLO), serta Next to next Leading Order (NNLO). Ia turut mendemonstrasikan teknik perhitungan komputasional tersebut secara langsung. Ketua Departemen Fisika FMIPA IPB University yang juga merupakan sesama alumni FSU, Prof Tony Sumaryada dalam sambutannya menyatakan kegembiraan dan apresiasinya atas kehadiran Bayu dalam Physics Talk kali ini. \u201cMelalui Physics Talk kali ini, dengan mengundang ilmuwan fisika partikel dari Cambridge University diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi generasi muda fisikawan IPB University untuk memiliki kepercayaan diri, bersemangat untuk turut berkecimpung dalam riset-riset fisika paling mutakhir di dunia di masa depan. Jangan berkecil hati, kalau Pak Bayu bisa, kita semua juga bisa\u201d, ujarnya. (*\/Rz) Narasumber : Prof Tony Sumaryada, Bayu Hartanto, PhD, ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-19T03:25:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-30T07:19:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Fisika-IPB-University-Undang-Ahli-Fisika-Partikel-Cambridge-University-UK-Bahas-Riset-Terkini-di-Large-Hadron-Collider-CERN-800x445-1-180x180-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Departemen Fisika IPB University Undang Ahli Fisika Partikel Cambridge University UK, Bahas Riset Terkini di Large Hadron Collider, CERN\",\"datePublished\":\"2022-10-19T03:25:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-30T07:19:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206\"},\"wordCount\":499,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Fisika-IPB-University-Undang-Ahli-Fisika-Partikel-Cambridge-University-UK-Bahas-Riset-Terkini-di-Large-Hadron-Collider-CERN-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206\",\"url\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206\",\"name\":\"Departemen Fisika IPB University Undang Ahli Fisika Partikel Cambridge University UK, Bahas Riset Terkini di Large Hadron Collider, CERN - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Fisika-IPB-University-Undang-Ahli-Fisika-Partikel-Cambridge-University-UK-Bahas-Riset-Terkini-di-Large-Hadron-Collider-CERN-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"datePublished\":\"2022-10-19T03:25:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-30T07:19:58+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Fisika-IPB-University-Undang-Ahli-Fisika-Partikel-Cambridge-University-UK-Bahas-Riset-Terkini-di-Large-Hadron-Collider-CERN-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Fisika-IPB-University-Undang-Ahli-Fisika-Partikel-Cambridge-University-UK-Bahas-Riset-Terkini-di-Large-Hadron-Collider-CERN-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Departemen Fisika IPB University Undang Ahli Fisika Partikel Cambridge University UK, Bahas Riset Terkini di Large Hadron Collider, CERN\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Departemen Fisika IPB University Undang Ahli Fisika Partikel Cambridge University UK, Bahas Riset Terkini di Large Hadron Collider, CERN - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Departemen Fisika IPB University Undang Ahli Fisika Partikel Cambridge University UK, Bahas Riset Terkini di Large Hadron Collider, CERN - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali menyelenggarakan kegiatan IPB Physics Talk seri ke-38. Kali ini, mengundang Heribertus Bayu Hartanto, PhD yang merupakan peneliti fisika partikel dari Cavendish Laboratory, Cambridge University, United Kingdom (UK). Cambridge University dikenal sebagai salah satu universitas top dunia yang telah menghasilkan 34 pemenang hadiah nobel di berbagai bidang. Bayu Hartanto, PhD sendiri merupakan alumnus Fisika Universitas Indonesia (UI). Ia memperoleh gelar doktor di bidang Fisika Teori Energi Tinggi dari Florida State University (FSU), United State of America (USA) serta Post Doctoral di Durham University, UK. Di hadapan puluhan peserta yang hadir secara virtual, Bayu Hartanto, PhD menyampaikan materi berjudul \u201cThe Quest for Precision the Large Hadron Collider (LHC)\u201d. \u201cModel standar partikel menjelaskan materi terkecil penyusun alam semesta serta berbagai interaksi fundamental di alam. Menurut model standar, materi terkecil penyusun alam semesta adalah quark dan lepton yang bertanggung jawab terhadap pembentukan inti atom, atom, molekul, deoxyribonucleic acid (DNA), makhluk hidup, planet bintang, galaksi dan lain lain,\u201d ungkapnya. Sedangkan, lanjut dia, tiga interaksi fundamental yang dirangkum pada model standar adalah elektromagnetik, nuklir kuat dan nuklir lemah. Satu jenis interaksi lain yaitu gravitasi yang bekerja pada skala makroskopis dan objek skala besar belum dapat dimasukkan dalam model standar partikel ini. \u201cLHC adalah fasilitas laboratorium dari konsorsium riset nuklir partikel negara-negara Eropa yang dikenal sebagai Centre Europeen pour la Recherchee Nucleaire (CERN). LHC memfasilitasi hamburan antar proton (proton-proton collider) yang kini telah memasuki seri hamburan ketiga atau LHC run 3 dengan energi terpasang 13.6 Terra electron Volt (TeV). Ia menerangkan, pada running sebelumnya, LHC 1 dan 2, berhasil ditemukan partikel Higgs yang menghasilkan hadiah Nobel Fisika tahun 2013 atas nama Fran\u00e7ois Englert and Peter W. Higgs. Melalui hamburan energi tinggi ini struktur fundamental dari materi hingga sinyal keberadaan materi gelap serta fenomena fisika baru (new physics) diharapkan dapat ditemukan. \u201cSaya bekerja memprediksi secara teoritis kemungkinan keberadaan fenomena baru dari hamburan proton-proton energi tinggi serta membandingkannya secara langsung dengan data eksperimen LHC 3. Deviasi hasil perhitungan teoritis dengan data eksperimen membuka peluang munculnya mekanisme fisika baru yang belum ditemukan sebelumnya, atau dikenal sebagai New Physics,\u201d jelasnya. Dalam pemaparannya, Bayu secara lugas menjelaskan model standar secara umum hingga teknik perhitungan penampang lintang interaksi dalam berbagai level, yaitu Leading Order, Next Leading Order (NLO), serta Next to next Leading Order (NNLO). Ia turut mendemonstrasikan teknik perhitungan komputasional tersebut secara langsung. Ketua Departemen Fisika FMIPA IPB University yang juga merupakan sesama alumni FSU, Prof Tony Sumaryada dalam sambutannya menyatakan kegembiraan dan apresiasinya atas kehadiran Bayu dalam Physics Talk kali ini. \u201cMelalui Physics Talk kali ini, dengan mengundang ilmuwan fisika partikel dari Cambridge University diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi generasi muda fisikawan IPB University untuk memiliki kepercayaan diri, bersemangat untuk turut berkecimpung dalam riset-riset fisika paling mutakhir di dunia di masa depan. Jangan berkecil hati, kalau Pak Bayu bisa, kita semua juga bisa\u201d, ujarnya. (*\/Rz) Narasumber : Prof Tony Sumaryada, Bayu Hartanto, PhD, ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2022-10-19T03:25:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-30T07:19:58+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Fisika-IPB-University-Undang-Ahli-Fisika-Partikel-Cambridge-University-UK-Bahas-Riset-Terkini-di-Large-Hadron-Collider-CERN-800x445-1-180x180-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Departemen Fisika IPB University Undang Ahli Fisika Partikel Cambridge University UK, Bahas Riset Terkini di Large Hadron Collider, CERN","datePublished":"2022-10-19T03:25:00+00:00","dateModified":"2024-08-30T07:19:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206"},"wordCount":499,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Fisika-IPB-University-Undang-Ahli-Fisika-Partikel-Cambridge-University-UK-Bahas-Riset-Terkini-di-Large-Hadron-Collider-CERN-800x445-1-180x180-1.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206","name":"Departemen Fisika IPB University Undang Ahli Fisika Partikel Cambridge University UK, Bahas Riset Terkini di Large Hadron Collider, CERN - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Fisika-IPB-University-Undang-Ahli-Fisika-Partikel-Cambridge-University-UK-Bahas-Riset-Terkini-di-Large-Hadron-Collider-CERN-800x445-1-180x180-1.jpg","datePublished":"2022-10-19T03:25:00+00:00","dateModified":"2024-08-30T07:19:58+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Fisika-IPB-University-Undang-Ahli-Fisika-Partikel-Cambridge-University-UK-Bahas-Riset-Terkini-di-Large-Hadron-Collider-CERN-800x445-1-180x180-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Fisika-IPB-University-Undang-Ahli-Fisika-Partikel-Cambridge-University-UK-Bahas-Riset-Terkini-di-Large-Hadron-Collider-CERN-800x445-1-180x180-1.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4206#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Departemen Fisika IPB University Undang Ahli Fisika Partikel Cambridge University UK, Bahas Riset Terkini di Large Hadron Collider, CERN"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":16,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Fisika-IPB-University-Undang-Ahli-Fisika-Partikel-Cambridge-University-UK-Bahas-Riset-Terkini-di-Large-Hadron-Collider-CERN-800x445-1-180x180-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":4235,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4235","url_meta":{"origin":4206,"position":0},"title":"Departemen Fisika FMIPA IPB University undang Peneliti Fisika Partikel Berbagi Pengetahuan","author":"Support FMIPA","date":"23\/11\/2022","format":false,"excerpt":"Departemen Fisika IPB University kembali mengundang praktisi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan mahasiswa di kampus IPB Dramaga, Bogor. Pada kesempatan ini, pakar Fisika Partikel Eksperimen, Dr Suharyo Sumowidagdo diundang untuk memberikan kuliah tamu pada Mata Kuliah Fisika Nuklir dan Partikel, 14-15\/11. Dr Suharyo Sumowidagdo merupakan peneliti pada Badan Riset\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4214,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4214","url_meta":{"origin":4206,"position":1},"title":"Dr Irzaman Jadi Salah Satu Pembicara Kunci di YSSSEE 2022, Bahas Alat Deteksi Dini Kadar Haemoglobin dan Glukosa dalam Darah","author":"Support FMIPA","date":"03\/11\/2022","format":false,"excerpt":"Dr Irzaman, dosen IPB University menjadi pembicara kunci dalam The 5th Young Scholar Symposium on Science and Mathematics Education and Environment 2022 (The 5th YSSSEE 2022), Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (25-26\/10). Dosen dari Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ini mempresentasikan makalah dengan judul Ferroelectrics\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4175,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4175","url_meta":{"origin":4206,"position":2},"title":"Mahasiswi Fisika FMIPA IPB University Raih Medali Emas pada OSN Hari Kemerdekaan 2022","author":"Support FMIPA","date":"06\/09\/2022","format":false,"excerpt":"Putri Ayu Anandita, mahasiswa IPB University dari Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) berhasil menorehkan prestasi dengan perolehan medali emas pada Olimpiade Siswa Nasional (OSN) Hari Kemerdekaan 2022. Diselenggarakan oleh Yayasan Lembaga Prestige, olimpiade tersebut dilakukan secara daring pada 28\/8 lalu. Ayu, sapaan akrabnya, merupakan mahasiswa IPB\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4256,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4256","url_meta":{"origin":4206,"position":3},"title":"Departemen Fisika FMIPA IPB University Gelar Diskusi, Hadirkan Pakar Sel Surya","author":"Support FMIPA","date":"07\/02\/2023","format":false,"excerpt":"Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University melalui kegiatan Webinar IPB Physics Talk edisi 42 menghadirkan Pakar Sel Surya dari Institut Teknologi Bandung (ITB), yaitu Prof Toto Winata, PhD. Judul materi yang dibawakan adalah \u201cAplikasi Lapisan Tipis Material Nano Semikonduktor Berbasis Karbon dalam Sel Surya Silikon\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3858,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3858","url_meta":{"origin":4206,"position":4},"title":"Departemen Fisika FMIPA IPB Hadirkan Pakar Nuklir untuk Para Siswa SMA","author":"Support FMIPA","date":"24\/02\/2021","format":false,"excerpt":"Kegiatan Physics Goes to School (PGTS) 2021 yang diselenggarakan oleh Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam IPB University kembali hadir di hari kedua, (28\/02). Berbeda dengan hari sebelumnya, pada hari kedua peserta diajarkan tentang ilmu nuklir dengan menghadirkan Adipurwa Muslich, Head of Public Education for Nuclear Badan Tenaga\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4345,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4345","url_meta":{"origin":4206,"position":5},"title":"Edisi Perdana Physics Talk 2024, Departemen Fisika FMIPA IPB Undang Pakar Optika dan Fotonika","author":"Support FMIPA","date":"25\/01\/2024","format":false,"excerpt":"Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menyelenggarakan kegiatan IPB Physics Talk perdana di tahun 2024. Kegiatan dwi-mingguan ini telah mencapai seri ke-57 dengan narasumber kali ini adalah Dr Agus Muhamad Hatta dari Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Topik yang dipaparkan adalah Optical\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4206","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4206"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4206\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4208,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4206\/revisions\/4208"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4207"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4206"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4206"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4206"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}