{"id":4232,"date":"2022-11-23T10:40:00","date_gmt":"2022-11-23T03:40:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232"},"modified":"2024-08-30T14:40:01","modified_gmt":"2024-08-30T07:40:01","slug":"departemen-biologi-fmipa-ipb-university-gelar-kelas-diskusi-mengenal-kemampuan-unik-lebah-madu-bertahan-hidup-di-wilayah-bersuhu-dingin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232","title":{"rendered":"Departemen Biologi FMIPA IPB University Gelar Kelas Diskusi: Mengenal Kemampuan Unik Lebah Madu Bertahan Hidup di Wilayah Bersuhu Dingin"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebah madu dikenal sebagai salah satu serangga polinator penghasil madu. Riset terkait ekologi dan genomik lebah ini juga semakin berkembang, terutama terkait kemampuannya bertahan hidup di tengah perubahan iklim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Membahas lebih lanjut terkait hal ini, Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Integrative Biology Class for Undergraduate Students dengan tema \u201cWarm and Fed: How Asian Honeybees Adapt to Temperate Climate\u201d, Senin (14\/11). Kuliah tamu ini dimoderatori oleh Dr Windra Priawandiputra, Dosen Departemen Biologi FMIPA IPB University.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prof Xin Zhou, Akademisi dari Departemen Entomologi, College of Plant Protection, China Agricultural University menjadi pembicara utama. Menurutnya, kemampuan lebah madu bertahan hidup di wilayah beriklim sedang sangat menarik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKita perlu mengetahui fenomena ini karena peran lebah madu sangat penting bagi sektor pertanian yang berdampak pada ketahanan pangan global. Manusia bergantung pada jasa lingkungan lebah madu sebagai polinator,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebah madu yang ia bahas adalah spesies Apis, khususnya Apis cerana dan Apis mellifera yang menjadi pollinator utama. Kedua spesies lebah madu ini memiliki kemampuan unik dalam meregulasi suhu tubuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKemampuan ini bermula dari sejarah evolusi dan taksonomi delapan subspecies yang memiliki keunikan tersendiri. Kesuksesan masing-masing subspecies tidak bergantung pada populasi subspecies lainnya. Setiap model populasi berbagi karakteristik tersendiri karena keunikan genetiknya,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain peran penting genetik, tambahnya, lebah madu juga memiliki akses terhadap berbagai jenis tanaman bunga bernektar di wilayah beriklim sedang yang lebih baik. Tercukupinya kebutuhan makanan, akan membuat tubuh cukup hangat untuk bertahan hidup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, karakteristik tubuh lebah madu juga berperan penting dalam kemampuannya meregulasi suhu tubuh. Misalnya keunikan genetik pada lebah madu pekerja yang memiliki warna tubuh lebih gelap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cLebah madu berwarna gelap cenderung lebih cepat menaikkan suhu tubuh dan mencapai suhu tubuh yang lebih seimbang. Karakteristik ini sangat baik agar mampu bertahan hidup di habitat bersuhu dingin,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, tubuh berwarna gelap sangat menguntungkan bagi individu lebah maupun koloni dalam hal adaptasi terhadap suhu dingin. Seleksi genetik sangat berperan dan prosesnya bergantung pada tingkah laku lebah madu pekerja yang menguntungkan koloninya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mengungkapkan, seleksi genetika berulang dari aspek morfologi, tingkah laku dan sebagainya pada lebah madu merupakan mekanisme umum dalam kemampuan adaptasi lebah madu. Seleksi ini umumnya menargetkan lebah madu pekerja, tetapi sifat dan karakteristiknya tetap menguntungkan keberlangsungan koloni.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cVariabilitas genetik di wilayah ini serta variasi genetik yang bertahan mungkin menjadi pemicu utama mengapa seleksi genetik sering terjadi dalam evolusi lebah madu,\u201d ringkasnya. (MW\/Zul)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Narasumber : Dr Windra Priawandiputra, Prof Xin Zhou, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lebah madu dikenal sebagai salah satu serangga polinator penghasil madu. Riset terkait ekologi dan genomik lebah ini juga semakin berkembang, terutama terkait kemampuannya bertahan hidup di tengah perubahan iklim. Membahas lebih lanjut terkait hal ini, Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Integrative Biology Class for Undergraduate Students dengan tema \u201cWarm and Fed: How Asian Honeybees Adapt to Temperate Climate\u201d, Senin (14\/11). Kuliah tamu ini dimoderatori oleh Dr Windra Priawandiputra, Dosen Departemen Biologi FMIPA IPB University. Prof Xin Zhou, Akademisi dari Departemen Entomologi, College of Plant Protection, China Agricultural University menjadi pembicara utama. Menurutnya, kemampuan lebah madu bertahan hidup di wilayah beriklim sedang sangat menarik. \u201cKita perlu mengetahui fenomena ini karena peran lebah madu sangat penting bagi sektor pertanian yang berdampak pada ketahanan pangan global. Manusia bergantung pada jasa lingkungan lebah madu sebagai polinator,\u201d ujarnya. Lebah madu yang ia bahas adalah spesies Apis, khususnya Apis cerana dan Apis mellifera yang menjadi pollinator utama. Kedua spesies lebah madu ini memiliki kemampuan unik dalam meregulasi suhu tubuhnya. \u201cKemampuan ini bermula dari sejarah evolusi dan taksonomi delapan subspecies yang memiliki keunikan tersendiri. Kesuksesan masing-masing subspecies tidak bergantung pada populasi subspecies lainnya. Setiap model populasi berbagi karakteristik tersendiri karena keunikan genetiknya,\u201d lanjutnya. Selain peran penting genetik, tambahnya, lebah madu juga memiliki akses terhadap berbagai jenis tanaman bunga bernektar di wilayah beriklim sedang yang lebih baik. Tercukupinya kebutuhan makanan, akan membuat tubuh cukup hangat untuk bertahan hidup. Menurutnya, karakteristik tubuh lebah madu juga berperan penting dalam kemampuannya meregulasi suhu tubuh. Misalnya keunikan genetik pada lebah madu pekerja yang memiliki warna tubuh lebih gelap. \u201cLebah madu berwarna gelap cenderung lebih cepat menaikkan suhu tubuh dan mencapai suhu tubuh yang lebih seimbang. Karakteristik ini sangat baik agar mampu bertahan hidup di habitat bersuhu dingin,\u201d ungkapnya. Ia menambahkan, tubuh berwarna gelap sangat menguntungkan bagi individu lebah maupun koloni dalam hal adaptasi terhadap suhu dingin. Seleksi genetik sangat berperan dan prosesnya bergantung pada tingkah laku lebah madu pekerja yang menguntungkan koloninya. Ia mengungkapkan, seleksi genetika berulang dari aspek morfologi, tingkah laku dan sebagainya pada lebah madu merupakan mekanisme umum dalam kemampuan adaptasi lebah madu. Seleksi ini umumnya menargetkan lebah madu pekerja, tetapi sifat dan karakteristiknya tetap menguntungkan keberlangsungan koloni. \u201cVariabilitas genetik di wilayah ini serta variasi genetik yang bertahan mungkin menjadi pemicu utama mengapa seleksi genetik sering terjadi dalam evolusi lebah madu,\u201d ringkasnya. (MW\/Zul) Narasumber : Dr Windra Priawandiputra, Prof Xin Zhou, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4233,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-4232","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Departemen Biologi FMIPA IPB University Gelar Kelas Diskusi: Mengenal Kemampuan Unik Lebah Madu Bertahan Hidup di Wilayah Bersuhu Dingin - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Departemen Biologi FMIPA IPB University Gelar Kelas Diskusi: Mengenal Kemampuan Unik Lebah Madu Bertahan Hidup di Wilayah Bersuhu Dingin - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lebah madu dikenal sebagai salah satu serangga polinator penghasil madu. Riset terkait ekologi dan genomik lebah ini juga semakin berkembang, terutama terkait kemampuannya bertahan hidup di tengah perubahan iklim. Membahas lebih lanjut terkait hal ini, Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Integrative Biology Class for Undergraduate Students dengan tema \u201cWarm and Fed: How Asian Honeybees Adapt to Temperate Climate\u201d, Senin (14\/11). Kuliah tamu ini dimoderatori oleh Dr Windra Priawandiputra, Dosen Departemen Biologi FMIPA IPB University. Prof Xin Zhou, Akademisi dari Departemen Entomologi, College of Plant Protection, China Agricultural University menjadi pembicara utama. Menurutnya, kemampuan lebah madu bertahan hidup di wilayah beriklim sedang sangat menarik. \u201cKita perlu mengetahui fenomena ini karena peran lebah madu sangat penting bagi sektor pertanian yang berdampak pada ketahanan pangan global. Manusia bergantung pada jasa lingkungan lebah madu sebagai polinator,\u201d ujarnya. Lebah madu yang ia bahas adalah spesies Apis, khususnya Apis cerana dan Apis mellifera yang menjadi pollinator utama. Kedua spesies lebah madu ini memiliki kemampuan unik dalam meregulasi suhu tubuhnya. \u201cKemampuan ini bermula dari sejarah evolusi dan taksonomi delapan subspecies yang memiliki keunikan tersendiri. Kesuksesan masing-masing subspecies tidak bergantung pada populasi subspecies lainnya. Setiap model populasi berbagi karakteristik tersendiri karena keunikan genetiknya,\u201d lanjutnya. Selain peran penting genetik, tambahnya, lebah madu juga memiliki akses terhadap berbagai jenis tanaman bunga bernektar di wilayah beriklim sedang yang lebih baik. Tercukupinya kebutuhan makanan, akan membuat tubuh cukup hangat untuk bertahan hidup. Menurutnya, karakteristik tubuh lebah madu juga berperan penting dalam kemampuannya meregulasi suhu tubuh. Misalnya keunikan genetik pada lebah madu pekerja yang memiliki warna tubuh lebih gelap. \u201cLebah madu berwarna gelap cenderung lebih cepat menaikkan suhu tubuh dan mencapai suhu tubuh yang lebih seimbang. Karakteristik ini sangat baik agar mampu bertahan hidup di habitat bersuhu dingin,\u201d ungkapnya. Ia menambahkan, tubuh berwarna gelap sangat menguntungkan bagi individu lebah maupun koloni dalam hal adaptasi terhadap suhu dingin. Seleksi genetik sangat berperan dan prosesnya bergantung pada tingkah laku lebah madu pekerja yang menguntungkan koloninya. Ia mengungkapkan, seleksi genetika berulang dari aspek morfologi, tingkah laku dan sebagainya pada lebah madu merupakan mekanisme umum dalam kemampuan adaptasi lebah madu. Seleksi ini umumnya menargetkan lebah madu pekerja, tetapi sifat dan karakteristiknya tetap menguntungkan keberlangsungan koloni. \u201cVariabilitas genetik di wilayah ini serta variasi genetik yang bertahan mungkin menjadi pemicu utama mengapa seleksi genetik sering terjadi dalam evolusi lebah madu,\u201d ringkasnya. (MW\/Zul) Narasumber : Dr Windra Priawandiputra, Prof Xin Zhou, ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-23T03:40:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-30T07:40:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Biologi-IPB-University-Gelar-Kelas-Diskusi-Mengenal-Kemampuan-Unik-Lebah-Madu-Bertahan-Hidup-di-Wilayah-Bersuhu-Dingin-800x445-1-180x180-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4232#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4232\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Departemen Biologi FMIPA IPB University Gelar Kelas Diskusi: Mengenal Kemampuan Unik Lebah Madu Bertahan Hidup di Wilayah Bersuhu Dingin\",\"datePublished\":\"2022-11-23T03:40:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-30T07:40:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4232\"},\"wordCount\":419,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4232#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Departemen-Biologi-IPB-University-Gelar-Kelas-Diskusi-Mengenal-Kemampuan-Unik-Lebah-Madu-Bertahan-Hidup-di-Wilayah-Bersuhu-Dingin-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4232#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4232\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4232\",\"name\":\"Departemen Biologi FMIPA IPB University Gelar Kelas Diskusi: Mengenal Kemampuan Unik Lebah Madu Bertahan Hidup di Wilayah Bersuhu Dingin - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4232#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4232#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Departemen-Biologi-IPB-University-Gelar-Kelas-Diskusi-Mengenal-Kemampuan-Unik-Lebah-Madu-Bertahan-Hidup-di-Wilayah-Bersuhu-Dingin-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"datePublished\":\"2022-11-23T03:40:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-30T07:40:01+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4232#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4232\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4232#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Departemen-Biologi-IPB-University-Gelar-Kelas-Diskusi-Mengenal-Kemampuan-Unik-Lebah-Madu-Bertahan-Hidup-di-Wilayah-Bersuhu-Dingin-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Departemen-Biologi-IPB-University-Gelar-Kelas-Diskusi-Mengenal-Kemampuan-Unik-Lebah-Madu-Bertahan-Hidup-di-Wilayah-Bersuhu-Dingin-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4232#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Departemen Biologi FMIPA IPB University Gelar Kelas Diskusi: Mengenal Kemampuan Unik Lebah Madu Bertahan Hidup di Wilayah Bersuhu Dingin\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Departemen Biologi FMIPA IPB University Gelar Kelas Diskusi: Mengenal Kemampuan Unik Lebah Madu Bertahan Hidup di Wilayah Bersuhu Dingin - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Departemen Biologi FMIPA IPB University Gelar Kelas Diskusi: Mengenal Kemampuan Unik Lebah Madu Bertahan Hidup di Wilayah Bersuhu Dingin - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Lebah madu dikenal sebagai salah satu serangga polinator penghasil madu. Riset terkait ekologi dan genomik lebah ini juga semakin berkembang, terutama terkait kemampuannya bertahan hidup di tengah perubahan iklim. Membahas lebih lanjut terkait hal ini, Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Integrative Biology Class for Undergraduate Students dengan tema \u201cWarm and Fed: How Asian Honeybees Adapt to Temperate Climate\u201d, Senin (14\/11). Kuliah tamu ini dimoderatori oleh Dr Windra Priawandiputra, Dosen Departemen Biologi FMIPA IPB University. Prof Xin Zhou, Akademisi dari Departemen Entomologi, College of Plant Protection, China Agricultural University menjadi pembicara utama. Menurutnya, kemampuan lebah madu bertahan hidup di wilayah beriklim sedang sangat menarik. \u201cKita perlu mengetahui fenomena ini karena peran lebah madu sangat penting bagi sektor pertanian yang berdampak pada ketahanan pangan global. Manusia bergantung pada jasa lingkungan lebah madu sebagai polinator,\u201d ujarnya. Lebah madu yang ia bahas adalah spesies Apis, khususnya Apis cerana dan Apis mellifera yang menjadi pollinator utama. Kedua spesies lebah madu ini memiliki kemampuan unik dalam meregulasi suhu tubuhnya. \u201cKemampuan ini bermula dari sejarah evolusi dan taksonomi delapan subspecies yang memiliki keunikan tersendiri. Kesuksesan masing-masing subspecies tidak bergantung pada populasi subspecies lainnya. Setiap model populasi berbagi karakteristik tersendiri karena keunikan genetiknya,\u201d lanjutnya. Selain peran penting genetik, tambahnya, lebah madu juga memiliki akses terhadap berbagai jenis tanaman bunga bernektar di wilayah beriklim sedang yang lebih baik. Tercukupinya kebutuhan makanan, akan membuat tubuh cukup hangat untuk bertahan hidup. Menurutnya, karakteristik tubuh lebah madu juga berperan penting dalam kemampuannya meregulasi suhu tubuh. Misalnya keunikan genetik pada lebah madu pekerja yang memiliki warna tubuh lebih gelap. \u201cLebah madu berwarna gelap cenderung lebih cepat menaikkan suhu tubuh dan mencapai suhu tubuh yang lebih seimbang. Karakteristik ini sangat baik agar mampu bertahan hidup di habitat bersuhu dingin,\u201d ungkapnya. Ia menambahkan, tubuh berwarna gelap sangat menguntungkan bagi individu lebah maupun koloni dalam hal adaptasi terhadap suhu dingin. Seleksi genetik sangat berperan dan prosesnya bergantung pada tingkah laku lebah madu pekerja yang menguntungkan koloninya. Ia mengungkapkan, seleksi genetika berulang dari aspek morfologi, tingkah laku dan sebagainya pada lebah madu merupakan mekanisme umum dalam kemampuan adaptasi lebah madu. Seleksi ini umumnya menargetkan lebah madu pekerja, tetapi sifat dan karakteristiknya tetap menguntungkan keberlangsungan koloni. \u201cVariabilitas genetik di wilayah ini serta variasi genetik yang bertahan mungkin menjadi pemicu utama mengapa seleksi genetik sering terjadi dalam evolusi lebah madu,\u201d ringkasnya. (MW\/Zul) Narasumber : Dr Windra Priawandiputra, Prof Xin Zhou, ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2022-11-23T03:40:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-30T07:40:01+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Biologi-IPB-University-Gelar-Kelas-Diskusi-Mengenal-Kemampuan-Unik-Lebah-Madu-Bertahan-Hidup-di-Wilayah-Bersuhu-Dingin-800x445-1-180x180-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Departemen Biologi FMIPA IPB University Gelar Kelas Diskusi: Mengenal Kemampuan Unik Lebah Madu Bertahan Hidup di Wilayah Bersuhu Dingin","datePublished":"2022-11-23T03:40:00+00:00","dateModified":"2024-08-30T07:40:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232"},"wordCount":419,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Biologi-IPB-University-Gelar-Kelas-Diskusi-Mengenal-Kemampuan-Unik-Lebah-Madu-Bertahan-Hidup-di-Wilayah-Bersuhu-Dingin-800x445-1-180x180-1.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232","name":"Departemen Biologi FMIPA IPB University Gelar Kelas Diskusi: Mengenal Kemampuan Unik Lebah Madu Bertahan Hidup di Wilayah Bersuhu Dingin - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Biologi-IPB-University-Gelar-Kelas-Diskusi-Mengenal-Kemampuan-Unik-Lebah-Madu-Bertahan-Hidup-di-Wilayah-Bersuhu-Dingin-800x445-1-180x180-1.jpg","datePublished":"2022-11-23T03:40:00+00:00","dateModified":"2024-08-30T07:40:01+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Biologi-IPB-University-Gelar-Kelas-Diskusi-Mengenal-Kemampuan-Unik-Lebah-Madu-Bertahan-Hidup-di-Wilayah-Bersuhu-Dingin-800x445-1-180x180-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Biologi-IPB-University-Gelar-Kelas-Diskusi-Mengenal-Kemampuan-Unik-Lebah-Madu-Bertahan-Hidup-di-Wilayah-Bersuhu-Dingin-800x445-1-180x180-1.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4232#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Departemen Biologi FMIPA IPB University Gelar Kelas Diskusi: Mengenal Kemampuan Unik Lebah Madu Bertahan Hidup di Wilayah Bersuhu Dingin"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":39,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Departemen-Biologi-IPB-University-Gelar-Kelas-Diskusi-Mengenal-Kemampuan-Unik-Lebah-Madu-Bertahan-Hidup-di-Wilayah-Bersuhu-Dingin-800x445-1-180x180-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":4327,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4327","url_meta":{"origin":4232,"position":0},"title":"Departemen Biologi FMIPA IPB Gelar Seminar, Salah Satunya Ungkap Alasan Lebah Suka Berkoloni","author":"Support FMIPA","date":"14\/11\/2023","format":false,"excerpt":"Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali menggelar Seminar on Biology, Kamis (2\/11). Topik utama yang diulik terkait lebah dan isu-isu yang menyelimutinya dilihat dari sisi biologi. Adapun peserta yang hadir merupakan mahasiswa Departemen Biologi IPB University. Seminar ini menghadirkan dua mahasiswa, salah satunya dari\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3958,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3958","url_meta":{"origin":4232,"position":1},"title":"Dosen Biologi IPB University Jelaskan Pentingnya Peran Kelulut dalam Konservasi Hutan Berkelanjutan","author":"Support FMIPA","date":"16\/11\/2021","format":false,"excerpt":"Lebah memiliki peranan penting di dalam ekosistem lingkungan. Hilangnya serangga ini bahkan dapat mengancam keseimbangan ekosistem. Terkait hal ini, Dr Windra Priawandiputra, dosen IPB University dari Departemen Biologi berbagi pengetahuan tentang biologi lebah tanpa sengat atau kelulut. Ia menyebut, kelulut dapat menjadi dasar dalam budidaya lebah secara berkelanjutan dan sebagai\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":5047,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5047","url_meta":{"origin":4232,"position":2},"title":"Kenalkan Biopori, Warga Babakan Kembar, Situ Gunung Siap Gali Lubang","author":"FMIPA","date":"02\/08\/2019","format":false,"excerpt":"\"Kegiatan ini sangat bermanfaat. Warga sangat antusias menyaksikan demo yang disampaikan,\" ujar Juarma, Ketua RT Babakan Kembar, Desa Gede Pangrango, Kadudampit, yang terletak di kawasan Situ Gunung. Bertempat di Babakan Kembar, sejumlah dosen dan mahasiswa dari jenjang S1, S2, dan S3 di Departemen Biologi bertemu dengan warga untuk mensosialisasikan lubang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Sdgs Biologi&quot;","block_context":{"text":"Sdgs Biologi","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=45"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/2a.jpeg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/2a.jpeg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/2a.jpeg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/2a.jpeg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/2a.jpeg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":5082,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5082","url_meta":{"origin":4232,"position":3},"title":"DEPARTEMEN BIOLOGI IPB, Memulai Riset","author":"FMIPA","date":"08\/02\/2023","format":false,"excerpt":"UKICIS Pariwisata 2023-2026 di kepulauan Belitung Para peneliti di Departemen Biologi, FMIPA IPB University, tengah menjalankan riset tentang pemanfaatan sumber daya hayati untuk pariwisata berkelanjutan di Pulau Belitung. Penelitian ini merupakan bagian dari proyek yang dibiayai oleh LPDP, bekerja sama dengan UKICIS dan melibatkan berbagai perguruan tinggi. Proyek riset ini\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Sdgs Biologi&quot;","block_context":{"text":"Sdgs Biologi","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=45"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4259,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4259","url_meta":{"origin":4232,"position":4},"title":"Departemen Biologi FMIPA IPB University Memulai Riset UKICIS Pariwisata di Belitung","author":"Support FMIPA","date":"07\/02\/2023","format":false,"excerpt":"Para peneliti di Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University telah melakukan riset pemanfaatan sumberdaya hayati untuk pariwisata berkelanjutan dan terintegrasi. Rangkaian riset di bawah United Kingdom-Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences (UKICIS)-IPB yang dibiayai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini akan berlangsung selama empat tahun.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4020,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4020","url_meta":{"origin":4232,"position":5},"title":"Siswa-Siswi SMA Icip Kuliah Online Sehari di Departemen Biologi FMIPA IPB","author":"Support FMIPA","date":"17\/03\/2022","format":false,"excerpt":"Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) kembali menggelar kegiatan Kuliah Online Sehari di BioIPB melalui Zoom, (25\/02). Kegiatan diadakan untuk mempromosikan Departemen Biologi kepada para siswa SMA kelas 12. Melalui Kuliah Online Sehari ini, para siswa tidak hanya dapat mencicipi bagaimana rasanya menjadi mahasiswa Biologi IPB University.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4232","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4232"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4232\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4234,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4232\/revisions\/4234"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4232"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4232"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4232"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}