{"id":4250,"date":"2023-02-07T10:45:00","date_gmt":"2023-02-07T03:45:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250"},"modified":"2024-08-30T15:00:24","modified_gmt":"2024-08-30T08:00:24","slug":"c-et-chic-inovasi-dosen-departemen-fisika-fmipa-ipb-university-untuk-turunkan-kasus-karies-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250","title":{"rendered":"c et chic: Inovasi Dosen Departemen Fisika FMIPA IPB University untuk Turunkan Kasus Karies di Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p>Perhatian terhadap kesehatan gigi dan mulut tidak jarang sering terlewatkan. Adanya gangguan pada gigi dan mulut akan menyebabkan gangguan pada kehidupan sehari-hari. Seperti menurunnya kesehatan secara umum, menurunkan kepercayaan diri dan mengganggu performa kehidupan sehari-hari. Penyakit gigi yang umum terjadi adalah karies. Di Indonesia, kasus karies pada gigi dapat dikatakan cukup tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dr Yessie Widya Sari, Dosen Departemen Fisika IPB University bersama Dr Wulan Tri Wahyuni, Dosen Departemen Kimia yang juga peneliti di Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) IPB University membuat inovasi yang dinamakan pasta gigi \u201cc et chic\u201d. Penemuan pasta gigi ini tergabung dalam Riset Inovatif Produktif (Rispro) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cGaya hidup masyarakat belakangan ini memiliki kecenderungan untuk banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat men-trigger karies gigi. Di antaranya adalah makanan yang manis dan asam. Departemen Fisika, Departemen Kimia dan Pusat Studi Biofarmaka Tropika ada keinginan untuk meminimalisir kasus karies di Indonesia,\u201d ujar Dr Yessie.<\/p>\n\n\n\n<p>Dikatakannya, c et chic adalah suatu inovasi yang terbuat dari dua kombinasi nano hidroksiapatit dan rimpang temu hitam. \u201cPasta gigi yang kami hasilkan ini mengandung triple action yaitu senyawa yang mampu melakukan remineralisasi, sebagai anti bakteri, dan sebagai anti plak gigi. Senyawa gigi memiliki karakter yang analog dengan mineral tulang manusia. Keberadaan nano hidroksiapatit akan mampu menutup lubang-lubang yang ada pada gigi. Triple action dari kombinasi nano hidroksiapatit dan minyak atsiri rimpang temu hitam ini seluruhnya berasal dari dalam negeri, sehingga tidak perlu bergantung pada pasokan impor,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menjelaskan, proses pembuatan pasta c et chic sendiri terdiri atas tiga tahap, yaitu pembakaran cangkang telur menggunakan tungku pembakaran untuk menghasilkan kalsium oksida. Kemudian mencampurkan kalsium hasil pembakaran dengan senyawa fosfat untuk menghasilkan nano hidroksiapatit.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTahap kedua adalah proses destilasi rimpang temu hitam untuk memperoleh minyak atsiri. Dan pada tahap terakhir campurkan nano hidroksiapatit dengan minyak rimpang temu hitam ke dalam bahan utama pasta gigi sehingga menghasilkan pasta gigi c et chic,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia mengklaim, pasta gigi c et chic memiliki kelebihan dibandingkan dengan pasta gigi komersial yang ada di pasaran. Yaitu dari rimpang temu hitam dan nano hidroksiapatit dari cangkang telur. \u201cDiharapkan dengan inovasi c et chic dapat menurunkan jumlah angka karies di Indonesia. Apabila ini tercapai maka mampu meningkatkan hidup masyarakat Indonesia,\u201d tandasnya. (SMH\/Zul)<\/p>\n\n\n\n<p>Narasumber : Dr Yessie Widya Sari, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perhatian terhadap kesehatan gigi dan mulut tidak jarang sering terlewatkan. Adanya gangguan pada gigi dan mulut akan menyebabkan gangguan pada kehidupan sehari-hari. Seperti menurunnya kesehatan secara umum, menurunkan kepercayaan diri dan mengganggu performa kehidupan sehari-hari. Penyakit gigi yang umum terjadi adalah karies. Di Indonesia, kasus karies pada gigi dapat dikatakan cukup tinggi. Dr Yessie Widya Sari, Dosen Departemen Fisika IPB University bersama Dr Wulan Tri Wahyuni, Dosen Departemen Kimia yang juga peneliti di Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) IPB University membuat inovasi yang dinamakan pasta gigi \u201cc et chic\u201d. Penemuan pasta gigi ini tergabung dalam Riset Inovatif Produktif (Rispro) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. \u201cGaya hidup masyarakat belakangan ini memiliki kecenderungan untuk banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat men-trigger karies gigi. Di antaranya adalah makanan yang manis dan asam. Departemen Fisika, Departemen Kimia dan Pusat Studi Biofarmaka Tropika ada keinginan untuk meminimalisir kasus karies di Indonesia,\u201d ujar Dr Yessie. Dikatakannya, c et chic adalah suatu inovasi yang terbuat dari dua kombinasi nano hidroksiapatit dan rimpang temu hitam. \u201cPasta gigi yang kami hasilkan ini mengandung triple action yaitu senyawa yang mampu melakukan remineralisasi, sebagai anti bakteri, dan sebagai anti plak gigi. Senyawa gigi memiliki karakter yang analog dengan mineral tulang manusia. Keberadaan nano hidroksiapatit akan mampu menutup lubang-lubang yang ada pada gigi. Triple action dari kombinasi nano hidroksiapatit dan minyak atsiri rimpang temu hitam ini seluruhnya berasal dari dalam negeri, sehingga tidak perlu bergantung pada pasokan impor,\u201d tuturnya. Ia menjelaskan, proses pembuatan pasta c et chic sendiri terdiri atas tiga tahap, yaitu pembakaran cangkang telur menggunakan tungku pembakaran untuk menghasilkan kalsium oksida. Kemudian mencampurkan kalsium hasil pembakaran dengan senyawa fosfat untuk menghasilkan nano hidroksiapatit. \u201cTahap kedua adalah proses destilasi rimpang temu hitam untuk memperoleh minyak atsiri. Dan pada tahap terakhir campurkan nano hidroksiapatit dengan minyak rimpang temu hitam ke dalam bahan utama pasta gigi sehingga menghasilkan pasta gigi c et chic,\u201d jelasnya. Ia mengklaim, pasta gigi c et chic memiliki kelebihan dibandingkan dengan pasta gigi komersial yang ada di pasaran. Yaitu dari rimpang temu hitam dan nano hidroksiapatit dari cangkang telur. \u201cDiharapkan dengan inovasi c et chic dapat menurunkan jumlah angka karies di Indonesia. Apabila ini tercapai maka mampu meningkatkan hidup masyarakat Indonesia,\u201d tandasnya. (SMH\/Zul) Narasumber : Dr Yessie Widya Sari, ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4251,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-4250","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>c et chic: Inovasi Dosen Departemen Fisika FMIPA IPB University untuk Turunkan Kasus Karies di Indonesia - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"c et chic: Inovasi Dosen Departemen Fisika FMIPA IPB University untuk Turunkan Kasus Karies di Indonesia - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perhatian terhadap kesehatan gigi dan mulut tidak jarang sering terlewatkan. Adanya gangguan pada gigi dan mulut akan menyebabkan gangguan pada kehidupan sehari-hari. Seperti menurunnya kesehatan secara umum, menurunkan kepercayaan diri dan mengganggu performa kehidupan sehari-hari. Penyakit gigi yang umum terjadi adalah karies. Di Indonesia, kasus karies pada gigi dapat dikatakan cukup tinggi. Dr Yessie Widya Sari, Dosen Departemen Fisika IPB University bersama Dr Wulan Tri Wahyuni, Dosen Departemen Kimia yang juga peneliti di Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) IPB University membuat inovasi yang dinamakan pasta gigi \u201cc et chic\u201d. Penemuan pasta gigi ini tergabung dalam Riset Inovatif Produktif (Rispro) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. \u201cGaya hidup masyarakat belakangan ini memiliki kecenderungan untuk banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat men-trigger karies gigi. Di antaranya adalah makanan yang manis dan asam. Departemen Fisika, Departemen Kimia dan Pusat Studi Biofarmaka Tropika ada keinginan untuk meminimalisir kasus karies di Indonesia,\u201d ujar Dr Yessie. Dikatakannya, c et chic adalah suatu inovasi yang terbuat dari dua kombinasi nano hidroksiapatit dan rimpang temu hitam. \u201cPasta gigi yang kami hasilkan ini mengandung triple action yaitu senyawa yang mampu melakukan remineralisasi, sebagai anti bakteri, dan sebagai anti plak gigi. Senyawa gigi memiliki karakter yang analog dengan mineral tulang manusia. Keberadaan nano hidroksiapatit akan mampu menutup lubang-lubang yang ada pada gigi. Triple action dari kombinasi nano hidroksiapatit dan minyak atsiri rimpang temu hitam ini seluruhnya berasal dari dalam negeri, sehingga tidak perlu bergantung pada pasokan impor,\u201d tuturnya. Ia menjelaskan, proses pembuatan pasta c et chic sendiri terdiri atas tiga tahap, yaitu pembakaran cangkang telur menggunakan tungku pembakaran untuk menghasilkan kalsium oksida. Kemudian mencampurkan kalsium hasil pembakaran dengan senyawa fosfat untuk menghasilkan nano hidroksiapatit. \u201cTahap kedua adalah proses destilasi rimpang temu hitam untuk memperoleh minyak atsiri. Dan pada tahap terakhir campurkan nano hidroksiapatit dengan minyak rimpang temu hitam ke dalam bahan utama pasta gigi sehingga menghasilkan pasta gigi c et chic,\u201d jelasnya. Ia mengklaim, pasta gigi c et chic memiliki kelebihan dibandingkan dengan pasta gigi komersial yang ada di pasaran. Yaitu dari rimpang temu hitam dan nano hidroksiapatit dari cangkang telur. \u201cDiharapkan dengan inovasi c et chic dapat menurunkan jumlah angka karies di Indonesia. Apabila ini tercapai maka mampu meningkatkan hidup masyarakat Indonesia,\u201d tandasnya. (SMH\/Zul) Narasumber : Dr Yessie Widya Sari, ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-07T03:45:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-30T08:00:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Inovasi-Dosen-IPB-University-untuk-Turunkan-Kasus-Karies-di-Indonesia-800x445-1-180x180-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"c et chic: Inovasi Dosen Departemen Fisika FMIPA IPB University untuk Turunkan Kasus Karies di Indonesia\",\"datePublished\":\"2023-02-07T03:45:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-30T08:00:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250\"},\"wordCount\":393,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Inovasi-Dosen-IPB-University-untuk-Turunkan-Kasus-Karies-di-Indonesia-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250\",\"url\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250\",\"name\":\"c et chic: Inovasi Dosen Departemen Fisika FMIPA IPB University untuk Turunkan Kasus Karies di Indonesia - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Inovasi-Dosen-IPB-University-untuk-Turunkan-Kasus-Karies-di-Indonesia-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-02-07T03:45:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-30T08:00:24+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Inovasi-Dosen-IPB-University-untuk-Turunkan-Kasus-Karies-di-Indonesia-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Inovasi-Dosen-IPB-University-untuk-Turunkan-Kasus-Karies-di-Indonesia-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"c et chic: Inovasi Dosen Departemen Fisika FMIPA IPB University untuk Turunkan Kasus Karies di Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"c et chic: Inovasi Dosen Departemen Fisika FMIPA IPB University untuk Turunkan Kasus Karies di Indonesia - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"c et chic: Inovasi Dosen Departemen Fisika FMIPA IPB University untuk Turunkan Kasus Karies di Indonesia - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Perhatian terhadap kesehatan gigi dan mulut tidak jarang sering terlewatkan. Adanya gangguan pada gigi dan mulut akan menyebabkan gangguan pada kehidupan sehari-hari. Seperti menurunnya kesehatan secara umum, menurunkan kepercayaan diri dan mengganggu performa kehidupan sehari-hari. Penyakit gigi yang umum terjadi adalah karies. Di Indonesia, kasus karies pada gigi dapat dikatakan cukup tinggi. Dr Yessie Widya Sari, Dosen Departemen Fisika IPB University bersama Dr Wulan Tri Wahyuni, Dosen Departemen Kimia yang juga peneliti di Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) IPB University membuat inovasi yang dinamakan pasta gigi \u201cc et chic\u201d. Penemuan pasta gigi ini tergabung dalam Riset Inovatif Produktif (Rispro) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. \u201cGaya hidup masyarakat belakangan ini memiliki kecenderungan untuk banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat men-trigger karies gigi. Di antaranya adalah makanan yang manis dan asam. Departemen Fisika, Departemen Kimia dan Pusat Studi Biofarmaka Tropika ada keinginan untuk meminimalisir kasus karies di Indonesia,\u201d ujar Dr Yessie. Dikatakannya, c et chic adalah suatu inovasi yang terbuat dari dua kombinasi nano hidroksiapatit dan rimpang temu hitam. \u201cPasta gigi yang kami hasilkan ini mengandung triple action yaitu senyawa yang mampu melakukan remineralisasi, sebagai anti bakteri, dan sebagai anti plak gigi. Senyawa gigi memiliki karakter yang analog dengan mineral tulang manusia. Keberadaan nano hidroksiapatit akan mampu menutup lubang-lubang yang ada pada gigi. Triple action dari kombinasi nano hidroksiapatit dan minyak atsiri rimpang temu hitam ini seluruhnya berasal dari dalam negeri, sehingga tidak perlu bergantung pada pasokan impor,\u201d tuturnya. Ia menjelaskan, proses pembuatan pasta c et chic sendiri terdiri atas tiga tahap, yaitu pembakaran cangkang telur menggunakan tungku pembakaran untuk menghasilkan kalsium oksida. Kemudian mencampurkan kalsium hasil pembakaran dengan senyawa fosfat untuk menghasilkan nano hidroksiapatit. \u201cTahap kedua adalah proses destilasi rimpang temu hitam untuk memperoleh minyak atsiri. Dan pada tahap terakhir campurkan nano hidroksiapatit dengan minyak rimpang temu hitam ke dalam bahan utama pasta gigi sehingga menghasilkan pasta gigi c et chic,\u201d jelasnya. Ia mengklaim, pasta gigi c et chic memiliki kelebihan dibandingkan dengan pasta gigi komersial yang ada di pasaran. Yaitu dari rimpang temu hitam dan nano hidroksiapatit dari cangkang telur. \u201cDiharapkan dengan inovasi c et chic dapat menurunkan jumlah angka karies di Indonesia. Apabila ini tercapai maka mampu meningkatkan hidup masyarakat Indonesia,\u201d tandasnya. (SMH\/Zul) Narasumber : Dr Yessie Widya Sari, ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2023-02-07T03:45:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-30T08:00:24+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Inovasi-Dosen-IPB-University-untuk-Turunkan-Kasus-Karies-di-Indonesia-800x445-1-180x180-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"c et chic: Inovasi Dosen Departemen Fisika FMIPA IPB University untuk Turunkan Kasus Karies di Indonesia","datePublished":"2023-02-07T03:45:00+00:00","dateModified":"2024-08-30T08:00:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250"},"wordCount":393,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Inovasi-Dosen-IPB-University-untuk-Turunkan-Kasus-Karies-di-Indonesia-800x445-1-180x180-1.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250","name":"c et chic: Inovasi Dosen Departemen Fisika FMIPA IPB University untuk Turunkan Kasus Karies di Indonesia - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Inovasi-Dosen-IPB-University-untuk-Turunkan-Kasus-Karies-di-Indonesia-800x445-1-180x180-1.jpg","datePublished":"2023-02-07T03:45:00+00:00","dateModified":"2024-08-30T08:00:24+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Inovasi-Dosen-IPB-University-untuk-Turunkan-Kasus-Karies-di-Indonesia-800x445-1-180x180-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Inovasi-Dosen-IPB-University-untuk-Turunkan-Kasus-Karies-di-Indonesia-800x445-1-180x180-1.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4250#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"c et chic: Inovasi Dosen Departemen Fisika FMIPA IPB University untuk Turunkan Kasus Karies di Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":13,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Inovasi-Dosen-IPB-University-untuk-Turunkan-Kasus-Karies-di-Indonesia-800x445-1-180x180-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":4318,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4318","url_meta":{"origin":4250,"position":0},"title":"Ratusan Guru Madrasah Aliyah Se-Indonesia Ramaikan Pelatihan Praktikum Bersama Departemen Fisika FMIPA IPB","author":"Support FMIPA","date":"25\/10\/2023","format":false,"excerpt":"Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fisika Madrasah Aliyah (MA) Nasional mengadakan Pelatihan Praktikum Bersama secara daring. Acara ini dihadiri oleh sekitar 300 guru MA baik negeri maupun swasta yang ada di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4063,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4063","url_meta":{"origin":4250,"position":1},"title":"Tingkatkan Prestasi dan Pelayanan, Departemen Fisika FMIPA IPB Gelar Rangkaian Acara","author":"Support FMIPA","date":"27\/05\/2022","format":false,"excerpt":"Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University mengadakan Peningkatan Kompetensi Dosen dan Tendik Departemen Fisika di Leuweng Geledegan Ecolodge, 10-11\/5. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari beberapa acara yakni rapat kerja divisi, workshop Teknologi Informasi, halal bihalal, malam keakraban, dan team building. Rapat kerja divisi masing-masing dibuka\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4288,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4288","url_meta":{"origin":4250,"position":2},"title":"Departemen Fisika FMIPA IPB sebagai Co-organizer pada Konferensi Fotonik Dunia InCape 2023 di Kuala Lumpur","author":"Support FMIPA","date":"21\/09\/2023","format":false,"excerpt":"Fakultas Kejuruteraan dan Teknologi Elektronik Universiti Malaysia Perlis (Unimap) bersama Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menyelenggarakan The 4th International Conference on Applied Photonics and Electronics (InCape 2023). Bertempat di World Trade Center Kuala Lumpur, Malaysia konferensi fotonik (cahaya) dunia ini merupakan agenda dwi tahunan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4214,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4214","url_meta":{"origin":4250,"position":3},"title":"Dr Irzaman Jadi Salah Satu Pembicara Kunci di YSSSEE 2022, Bahas Alat Deteksi Dini Kadar Haemoglobin dan Glukosa dalam Darah","author":"Support FMIPA","date":"03\/11\/2022","format":false,"excerpt":"Dr Irzaman, dosen IPB University menjadi pembicara kunci dalam The 5th Young Scholar Symposium on Science and Mathematics Education and Environment 2022 (The 5th YSSSEE 2022), Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (25-26\/10). Dosen dari Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ini mempresentasikan makalah dengan judul Ferroelectrics\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3882,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3882","url_meta":{"origin":4250,"position":4},"title":"Departemen Biologi FMIPA IPB University Berikan Kuliah Online Sehari untuk Siswa SMA","author":"Support FMIPA","date":"02\/02\/2021","format":false,"excerpt":"Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMABIO) \u2013 Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar webinar daring \u201cKuliah Online Sehari di Bio IPB 2021\u201d, (29\/01). Kegiatan yang diperuntukkan bagi siswa-siswi SMA\/MA\/SMK seluruh Indonesia tersebut digelar dalam rangka memperkenalkan Departemen Biologi IPB University dan prospeknya bagi masa depan. Dr\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3909,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3909","url_meta":{"origin":4250,"position":5},"title":"Siswa SMA Ramai Ikuti Coaching dan Praktikum Virtual Departemen Fisika FMIPA IPB","author":"Support FMIPA","date":"02\/03\/2021","format":false,"excerpt":"Di tengah pandemi, Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam, IPB University tetap gencar untuk melakukan promosi untuk siswa-siswi SMA dalam kegiatan Physics Goes to School (PGTS). Digelar secara virtual, 27\/02, PGTS diminati banyak siswa. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan wawasan siswa serta kompetensi guru terhadap sains fisika\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4250","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4250"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4250\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4252,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4250\/revisions\/4252"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4251"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4250"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4250"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4250"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}