{"id":4273,"date":"2023-02-21T10:55:00","date_gmt":"2023-02-21T03:55:00","guid":{"rendered":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273"},"modified":"2024-08-30T16:04:04","modified_gmt":"2024-08-30T09:04:04","slug":"dua-dosen-fmipa-ipb-university-bahas-ekohidrologi-dalam-mendukung-ekonomi-hijau-dari-sisi-sains-dan-kajian-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273","title":{"rendered":"Dua Dosen FMIPA IPB University Bahas Ekohidrologi dalam Mendukung Ekonomi Hijau dari Sisi Sains dan Kajian Islam"},"content":{"rendered":"\n<p>Ekonomi hijau merupakan konsep ekonomi berkelanjutan yang berfokus kepada lingkungan. Ekonomi hijau terus didorong oleh Pemerintah Indonesia dengan melibatkan berbagai pihak. Di dalamnya, aspek ekohidrologi juga tidak bisa diabaikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Membahas hal ini dari sisi sains dan kajian Islam, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar acara TerCerahkan episode ke-13 dengan tema \u201cPeranan Ekohidrologi untuk Mendukung Green Economy\u201d secara daring, (14\/02).<\/p>\n\n\n\n<p>Dr Muh Taufik, Dosen IPB University dari Departemen Geofisika dan Meteorologi FMIPA menjelaskan dalam penerapan ekonomi hijau, ekohidrologi memiliki peranan penting. Ekohidrologi berfokus pada dampak dan fungsi perubahan siklus air terhadap ekosistem dan sebaliknya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPemahaman ekohidrologi harus mengintegrasikan berbagai ilmu terkait sains, mulai dari cuaca, aliran air dan berbagai variabel yang penting dari ekohidrologi,\u201d katanya. Menurutnya, keberadaan vegetasi dalam lingkup ekohidrologi mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan membantu memperlancar infiltrasi ke tanah. Selain itu menurunkan risiko limpasan air, erosi dan kekeruhan air sungai.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menambahkan, fungsi ekohidrologi ini harus terus dijaga, terlebih kondisi lahan gambut di Indonesia sangat memprihatinkan. Dengan luasan lebih dari 12 juta hektar, sekitar dua juta hektar lahan gambut telah terdegradasi. Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan ekosistem hingga kebakaran gambut yang berulang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDalam konsep green economy, kita harus menyeimbangkan antara kebutuhan ekologi dan pertumbuhan ekonomi agar terjadi kestabilan ekonomi dan lingkungan,\u201d lanjutnya. Ia menekankan, green economy dapat dijalankan namun harus ada upaya restorasi lahan gambut untuk mengembalikan fungsi awalnya. Konsep pengelolaan air dalam upaya restorasi ini sangat penting agar dapat menekan risiko kebakaran dan tingkat subsidensi gambut.<\/p>\n\n\n\n<p>Prof Hasim, Dosen IPB University dari Departemen Biokimia FMIPA mengaitkannya dengan kajian Islam. Ia menerangkan, air dapat menjadi sumber keberkahan maupun bencana, tergantung dari perbuatan manusia. Disebutkan dalam Kitab Suci Al-Qur\u2019an bahwa air dapat menjadi rezeki maupun bencana agar manusia diingatkan kembali untuk tidak merusak lingkungan.<br>\u201cAir dan manfaatnya merupakan keputusan Allah SWT yang sudah mutlak. Sehingga perlu ada manajemen air, di samping itu diperkuat dengan tauhid,\u201d katanya. Menurutnya, keberkatan air dapat dilihat secara molekular maupun secara lingkungan. Tidak ada satupun ciptaan Tuhan yang sia-sia, semuanya berkontribusi dalam sistem kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cAir menyebabkan biji-bijian dapat tumbuh dan makhluk hidup tetap bertahan hidup. Allah telah mengatur sumber air dan manfaatnya di bumi, sehingga tidak boleh dirusak oleh keserakahan manusia,\u201d imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Peran umat Muslim, ia melanjutkan, sangat penting dalam pelestarian alam. Manusia perlu belajar dari cerita terdahulu yakni cerita kaum Saba\u2019 sebagai tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Pembangunan infrastruktur air tidak dapat sukses bila tanpa ada rasa syukur kepada Tuhan. Konsep green economy, menurutnya juga tidak bisa jalan tanpa pendekatan spiritual. (MW)<\/p>\n\n\n\n<p>Narasumber : Dr Muh Taufik, Prof Hasim<br>Source : ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ekonomi hijau merupakan konsep ekonomi berkelanjutan yang berfokus kepada lingkungan. Ekonomi hijau terus didorong oleh Pemerintah Indonesia dengan melibatkan berbagai pihak. Di dalamnya, aspek ekohidrologi juga tidak bisa diabaikan. Membahas hal ini dari sisi sains dan kajian Islam, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar acara TerCerahkan episode ke-13 dengan tema \u201cPeranan Ekohidrologi untuk Mendukung Green Economy\u201d secara daring, (14\/02). Dr Muh Taufik, Dosen IPB University dari Departemen Geofisika dan Meteorologi FMIPA menjelaskan dalam penerapan ekonomi hijau, ekohidrologi memiliki peranan penting. Ekohidrologi berfokus pada dampak dan fungsi perubahan siklus air terhadap ekosistem dan sebaliknya. \u201cPemahaman ekohidrologi harus mengintegrasikan berbagai ilmu terkait sains, mulai dari cuaca, aliran air dan berbagai variabel yang penting dari ekohidrologi,\u201d katanya. Menurutnya, keberadaan vegetasi dalam lingkup ekohidrologi mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan membantu memperlancar infiltrasi ke tanah. Selain itu menurunkan risiko limpasan air, erosi dan kekeruhan air sungai. Ia menambahkan, fungsi ekohidrologi ini harus terus dijaga, terlebih kondisi lahan gambut di Indonesia sangat memprihatinkan. Dengan luasan lebih dari 12 juta hektar, sekitar dua juta hektar lahan gambut telah terdegradasi. Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan ekosistem hingga kebakaran gambut yang berulang. \u201cDalam konsep green economy, kita harus menyeimbangkan antara kebutuhan ekologi dan pertumbuhan ekonomi agar terjadi kestabilan ekonomi dan lingkungan,\u201d lanjutnya. Ia menekankan, green economy dapat dijalankan namun harus ada upaya restorasi lahan gambut untuk mengembalikan fungsi awalnya. Konsep pengelolaan air dalam upaya restorasi ini sangat penting agar dapat menekan risiko kebakaran dan tingkat subsidensi gambut. Prof Hasim, Dosen IPB University dari Departemen Biokimia FMIPA mengaitkannya dengan kajian Islam. Ia menerangkan, air dapat menjadi sumber keberkahan maupun bencana, tergantung dari perbuatan manusia. Disebutkan dalam Kitab Suci Al-Qur\u2019an bahwa air dapat menjadi rezeki maupun bencana agar manusia diingatkan kembali untuk tidak merusak lingkungan.\u201cAir dan manfaatnya merupakan keputusan Allah SWT yang sudah mutlak. Sehingga perlu ada manajemen air, di samping itu diperkuat dengan tauhid,\u201d katanya. Menurutnya, keberkatan air dapat dilihat secara molekular maupun secara lingkungan. Tidak ada satupun ciptaan Tuhan yang sia-sia, semuanya berkontribusi dalam sistem kehidupan. \u201cAir menyebabkan biji-bijian dapat tumbuh dan makhluk hidup tetap bertahan hidup. Allah telah mengatur sumber air dan manfaatnya di bumi, sehingga tidak boleh dirusak oleh keserakahan manusia,\u201d imbuhnya. Peran umat Muslim, ia melanjutkan, sangat penting dalam pelestarian alam. Manusia perlu belajar dari cerita terdahulu yakni cerita kaum Saba\u2019 sebagai tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Pembangunan infrastruktur air tidak dapat sukses bila tanpa ada rasa syukur kepada Tuhan. Konsep green economy, menurutnya juga tidak bisa jalan tanpa pendekatan spiritual. (MW) Narasumber : Dr Muh Taufik, Prof HasimSource : ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4274,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-4273","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dua Dosen FMIPA IPB University Bahas Ekohidrologi dalam Mendukung Ekonomi Hijau dari Sisi Sains dan Kajian Islam - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dua Dosen FMIPA IPB University Bahas Ekohidrologi dalam Mendukung Ekonomi Hijau dari Sisi Sains dan Kajian Islam - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ekonomi hijau merupakan konsep ekonomi berkelanjutan yang berfokus kepada lingkungan. Ekonomi hijau terus didorong oleh Pemerintah Indonesia dengan melibatkan berbagai pihak. Di dalamnya, aspek ekohidrologi juga tidak bisa diabaikan. Membahas hal ini dari sisi sains dan kajian Islam, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar acara TerCerahkan episode ke-13 dengan tema \u201cPeranan Ekohidrologi untuk Mendukung Green Economy\u201d secara daring, (14\/02). Dr Muh Taufik, Dosen IPB University dari Departemen Geofisika dan Meteorologi FMIPA menjelaskan dalam penerapan ekonomi hijau, ekohidrologi memiliki peranan penting. Ekohidrologi berfokus pada dampak dan fungsi perubahan siklus air terhadap ekosistem dan sebaliknya. \u201cPemahaman ekohidrologi harus mengintegrasikan berbagai ilmu terkait sains, mulai dari cuaca, aliran air dan berbagai variabel yang penting dari ekohidrologi,\u201d katanya. Menurutnya, keberadaan vegetasi dalam lingkup ekohidrologi mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan membantu memperlancar infiltrasi ke tanah. Selain itu menurunkan risiko limpasan air, erosi dan kekeruhan air sungai. Ia menambahkan, fungsi ekohidrologi ini harus terus dijaga, terlebih kondisi lahan gambut di Indonesia sangat memprihatinkan. Dengan luasan lebih dari 12 juta hektar, sekitar dua juta hektar lahan gambut telah terdegradasi. Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan ekosistem hingga kebakaran gambut yang berulang. \u201cDalam konsep green economy, kita harus menyeimbangkan antara kebutuhan ekologi dan pertumbuhan ekonomi agar terjadi kestabilan ekonomi dan lingkungan,\u201d lanjutnya. Ia menekankan, green economy dapat dijalankan namun harus ada upaya restorasi lahan gambut untuk mengembalikan fungsi awalnya. Konsep pengelolaan air dalam upaya restorasi ini sangat penting agar dapat menekan risiko kebakaran dan tingkat subsidensi gambut. Prof Hasim, Dosen IPB University dari Departemen Biokimia FMIPA mengaitkannya dengan kajian Islam. Ia menerangkan, air dapat menjadi sumber keberkahan maupun bencana, tergantung dari perbuatan manusia. Disebutkan dalam Kitab Suci Al-Qur\u2019an bahwa air dapat menjadi rezeki maupun bencana agar manusia diingatkan kembali untuk tidak merusak lingkungan.\u201cAir dan manfaatnya merupakan keputusan Allah SWT yang sudah mutlak. Sehingga perlu ada manajemen air, di samping itu diperkuat dengan tauhid,\u201d katanya. Menurutnya, keberkatan air dapat dilihat secara molekular maupun secara lingkungan. Tidak ada satupun ciptaan Tuhan yang sia-sia, semuanya berkontribusi dalam sistem kehidupan. \u201cAir menyebabkan biji-bijian dapat tumbuh dan makhluk hidup tetap bertahan hidup. Allah telah mengatur sumber air dan manfaatnya di bumi, sehingga tidak boleh dirusak oleh keserakahan manusia,\u201d imbuhnya. Peran umat Muslim, ia melanjutkan, sangat penting dalam pelestarian alam. Manusia perlu belajar dari cerita terdahulu yakni cerita kaum Saba\u2019 sebagai tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Pembangunan infrastruktur air tidak dapat sukses bila tanpa ada rasa syukur kepada Tuhan. Konsep green economy, menurutnya juga tidak bisa jalan tanpa pendekatan spiritual. (MW) Narasumber : Dr Muh Taufik, Prof HasimSource : ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-21T03:55:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-30T09:04:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dua-Dosen-IPB-University-Bahas-Ekohidrologi-dalam-Mendukung-Ekonomi-Hijau-dari-Sisi-Sains-dan-Kajian-Islam-800x445-1-180x180-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Support FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4273#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4273\"},\"author\":{\"name\":\"Support FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\"},\"headline\":\"Dua Dosen FMIPA IPB University Bahas Ekohidrologi dalam Mendukung Ekonomi Hijau dari Sisi Sains dan Kajian Islam\",\"datePublished\":\"2023-02-21T03:55:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-30T09:04:04+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4273\"},\"wordCount\":434,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4273#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Dua-Dosen-IPB-University-Bahas-Ekohidrologi-dalam-Mendukung-Ekonomi-Hijau-dari-Sisi-Sains-dan-Kajian-Islam-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4273#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4273\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4273\",\"name\":\"Dua Dosen FMIPA IPB University Bahas Ekohidrologi dalam Mendukung Ekonomi Hijau dari Sisi Sains dan Kajian Islam - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4273#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4273#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Dua-Dosen-IPB-University-Bahas-Ekohidrologi-dalam-Mendukung-Ekonomi-Hijau-dari-Sisi-Sains-dan-Kajian-Islam-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-02-21T03:55:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-30T09:04:04+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4273#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4273\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4273#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Dua-Dosen-IPB-University-Bahas-Ekohidrologi-dalam-Mendukung-Ekonomi-Hijau-dari-Sisi-Sains-dan-Kajian-Islam-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/08\\\/Dua-Dosen-IPB-University-Bahas-Ekohidrologi-dalam-Mendukung-Ekonomi-Hijau-dari-Sisi-Sains-dan-Kajian-Islam-800x445-1-180x180-1.jpg\",\"width\":180,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=4273#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dua Dosen FMIPA IPB University Bahas Ekohidrologi dalam Mendukung Ekonomi Hijau dari Sisi Sains dan Kajian Islam\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef\",\"name\":\"Support FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Support FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dua Dosen FMIPA IPB University Bahas Ekohidrologi dalam Mendukung Ekonomi Hijau dari Sisi Sains dan Kajian Islam - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dua Dosen FMIPA IPB University Bahas Ekohidrologi dalam Mendukung Ekonomi Hijau dari Sisi Sains dan Kajian Islam - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Ekonomi hijau merupakan konsep ekonomi berkelanjutan yang berfokus kepada lingkungan. Ekonomi hijau terus didorong oleh Pemerintah Indonesia dengan melibatkan berbagai pihak. Di dalamnya, aspek ekohidrologi juga tidak bisa diabaikan. Membahas hal ini dari sisi sains dan kajian Islam, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar acara TerCerahkan episode ke-13 dengan tema \u201cPeranan Ekohidrologi untuk Mendukung Green Economy\u201d secara daring, (14\/02). Dr Muh Taufik, Dosen IPB University dari Departemen Geofisika dan Meteorologi FMIPA menjelaskan dalam penerapan ekonomi hijau, ekohidrologi memiliki peranan penting. Ekohidrologi berfokus pada dampak dan fungsi perubahan siklus air terhadap ekosistem dan sebaliknya. \u201cPemahaman ekohidrologi harus mengintegrasikan berbagai ilmu terkait sains, mulai dari cuaca, aliran air dan berbagai variabel yang penting dari ekohidrologi,\u201d katanya. Menurutnya, keberadaan vegetasi dalam lingkup ekohidrologi mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan membantu memperlancar infiltrasi ke tanah. Selain itu menurunkan risiko limpasan air, erosi dan kekeruhan air sungai. Ia menambahkan, fungsi ekohidrologi ini harus terus dijaga, terlebih kondisi lahan gambut di Indonesia sangat memprihatinkan. Dengan luasan lebih dari 12 juta hektar, sekitar dua juta hektar lahan gambut telah terdegradasi. Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan ekosistem hingga kebakaran gambut yang berulang. \u201cDalam konsep green economy, kita harus menyeimbangkan antara kebutuhan ekologi dan pertumbuhan ekonomi agar terjadi kestabilan ekonomi dan lingkungan,\u201d lanjutnya. Ia menekankan, green economy dapat dijalankan namun harus ada upaya restorasi lahan gambut untuk mengembalikan fungsi awalnya. Konsep pengelolaan air dalam upaya restorasi ini sangat penting agar dapat menekan risiko kebakaran dan tingkat subsidensi gambut. Prof Hasim, Dosen IPB University dari Departemen Biokimia FMIPA mengaitkannya dengan kajian Islam. Ia menerangkan, air dapat menjadi sumber keberkahan maupun bencana, tergantung dari perbuatan manusia. Disebutkan dalam Kitab Suci Al-Qur\u2019an bahwa air dapat menjadi rezeki maupun bencana agar manusia diingatkan kembali untuk tidak merusak lingkungan.\u201cAir dan manfaatnya merupakan keputusan Allah SWT yang sudah mutlak. Sehingga perlu ada manajemen air, di samping itu diperkuat dengan tauhid,\u201d katanya. Menurutnya, keberkatan air dapat dilihat secara molekular maupun secara lingkungan. Tidak ada satupun ciptaan Tuhan yang sia-sia, semuanya berkontribusi dalam sistem kehidupan. \u201cAir menyebabkan biji-bijian dapat tumbuh dan makhluk hidup tetap bertahan hidup. Allah telah mengatur sumber air dan manfaatnya di bumi, sehingga tidak boleh dirusak oleh keserakahan manusia,\u201d imbuhnya. Peran umat Muslim, ia melanjutkan, sangat penting dalam pelestarian alam. Manusia perlu belajar dari cerita terdahulu yakni cerita kaum Saba\u2019 sebagai tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT. Pembangunan infrastruktur air tidak dapat sukses bila tanpa ada rasa syukur kepada Tuhan. Konsep green economy, menurutnya juga tidak bisa jalan tanpa pendekatan spiritual. (MW) Narasumber : Dr Muh Taufik, Prof HasimSource : ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2023-02-21T03:55:00+00:00","article_modified_time":"2024-08-30T09:04:04+00:00","og_image":[{"width":180,"height":180,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dua-Dosen-IPB-University-Bahas-Ekohidrologi-dalam-Mendukung-Ekonomi-Hijau-dari-Sisi-Sains-dan-Kajian-Islam-800x445-1-180x180-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Support FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Support FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273"},"author":{"name":"Support FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef"},"headline":"Dua Dosen FMIPA IPB University Bahas Ekohidrologi dalam Mendukung Ekonomi Hijau dari Sisi Sains dan Kajian Islam","datePublished":"2023-02-21T03:55:00+00:00","dateModified":"2024-08-30T09:04:04+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273"},"wordCount":434,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dua-Dosen-IPB-University-Bahas-Ekohidrologi-dalam-Mendukung-Ekonomi-Hijau-dari-Sisi-Sains-dan-Kajian-Islam-800x445-1-180x180-1.jpg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273","name":"Dua Dosen FMIPA IPB University Bahas Ekohidrologi dalam Mendukung Ekonomi Hijau dari Sisi Sains dan Kajian Islam - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dua-Dosen-IPB-University-Bahas-Ekohidrologi-dalam-Mendukung-Ekonomi-Hijau-dari-Sisi-Sains-dan-Kajian-Islam-800x445-1-180x180-1.jpg","datePublished":"2023-02-21T03:55:00+00:00","dateModified":"2024-08-30T09:04:04+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dua-Dosen-IPB-University-Bahas-Ekohidrologi-dalam-Mendukung-Ekonomi-Hijau-dari-Sisi-Sains-dan-Kajian-Islam-800x445-1-180x180-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dua-Dosen-IPB-University-Bahas-Ekohidrologi-dalam-Mendukung-Ekonomi-Hijau-dari-Sisi-Sains-dan-Kajian-Islam-800x445-1-180x180-1.jpg","width":180,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dua Dosen FMIPA IPB University Bahas Ekohidrologi dalam Mendukung Ekonomi Hijau dari Sisi Sains dan Kajian Islam"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/e472382f202bbe561cc403265fb3d3ef","name":"Support FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad535c49bd97d202dd61f20df4e287d2e4bc73cd937bf0c272136076f3f31d66?s=96&d=mm&r=g","caption":"Support FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=1"}]}},"views":19,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Dua-Dosen-IPB-University-Bahas-Ekohidrologi-dalam-Mendukung-Ekonomi-Hijau-dari-Sisi-Sains-dan-Kajian-Islam-800x445-1-180x180-1.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":4134,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4134","url_meta":{"origin":4273,"position":0},"title":"Departemen Statistika FMIPA IPB Dukung Penyediaan Statistik Sektoral Kota Depok","author":"Support FMIPA","date":"15\/08\/2022","format":false,"excerpt":"Dalam perencanaan dan penyusunan program strategis suatu wilayah, data memegang peranan penting dan vital untuk memperoleh hasil yang optimal. Ketersediaan data dan statistik sektoral yang berkualitas telah menjadi kebutuhan pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Statistik sektoral ini diperlukan Pemkot Depok agar mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Departemen\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3897,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3897","url_meta":{"origin":4273,"position":1},"title":"Kaitan Teori Evolusi dengan Beberapa Surah di Al-Quran Menurut Dosen FMIPA IPB","author":"Support FMIPA","date":"29\/03\/2021","format":false,"excerpt":"Setelah sebelumnya menggelar kajian ilmiah dan tafsir Al-Quran Teropong Cercah Kauniyah (TerCerahKan) bertopik Black Hole, kali ini Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali menggelar sesi kedua dengan topik Evolusi, Rabu (10\/03). Dekan FMIPA, Dr Berry Juliandi dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini berusaha mengkaji serta mempertemukan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3935,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3935","url_meta":{"origin":4273,"position":2},"title":"Kajian TerCerahKan FMIPA IPB University Bahas Peran Matematika dalam Dunia Islam dan Penerapannya dalam Sains","author":"Support FMIPA","date":"10\/08\/2021","format":false,"excerpt":"Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University kembali hadir dalam kajian rutin ilmiah tafsir Al-Quran bulanan yakni TerCerahKan edisi enam, (27\/07). Topik yang diangkat yakni kontribusi aljabar dalam pengembangan sains dan teknologi. Kajian ini menghadirkan Dr Sugi Guritman, Kepala Divisi Matematika Murni Departemen Matematika FMIPA IPB University dan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3870,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3870","url_meta":{"origin":4273,"position":3},"title":"Ingin Jadi Ahli Biologi, Kuliah di IPB University Aja","author":"Support FMIPA","date":"19\/02\/2021","format":false,"excerpt":"Biologi menjadi salah satu ilmu dasar yang berperan penting dalam pengembangan sains dan teknologi dari masa ke masa. Di IPB University, secara khusus Biologi dipelajari dan dikembangkan di Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Di departemen ini, biologi\u00a0 dikaji dari berbagai aspek biologi dasar dan aspek lain\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":5044,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5044","url_meta":{"origin":4273,"position":4},"title":"Lima Dosen Muda IPB Univ Bantu Konsepkan Pariwisata di Pulau Belitung","author":"FMIPA","date":"12\/08\/2019","format":false,"excerpt":"Pada Juli lalu, lima dosen dari Departemen Biologi FMIPA IPB University\u2014Hirmas Fuady Putra, Kanthi Arum Widayati, Puji Rianti, Mafrikhul Muttaqin, dan Jepri Agung Priyanto\u2014mengungkapkan potensi keanekaragaman hayati yang dapat mendukung pariwisata berkelanjutan di Pulau Belitung melalui Workshop dan Focus Group Discussion (FGD). Hirmas Fuady Putra, selaku Ketua Tim, menyoroti pentingnya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Sdgs Biologi&quot;","block_context":{"text":"Sdgs Biologi","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=45"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/aj3lhudr05upuexhxrsr.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/aj3lhudr05upuexhxrsr.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/aj3lhudr05upuexhxrsr.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x"},"classes":[]},{"id":4029,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4029","url_meta":{"origin":4273,"position":5},"title":"FMIPA IPB University Rancang Prodi Bioinformatika, Rencanakan Tahun Depan Terima Mahasiswa Baru","author":"Support FMIPA","date":"17\/03\/2022","format":false,"excerpt":"Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar Bioinformatics Webinar Series pertama di tahun 2022 dengan tajuk \u201cIntegrasi Ilmu Bioinformatika dalam Penciptaan Inovasi Agromaritim\u201d, (08\/03). Dr Berry Juliandi, Dekan FMIPA IPB University menyebutkan FMIPA selalu berusaha menjadi terdepan dalam mendukung visi IPB University sebagai Techno Socio University. Terutama\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4273","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4273"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4273\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4275,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4273\/revisions\/4275"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4274"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4273"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4273"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4273"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}