{"id":5068,"date":"2020-06-08T11:26:00","date_gmt":"2020-06-08T04:26:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068"},"modified":"2024-11-18T11:28:12","modified_gmt":"2024-11-18T04:28:12","slug":"training-pemodelan-hidrologi-untuk-pengelolaan-daerah-aliran-sungai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068","title":{"rendered":"Training Pemodelan Hidrologi untuk Pengelolaan Daerah Aliran Sungai"},"content":{"rendered":"\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Latar Belakang dan Deskripsi Kegiatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) secara terpadu adalah suatu pendekatan yang melibatkan perencanaan dan pelaksanaan tindakan yang memanfaatkan sumber daya alam dan manusia di dalam wilayah DAS, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti sosial, politik, ekonomi, lingkungan, dan kelembagaan. Tujuannya adalah untuk mencapai hasil yang optimal bagi masyarakat dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Konsep pengelolaan DAS terpadu ini menekankan bahwa berbagai aspek yang mempengaruhi kinerja DAS harus dikelola secara efektif agar tercipta sinergi positif yang meningkatkan produktivitas DAS. Di sisi lain, karakteristik yang berpotensi merugikan kinerja DAS juga perlu diminimalisasi agar tidak berdampak negatif pada keseluruhan pengelolaan DAS.<\/p>\n\n\n\n<p>Departemen Geofisika dan Meteorologi bekerja sama dengan PT Global Scholarship Services Indonesia (IPBTraining) menyelenggarakan pelatihan mengenai pemodelan hidrologi untuk pengelolaan DAS. Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai lembaga, baik yang berasal dari sektor swasta maupun pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Proses Implementasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Pelatihan ini dilaksanakan dengan pendekatan interaktif yang menggabungkan teori dan praktik dalam sesi kelas. Kegiatan pelatihan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 26 hingga 28 November 2019. Pada hari pertama, peserta diberikan penjelasan mengenai dasar teori pemodelan hidrologi, dilanjutkan pada hari kedua dengan penggunaan aplikasi GIS untuk pemodelan hidrologi. Pada hari ketiga, pelatihan dilanjutkan dengan praktikum penggunaan berbagai model hidrologi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan sumber daya air.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Hasil dan Dampak Kegiatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik ini memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta mengenai analisis hidrologi yang dibutuhkan dalam pengelolaan DAS. Peserta juga memperoleh pengetahuan tentang analisis GIS yang khusus digunakan untuk pemodelan hidrologi dalam konteks pengelolaan DAS. Selain itu, peserta juga dilatih untuk menggunakan aplikasi GIS yang dapat diterapkan dalam pengelolaan DAS di tempat kerja mereka setelah pelatihan selesai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tantangan dan Pembelajaran<\/h3>\n\n\n\n<p>Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari dirasa masih membutuhkan waktu tambahan mengingat tingginya minat peserta terhadap topik pemodelan hidrologi. Selain itu, perbedaan latar belakang peserta menjadi tantangan tersendiri karena tingkat pemahaman dan kecepatan penerimaan materi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk menyamakan pemahaman peserta di awal pelatihan agar semua peserta dapat mengikuti materi dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Replikabilitas<\/h3>\n\n\n\n<p>Metode pengamatan dan analisis yang digunakan dalam pelatihan ini sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dengan demikian, teknik yang digunakan dapat diterapkan kembali di lokasi dan waktu yang berbeda dengan hasil yang serupa, memungkinkan replikasi yang efektif di berbagai wilayah.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Latar Belakang dan Deskripsi Kegiatan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) secara terpadu adalah suatu pendekatan yang melibatkan perencanaan dan pelaksanaan tindakan yang memanfaatkan sumber daya alam dan manusia di dalam wilayah DAS, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti sosial, politik, ekonomi, lingkungan, dan kelembagaan. Tujuannya adalah untuk mencapai hasil yang optimal bagi masyarakat dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Konsep pengelolaan DAS terpadu ini menekankan bahwa berbagai aspek yang mempengaruhi kinerja DAS harus dikelola secara efektif agar tercipta sinergi positif yang meningkatkan produktivitas DAS. Di sisi lain, karakteristik yang berpotensi merugikan kinerja DAS juga perlu diminimalisasi agar tidak berdampak negatif pada keseluruhan pengelolaan DAS. Departemen Geofisika dan Meteorologi bekerja sama dengan PT Global Scholarship Services Indonesia (IPBTraining) menyelenggarakan pelatihan mengenai pemodelan hidrologi untuk pengelolaan DAS. Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai lembaga, baik yang berasal dari sektor swasta maupun pemerintah. Proses Implementasi Pelatihan ini dilaksanakan dengan pendekatan interaktif yang menggabungkan teori dan praktik dalam sesi kelas. Kegiatan pelatihan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 26 hingga 28 November 2019. Pada hari pertama, peserta diberikan penjelasan mengenai dasar teori pemodelan hidrologi, dilanjutkan pada hari kedua dengan penggunaan aplikasi GIS untuk pemodelan hidrologi. Pada hari ketiga, pelatihan dilanjutkan dengan praktikum penggunaan berbagai model hidrologi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan sumber daya air. Hasil dan Dampak Kegiatan Pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik ini memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta mengenai analisis hidrologi yang dibutuhkan dalam pengelolaan DAS. Peserta juga memperoleh pengetahuan tentang analisis GIS yang khusus digunakan untuk pemodelan hidrologi dalam konteks pengelolaan DAS. Selain itu, peserta juga dilatih untuk menggunakan aplikasi GIS yang dapat diterapkan dalam pengelolaan DAS di tempat kerja mereka setelah pelatihan selesai. Tantangan dan Pembelajaran Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari dirasa masih membutuhkan waktu tambahan mengingat tingginya minat peserta terhadap topik pemodelan hidrologi. Selain itu, perbedaan latar belakang peserta menjadi tantangan tersendiri karena tingkat pemahaman dan kecepatan penerimaan materi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk menyamakan pemahaman peserta di awal pelatihan agar semua peserta dapat mengikuti materi dengan baik. Replikabilitas Metode pengamatan dan analisis yang digunakan dalam pelatihan ini sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dengan demikian, teknik yang digunakan dapat diterapkan kembali di lokasi dan waktu yang berbeda dengan hasil yang serupa, memungkinkan replikasi yang efektif di berbagai wilayah.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":5069,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[46],"tags":[],"class_list":["post-5068","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sdgs-geomet"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Training Pemodelan Hidrologi untuk Pengelolaan Daerah Aliran Sungai - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Training Pemodelan Hidrologi untuk Pengelolaan Daerah Aliran Sungai - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Latar Belakang dan Deskripsi Kegiatan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) secara terpadu adalah suatu pendekatan yang melibatkan perencanaan dan pelaksanaan tindakan yang memanfaatkan sumber daya alam dan manusia di dalam wilayah DAS, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti sosial, politik, ekonomi, lingkungan, dan kelembagaan. Tujuannya adalah untuk mencapai hasil yang optimal bagi masyarakat dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Konsep pengelolaan DAS terpadu ini menekankan bahwa berbagai aspek yang mempengaruhi kinerja DAS harus dikelola secara efektif agar tercipta sinergi positif yang meningkatkan produktivitas DAS. Di sisi lain, karakteristik yang berpotensi merugikan kinerja DAS juga perlu diminimalisasi agar tidak berdampak negatif pada keseluruhan pengelolaan DAS. Departemen Geofisika dan Meteorologi bekerja sama dengan PT Global Scholarship Services Indonesia (IPBTraining) menyelenggarakan pelatihan mengenai pemodelan hidrologi untuk pengelolaan DAS. Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai lembaga, baik yang berasal dari sektor swasta maupun pemerintah. Proses Implementasi Pelatihan ini dilaksanakan dengan pendekatan interaktif yang menggabungkan teori dan praktik dalam sesi kelas. Kegiatan pelatihan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 26 hingga 28 November 2019. Pada hari pertama, peserta diberikan penjelasan mengenai dasar teori pemodelan hidrologi, dilanjutkan pada hari kedua dengan penggunaan aplikasi GIS untuk pemodelan hidrologi. Pada hari ketiga, pelatihan dilanjutkan dengan praktikum penggunaan berbagai model hidrologi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan sumber daya air. Hasil dan Dampak Kegiatan Pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik ini memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta mengenai analisis hidrologi yang dibutuhkan dalam pengelolaan DAS. Peserta juga memperoleh pengetahuan tentang analisis GIS yang khusus digunakan untuk pemodelan hidrologi dalam konteks pengelolaan DAS. Selain itu, peserta juga dilatih untuk menggunakan aplikasi GIS yang dapat diterapkan dalam pengelolaan DAS di tempat kerja mereka setelah pelatihan selesai. Tantangan dan Pembelajaran Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari dirasa masih membutuhkan waktu tambahan mengingat tingginya minat peserta terhadap topik pemodelan hidrologi. Selain itu, perbedaan latar belakang peserta menjadi tantangan tersendiri karena tingkat pemahaman dan kecepatan penerimaan materi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk menyamakan pemahaman peserta di awal pelatihan agar semua peserta dapat mengikuti materi dengan baik. Replikabilitas Metode pengamatan dan analisis yang digunakan dalam pelatihan ini sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dengan demikian, teknik yang digunakan dapat diterapkan kembali di lokasi dan waktu yang berbeda dengan hasil yang serupa, memungkinkan replikasi yang efektif di berbagai wilayah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-06-08T04:26:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-11-18T04:28:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/training_pemodelan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"691\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"459\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5068#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5068\"},\"author\":{\"name\":\"FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/263bf412b978c4e0e0357d09b736e8d0\"},\"headline\":\"Training Pemodelan Hidrologi untuk Pengelolaan Daerah Aliran Sungai\",\"datePublished\":\"2020-06-08T04:26:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-18T04:28:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5068\"},\"wordCount\":386,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5068#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/training_pemodelan.jpg\",\"articleSection\":[\"Sdgs Geomet\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5068#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5068\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5068\",\"name\":\"Training Pemodelan Hidrologi untuk Pengelolaan Daerah Aliran Sungai - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5068#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5068#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/training_pemodelan.jpg\",\"datePublished\":\"2020-06-08T04:26:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-18T04:28:12+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5068#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5068\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5068#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/training_pemodelan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/training_pemodelan.jpg\",\"width\":691,\"height\":459},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5068#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Training Pemodelan Hidrologi untuk Pengelolaan Daerah Aliran Sungai\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/263bf412b978c4e0e0357d09b736e8d0\",\"name\":\"FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=4\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Training Pemodelan Hidrologi untuk Pengelolaan Daerah Aliran Sungai - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Training Pemodelan Hidrologi untuk Pengelolaan Daerah Aliran Sungai - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Latar Belakang dan Deskripsi Kegiatan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) secara terpadu adalah suatu pendekatan yang melibatkan perencanaan dan pelaksanaan tindakan yang memanfaatkan sumber daya alam dan manusia di dalam wilayah DAS, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti sosial, politik, ekonomi, lingkungan, dan kelembagaan. Tujuannya adalah untuk mencapai hasil yang optimal bagi masyarakat dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Konsep pengelolaan DAS terpadu ini menekankan bahwa berbagai aspek yang mempengaruhi kinerja DAS harus dikelola secara efektif agar tercipta sinergi positif yang meningkatkan produktivitas DAS. Di sisi lain, karakteristik yang berpotensi merugikan kinerja DAS juga perlu diminimalisasi agar tidak berdampak negatif pada keseluruhan pengelolaan DAS. Departemen Geofisika dan Meteorologi bekerja sama dengan PT Global Scholarship Services Indonesia (IPBTraining) menyelenggarakan pelatihan mengenai pemodelan hidrologi untuk pengelolaan DAS. Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai lembaga, baik yang berasal dari sektor swasta maupun pemerintah. Proses Implementasi Pelatihan ini dilaksanakan dengan pendekatan interaktif yang menggabungkan teori dan praktik dalam sesi kelas. Kegiatan pelatihan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 26 hingga 28 November 2019. Pada hari pertama, peserta diberikan penjelasan mengenai dasar teori pemodelan hidrologi, dilanjutkan pada hari kedua dengan penggunaan aplikasi GIS untuk pemodelan hidrologi. Pada hari ketiga, pelatihan dilanjutkan dengan praktikum penggunaan berbagai model hidrologi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan sumber daya air. Hasil dan Dampak Kegiatan Pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik ini memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta mengenai analisis hidrologi yang dibutuhkan dalam pengelolaan DAS. Peserta juga memperoleh pengetahuan tentang analisis GIS yang khusus digunakan untuk pemodelan hidrologi dalam konteks pengelolaan DAS. Selain itu, peserta juga dilatih untuk menggunakan aplikasi GIS yang dapat diterapkan dalam pengelolaan DAS di tempat kerja mereka setelah pelatihan selesai. Tantangan dan Pembelajaran Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari dirasa masih membutuhkan waktu tambahan mengingat tingginya minat peserta terhadap topik pemodelan hidrologi. Selain itu, perbedaan latar belakang peserta menjadi tantangan tersendiri karena tingkat pemahaman dan kecepatan penerimaan materi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk menyamakan pemahaman peserta di awal pelatihan agar semua peserta dapat mengikuti materi dengan baik. Replikabilitas Metode pengamatan dan analisis yang digunakan dalam pelatihan ini sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dengan demikian, teknik yang digunakan dapat diterapkan kembali di lokasi dan waktu yang berbeda dengan hasil yang serupa, memungkinkan replikasi yang efektif di berbagai wilayah.","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2020-06-08T04:26:00+00:00","article_modified_time":"2024-11-18T04:28:12+00:00","og_image":[{"width":691,"height":459,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/training_pemodelan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068"},"author":{"name":"FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/263bf412b978c4e0e0357d09b736e8d0"},"headline":"Training Pemodelan Hidrologi untuk Pengelolaan Daerah Aliran Sungai","datePublished":"2020-06-08T04:26:00+00:00","dateModified":"2024-11-18T04:28:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068"},"wordCount":386,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/training_pemodelan.jpg","articleSection":["Sdgs Geomet"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068","name":"Training Pemodelan Hidrologi untuk Pengelolaan Daerah Aliran Sungai - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/training_pemodelan.jpg","datePublished":"2020-06-08T04:26:00+00:00","dateModified":"2024-11-18T04:28:12+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/training_pemodelan.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/training_pemodelan.jpg","width":691,"height":459},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5068#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Training Pemodelan Hidrologi untuk Pengelolaan Daerah Aliran Sungai"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/263bf412b978c4e0e0357d09b736e8d0","name":"FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g","caption":"FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=4"}]}},"views":17,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/training_pemodelan.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":5104,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104","url_meta":{"origin":5068,"position":0},"title":"Gerakan Pertanian Terpadu Bermodal Limbah dan Berbasis Koperasi","author":"FMIPA","date":"09\/05\/2020","format":false,"excerpt":"Desa Cibitung Tengah, yang terletak di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, dikenal memiliki komoditas unggulan seperti padi dengan luas lahan 45,23 hektare, palawija 28,24 hektare, dan caisim 3,45 hektare. Pada tahun 2016, desa ini memiliki populasi sebanyak 10.644 jiwa dengan total luas wilayah 310,8 hektare, yang terdiri dari pemukiman seluas 68,50\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Sdgs Biokimia&quot;","block_context":{"text":"Sdgs Biokimia","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=47"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto3.jpeg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto3.jpeg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto3.jpeg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto3.jpeg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto3.jpeg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":6508,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6508","url_meta":{"origin":5068,"position":1},"title":"Akademisi IPB University Jelaskan Batas Efektivitas Modifikasi Cuaca dalam Mitigasi Bencana","author":"FMIPA","date":"13\/02\/2026","format":false,"excerpt":"Meningkatnya bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah Indonesia mendorong pemanfaatan modifikasi cuaca sebagai solusi. Modifikasi cuaca kerap dipersepsikan sebagai jalan pintas untuk menekan dampak banjir, longsor, dan cuaca ekstrem. Dosen Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB University, Sonni Setiawan, SSi, MSi, menyatakan bahwa modifikasi cuaca memang dapat menjadi salah satu ikhtiar untuk\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/modifikasi-cuaca.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/modifikasi-cuaca.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/modifikasi-cuaca.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/modifikasi-cuaca.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/modifikasi-cuaca.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":4345,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4345","url_meta":{"origin":5068,"position":2},"title":"Edisi Perdana Physics Talk 2024, Departemen Fisika FMIPA IPB Undang Pakar Optika dan Fotonika","author":"Support FMIPA","date":"25\/01\/2024","format":false,"excerpt":"Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menyelenggarakan kegiatan IPB Physics Talk perdana di tahun 2024. Kegiatan dwi-mingguan ini telah mencapai seri ke-57 dengan narasumber kali ini adalah Dr Agus Muhamad Hatta dari Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Topik yang dipaparkan adalah Optical\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4273,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4273","url_meta":{"origin":5068,"position":3},"title":"Dua Dosen FMIPA IPB University Bahas Ekohidrologi dalam Mendukung Ekonomi Hijau dari Sisi Sains dan Kajian Islam","author":"Support FMIPA","date":"21\/02\/2023","format":false,"excerpt":"Ekonomi hijau merupakan konsep ekonomi berkelanjutan yang berfokus kepada lingkungan. Ekonomi hijau terus didorong oleh Pemerintah Indonesia dengan melibatkan berbagai pihak. Di dalamnya, aspek ekohidrologi juga tidak bisa diabaikan. Membahas hal ini dari sisi sains dan kajian Islam, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar acara TerCerahkan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":3855,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3855","url_meta":{"origin":5068,"position":4},"title":"Dr Wisnu Ananta Kusuma Bagikan Pengetahuan Mengenai Bioinformatika dan Penelitian Terkininya di Indonesia","author":"Support FMIPA","date":"26\/01\/2021","format":false,"excerpt":"Dalam Pertemuan Nasional Masyarakat Komputasi Indonesia yang belum lama ini digelar, Dr Wisnu Ananta Kusuma, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), hadir sebagai narasumber utama. Ia memberikan kuliah umum mengenai kiprah bidang bioinformatika di Indonesia serta penelitian terkini dan potensi kerjasama lintas\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Wisnu-Ananta-Kusuma-800x445-1-750x445-1.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Wisnu-Ananta-Kusuma-800x445-1-750x445-1.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Wisnu-Ananta-Kusuma-800x445-1-750x445-1.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Wisnu-Ananta-Kusuma-800x445-1-750x445-1.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x"},"classes":[]},{"id":5044,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5044","url_meta":{"origin":5068,"position":5},"title":"Lima Dosen Muda IPB Univ Bantu Konsepkan Pariwisata di Pulau Belitung","author":"FMIPA","date":"12\/08\/2019","format":false,"excerpt":"Pada Juli lalu, lima dosen dari Departemen Biologi FMIPA IPB University\u2014Hirmas Fuady Putra, Kanthi Arum Widayati, Puji Rianti, Mafrikhul Muttaqin, dan Jepri Agung Priyanto\u2014mengungkapkan potensi keanekaragaman hayati yang dapat mendukung pariwisata berkelanjutan di Pulau Belitung melalui Workshop dan Focus Group Discussion (FGD). Hirmas Fuady Putra, selaku Ketua Tim, menyoroti pentingnya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Sdgs Biologi&quot;","block_context":{"text":"Sdgs Biologi","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=45"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/aj3lhudr05upuexhxrsr.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/aj3lhudr05upuexhxrsr.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/aj3lhudr05upuexhxrsr.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x"},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5068","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5068"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5068\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5070,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5068\/revisions\/5070"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5069"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5068"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5068"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5068"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}