{"id":5104,"date":"2020-05-09T09:19:00","date_gmt":"2020-05-09T02:19:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104"},"modified":"2024-11-19T09:21:31","modified_gmt":"2024-11-19T02:21:31","slug":"gerakan-pertanian-terpadu-bermodal-limbah-dan-berbasis-koperasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104","title":{"rendered":"Gerakan Pertanian Terpadu Bermodal Limbah dan Berbasis Koperasi"},"content":{"rendered":"\n<p>Desa Cibitung Tengah, yang terletak di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, dikenal memiliki komoditas unggulan seperti padi dengan luas lahan 45,23 hektare, palawija 28,24 hektare, dan caisim 3,45 hektare. Pada tahun 2016, desa ini memiliki populasi sebanyak 10.644 jiwa dengan total luas wilayah 310,8 hektare, yang terdiri dari pemukiman seluas 68,50 hektare, sawah 65,24 hektare, ladang 99,70 hektare, dan perkebunan 68,55 hektare. Sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani, buruh tani, peternak, pedagang, serta beberapa bekerja sebagai PNS.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan hasil observasi lapangan oleh Himpunan Mahasiswa Biokimia IPB selama satu tahun pada 2017, ditemukan sejumlah permasalahan di Desa Cibitung Tengah. Masalah tersebut meliputi tingginya jumlah limbah caisim, limbah dapur, dan kotoran ternak yang belum diolah; banyaknya ibu rumah tangga yang menganggur; rendahnya kebiasaan berkoperasi; tingginya praktik membuang sampah ke sungai; mahalnya biaya pupuk dan pakan ternak; serta kurang optimalnya pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan. Selain itu, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan masih rendah, sementara peran Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) dan KWT (Kelompok Wanita Tani) belum maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengatasi masalah tersebut, Dr. Dimas Andrianto memperkenalkan program <em>LANDAK CIBITUNG<\/em>, sebuah gerakan pertanian terpadu berbasis pengelolaan limbah dari ladang, dapur, dan kandang (<em>Landak<\/em>). Program ini bertujuan untuk menciptakan Desa Cibitung Tengah sebagai lumbung pangan melalui integrasi pertanian, peternakan, pengelolaan limbah rumah tangga, dan pemberdayaan koperasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai kegiatan seperti <em>Ngariungan<\/em> (diskusi kelompok), studi banding, <em>Landak Sakola<\/em> (pelatihan), <em>Piket Landak<\/em>, pelatihan larva BSF (Black Soldier Fly), <em>Saranteunan<\/em> (kerja bersama), dan Klinik Sampah. Metode tersebut dirancang berdasarkan analisis dan diskusi antara masyarakat, mahasiswa, dan mitra untuk memanfaatkan potensi lokal dalam menyelesaikan masalah desa.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengelolaan program dilakukan melalui Koperasi Landak, yang dipilih karena selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal, berlandaskan Pancasila, dan dapat memastikan keberlanjutan partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel terkait LANDAK CIBITUNG juga dapat dibaca pada tautan berikut:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/www.malinoputra.co.id\/himpro-crebs-ipb-gelar-periksa-kesehatan-dengan-bayaran-sampah\n<\/div><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Desa Cibitung Tengah, yang terletak di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, dikenal memiliki komoditas unggulan seperti padi dengan luas lahan 45,23 hektare, palawija 28,24 hektare, dan caisim 3,45 hektare. Pada tahun 2016, desa ini memiliki populasi sebanyak 10.644 jiwa dengan total luas wilayah 310,8 hektare, yang terdiri dari pemukiman seluas 68,50 hektare, sawah 65,24 hektare, ladang 99,70 hektare, dan perkebunan 68,55 hektare. Sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani, buruh tani, peternak, pedagang, serta beberapa bekerja sebagai PNS. Berdasarkan hasil observasi lapangan oleh Himpunan Mahasiswa Biokimia IPB selama satu tahun pada 2017, ditemukan sejumlah permasalahan di Desa Cibitung Tengah. Masalah tersebut meliputi tingginya jumlah limbah caisim, limbah dapur, dan kotoran ternak yang belum diolah; banyaknya ibu rumah tangga yang menganggur; rendahnya kebiasaan berkoperasi; tingginya praktik membuang sampah ke sungai; mahalnya biaya pupuk dan pakan ternak; serta kurang optimalnya pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan. Selain itu, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan masih rendah, sementara peran Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) dan KWT (Kelompok Wanita Tani) belum maksimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, Dr. Dimas Andrianto memperkenalkan program LANDAK CIBITUNG, sebuah gerakan pertanian terpadu berbasis pengelolaan limbah dari ladang, dapur, dan kandang (Landak). Program ini bertujuan untuk menciptakan Desa Cibitung Tengah sebagai lumbung pangan melalui integrasi pertanian, peternakan, pengelolaan limbah rumah tangga, dan pemberdayaan koperasi. Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai kegiatan seperti Ngariungan (diskusi kelompok), studi banding, Landak Sakola (pelatihan), Piket Landak, pelatihan larva BSF (Black Soldier Fly), Saranteunan (kerja bersama), dan Klinik Sampah. Metode tersebut dirancang berdasarkan analisis dan diskusi antara masyarakat, mahasiswa, dan mitra untuk memanfaatkan potensi lokal dalam menyelesaikan masalah desa. Pengelolaan program dilakukan melalui Koperasi Landak, yang dipilih karena selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal, berlandaskan Pancasila, dan dapat memastikan keberlanjutan partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa. Artikel terkait LANDAK CIBITUNG juga dapat dibaca pada tautan berikut:<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":5105,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[47],"tags":[],"class_list":["post-5104","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sdgs-biokimia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Gerakan Pertanian Terpadu Bermodal Limbah dan Berbasis Koperasi - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gerakan Pertanian Terpadu Bermodal Limbah dan Berbasis Koperasi - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Desa Cibitung Tengah, yang terletak di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, dikenal memiliki komoditas unggulan seperti padi dengan luas lahan 45,23 hektare, palawija 28,24 hektare, dan caisim 3,45 hektare. Pada tahun 2016, desa ini memiliki populasi sebanyak 10.644 jiwa dengan total luas wilayah 310,8 hektare, yang terdiri dari pemukiman seluas 68,50 hektare, sawah 65,24 hektare, ladang 99,70 hektare, dan perkebunan 68,55 hektare. Sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani, buruh tani, peternak, pedagang, serta beberapa bekerja sebagai PNS. Berdasarkan hasil observasi lapangan oleh Himpunan Mahasiswa Biokimia IPB selama satu tahun pada 2017, ditemukan sejumlah permasalahan di Desa Cibitung Tengah. Masalah tersebut meliputi tingginya jumlah limbah caisim, limbah dapur, dan kotoran ternak yang belum diolah; banyaknya ibu rumah tangga yang menganggur; rendahnya kebiasaan berkoperasi; tingginya praktik membuang sampah ke sungai; mahalnya biaya pupuk dan pakan ternak; serta kurang optimalnya pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan. Selain itu, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan masih rendah, sementara peran Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) dan KWT (Kelompok Wanita Tani) belum maksimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, Dr. Dimas Andrianto memperkenalkan program LANDAK CIBITUNG, sebuah gerakan pertanian terpadu berbasis pengelolaan limbah dari ladang, dapur, dan kandang (Landak). Program ini bertujuan untuk menciptakan Desa Cibitung Tengah sebagai lumbung pangan melalui integrasi pertanian, peternakan, pengelolaan limbah rumah tangga, dan pemberdayaan koperasi. Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai kegiatan seperti Ngariungan (diskusi kelompok), studi banding, Landak Sakola (pelatihan), Piket Landak, pelatihan larva BSF (Black Soldier Fly), Saranteunan (kerja bersama), dan Klinik Sampah. Metode tersebut dirancang berdasarkan analisis dan diskusi antara masyarakat, mahasiswa, dan mitra untuk memanfaatkan potensi lokal dalam menyelesaikan masalah desa. Pengelolaan program dilakukan melalui Koperasi Landak, yang dipilih karena selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal, berlandaskan Pancasila, dan dapat memastikan keberlanjutan partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa. Artikel terkait LANDAK CIBITUNG juga dapat dibaca pada tautan berikut:\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-05-09T02:19:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-11-19T02:21:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto3.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5104#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5104\"},\"author\":{\"name\":\"FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/263bf412b978c4e0e0357d09b736e8d0\"},\"headline\":\"Gerakan Pertanian Terpadu Bermodal Limbah dan Berbasis Koperasi\",\"datePublished\":\"2020-05-09T02:19:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-19T02:21:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5104\"},\"wordCount\":295,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5104#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/foto3.jpeg\",\"articleSection\":[\"Sdgs Biokimia\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5104#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5104\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5104\",\"name\":\"Gerakan Pertanian Terpadu Bermodal Limbah dan Berbasis Koperasi - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5104#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5104#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/foto3.jpeg\",\"datePublished\":\"2020-05-09T02:19:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-19T02:21:31+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5104#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5104\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5104#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/foto3.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/foto3.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":960},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=5104#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gerakan Pertanian Terpadu Bermodal Limbah dan Berbasis Koperasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/263bf412b978c4e0e0357d09b736e8d0\",\"name\":\"FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=4\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gerakan Pertanian Terpadu Bermodal Limbah dan Berbasis Koperasi - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gerakan Pertanian Terpadu Bermodal Limbah dan Berbasis Koperasi - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Desa Cibitung Tengah, yang terletak di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, dikenal memiliki komoditas unggulan seperti padi dengan luas lahan 45,23 hektare, palawija 28,24 hektare, dan caisim 3,45 hektare. Pada tahun 2016, desa ini memiliki populasi sebanyak 10.644 jiwa dengan total luas wilayah 310,8 hektare, yang terdiri dari pemukiman seluas 68,50 hektare, sawah 65,24 hektare, ladang 99,70 hektare, dan perkebunan 68,55 hektare. Sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani, buruh tani, peternak, pedagang, serta beberapa bekerja sebagai PNS. Berdasarkan hasil observasi lapangan oleh Himpunan Mahasiswa Biokimia IPB selama satu tahun pada 2017, ditemukan sejumlah permasalahan di Desa Cibitung Tengah. Masalah tersebut meliputi tingginya jumlah limbah caisim, limbah dapur, dan kotoran ternak yang belum diolah; banyaknya ibu rumah tangga yang menganggur; rendahnya kebiasaan berkoperasi; tingginya praktik membuang sampah ke sungai; mahalnya biaya pupuk dan pakan ternak; serta kurang optimalnya pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan. Selain itu, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan masih rendah, sementara peran Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) dan KWT (Kelompok Wanita Tani) belum maksimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, Dr. Dimas Andrianto memperkenalkan program LANDAK CIBITUNG, sebuah gerakan pertanian terpadu berbasis pengelolaan limbah dari ladang, dapur, dan kandang (Landak). Program ini bertujuan untuk menciptakan Desa Cibitung Tengah sebagai lumbung pangan melalui integrasi pertanian, peternakan, pengelolaan limbah rumah tangga, dan pemberdayaan koperasi. Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai kegiatan seperti Ngariungan (diskusi kelompok), studi banding, Landak Sakola (pelatihan), Piket Landak, pelatihan larva BSF (Black Soldier Fly), Saranteunan (kerja bersama), dan Klinik Sampah. Metode tersebut dirancang berdasarkan analisis dan diskusi antara masyarakat, mahasiswa, dan mitra untuk memanfaatkan potensi lokal dalam menyelesaikan masalah desa. Pengelolaan program dilakukan melalui Koperasi Landak, yang dipilih karena selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal, berlandaskan Pancasila, dan dapat memastikan keberlanjutan partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa. Artikel terkait LANDAK CIBITUNG juga dapat dibaca pada tautan berikut:","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2020-05-09T02:19:00+00:00","article_modified_time":"2024-11-19T02:21:31+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":960,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto3.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"FMIPA","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104"},"author":{"name":"FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/263bf412b978c4e0e0357d09b736e8d0"},"headline":"Gerakan Pertanian Terpadu Bermodal Limbah dan Berbasis Koperasi","datePublished":"2020-05-09T02:19:00+00:00","dateModified":"2024-11-19T02:21:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104"},"wordCount":295,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto3.jpeg","articleSection":["Sdgs Biokimia"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104","name":"Gerakan Pertanian Terpadu Bermodal Limbah dan Berbasis Koperasi - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto3.jpeg","datePublished":"2020-05-09T02:19:00+00:00","dateModified":"2024-11-19T02:21:31+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto3.jpeg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto3.jpeg","width":1280,"height":960},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5104#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gerakan Pertanian Terpadu Bermodal Limbah dan Berbasis Koperasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/263bf412b978c4e0e0357d09b736e8d0","name":"FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g","caption":"FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=4"}]}},"views":13,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/foto3.jpeg","jetpack-related-posts":[{"id":6405,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6405","url_meta":{"origin":5104,"position":0},"title":"Mitigasi Kebakaran Lahan Gambut, Prof. Muh Taufik Kembangkan Pendekatan Ekohidrologi","author":"FMIPA","date":"13\/11\/2025","format":false,"excerpt":"IPB University kembali menghadirkan solusi dalam mitigasi kebakaran lahan gambut melalui pendekatan ekohidrologi. Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Prof Muh Taufik, mengembangkan sistem deteksi dini kebakaran berbasis Peat Fire Vulnerability Index (PFVI) yang mampu memprediksi kerentanan hingga 14 hari ke depan. Prof Taufik menjelaskan bahwa sistem\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Mitigasi.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Mitigasi.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Mitigasi.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Mitigasi.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Mitigasi.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":4268,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4268","url_meta":{"origin":5104,"position":1},"title":"Dosen FMIPA IPB University: Kreasikan Limbah Tandan Kelapa Sawit Jadi Bahan Baku Fashion","author":"Support FMIPA","date":"07\/02\/2023","format":false,"excerpt":"Indonesia adalah produsen dan eksportir minyak sawit terbesar di dunia. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyatakan bahwa produksi minyak sawit Indonesia pada tahun 2018 mencapai 47 juta ton. Tingginya produksi minyak sawit dibarengi dengan meningkatnya limbah pabrik kelapa sawit yang harus dikelola. Salah satunya adalah Tandan Kosong Kelapa Sawit\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=4269","width":350,"height":200,"srcset":"http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=4269 1x, http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=4269 1.5x, http:\/\/satu.fmipa.ipb.ac.id\/?p=4269 2x"},"classes":[]},{"id":3946,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=3946","url_meta":{"origin":5104,"position":2},"title":"9 Tim PKM FMIPA IPB University Melaju ke PIMNAS","author":"Support FMIPA","date":"05\/10\/2021","format":false,"excerpt":"Bogor 29\/9\/2021 \u2013 Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) telah mengumumkan peserta yang lolos dan berhak mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-34 tahun 2021. Dari 66 peserta yang lolos ke PIMNAS dari Institut Pertanian Bogor, 9 di antaranya berasal Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA IPB University) (Tabel 1). Sembilan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":4116,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4116","url_meta":{"origin":5104,"position":3},"title":"Dengan Teknologi Sederhana, Dosen FMIPA IPB University Implementasikan Inovasi Batang Pisang Jadi Benang dan Kerajinan di Bojonegoro","author":"Support FMIPA","date":"11\/07\/2022","format":false,"excerpt":"Tim Dosen IPB University yang diketuai Dr Siti Nikmatin mengunjungi Desa Sidorejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur untuk meninjau kemajuan kegiatan pengabdian masyarakat Dosen Pulang Kampung (Dospulkam), pada pada 3\/7. Kegiatan yang diawali sejak Mei 2022 lalu kini terus berkembang dan mulai menghasilkan karya-karya kerajinan tangan yang siap dikomersialkan. \u201cDesa Sidorejo\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":5101,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5101","url_meta":{"origin":5104,"position":4},"title":"Pemanfaatan Pupuk Cair dalam Produksi Jambu Biji","author":"FMIPA","date":"10\/05\/2020","format":false,"excerpt":"Jambu biji telah lama menjadi salah satu komoditas unggulan di Desa Cikarawang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bertani merupakan salah satu mata pencaharian utama bagi penduduk desa ini. Oleh sebab itu, peningkatan produksi jambu biji dianggap dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan para petani setempat. Salah satu langkah yang dilakukan untuk meningkatkan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Sdgs Biokimia&quot;","block_context":{"text":"Sdgs Biokimia","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=47"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Pak_Zainal_foto.png?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Pak_Zainal_foto.png?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Pak_Zainal_foto.png?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Pak_Zainal_foto.png?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Pak_Zainal_foto.png?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":4291,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=4291","url_meta":{"origin":5104,"position":5},"title":"Himagreto FMIPA IPB Kembangkan Energi Berkelanjutan Berbahan Dasar Limbah Kulit Kopi","author":"Support FMIPA","date":"22\/09\/2023","format":false,"excerpt":"Himpunan Profesi Mahasiswa Agrometeorologi (Himagreto) IPB University melakukan pelatihan pembuatan briket sebagai salah satu energi berkelanjutan berbahan dasar limbah kulit kopi di Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Pelatihan ini dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian dari kegiatan Studi Observasi Meteorologi (STORM) 2023. Rizka, perwakilan Himagreto IPB University mengatakan, pelatihan pembuatan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5104","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5104"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5104\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5106,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5104\/revisions\/5106"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5105"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5104"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5104"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5104"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}