{"id":6457,"date":"2026-01-09T09:49:11","date_gmt":"2026-01-09T02:49:11","guid":{"rendered":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457"},"modified":"2026-01-09T09:59:31","modified_gmt":"2026-01-09T02:59:31","slug":"peneliti-ipb-university-ciptakan-filter-zeolit-antimikroba-untuk-peternakan-unggas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457","title":{"rendered":"Peneliti IPB University Ciptakan Filter Zeolit Antimikroba untuk Peternakan Unggas"},"content":{"rendered":"\n<p>Air bersih menjadi faktor kunci dalam menjaga kesehatan ayam dan kualitas telur di peternakan unggas. Menjawab tantangan kontaminasi bakteri pada sumber air minum ternak, tim peneliti IPB University menghadirkan inovasi filter zeolit antimikroba yang terbukti mampu menyaring bakteri dan meningkatkan produktivitas ayam hingga lima persen.<\/p>\n\n\n\n<p>Inovasi ini dikembangkan oleh Dr Zaenal Abidin dari Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University. Filter zeolit antimikroba tersebut diperkenalkan melalui IPB Pedia yang tayang di kanal YouTube IPB TV.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Dr Zaenal, sumber air minum dan sanitasi yang kurang baik di peternakan ayam sering kali menyebabkan kontaminasi bakteri. Selama ini, salah satu cara yang umum dilakukan peternak adalah menambahkan kaporit ke dalam air minum. Namun, cara tersebut dikhawatirkan dapat membunuh bakteri baik yang dibutuhkan ayam dan berdampak pada lingkungan sekitar.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDilatarbelakangi kondisi itu, kami membuat inovasi zeolit antimikroba. Filter ini digunakan untuk membunuh bakteri di dalam media air dengan memanfaatkan material zeolit,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Zeolit merupakan batuan alam yang secara ilmiah dikenal sebagai alumino silikat, yaitu batuan yang mengandung aluminium dan silikat. Batuan ini banyak ditemukan di Indonesia, salah satunya di wilayah pantai selatan Pulau Jawa. Zeolit memiliki sifat khas berupa kemampuan mengikat kation, sehingga jenis kation di dalamnya dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKarena bisa mengikat kation, zeolit ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari menyimpan hara pertanian hingga membunuh bakteri. Potensinya besar sebagai alternatif filter air antibakteri untuk menggantikan kaporit,\u201d kata Dr Zaenal yang juga pakar kimia anorganik.<\/p>\n\n\n\n<p>Filter zeolit antimikroba dibuat dari batuan zeolit alam berukuran sekitar tiga milimeter yang telah melalui proses aktivasi. Dalam penerapannya, filter ini dilengkapi dengan <em>cartridge <\/em>dan <em>housing filter <\/em>untuk menyaring air minum ayam secara optimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Ukuran zeolit menjadi faktor penting dalam efektivitas filter. Zeolit berbentuk serbuk memang memiliki luas permukaan besar, tetapi berisiko menyumbat aliran air.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau sudah menyumbat, saya yakin peternak tidak akan mau menggunakan. Karena itu, kami gunakan zeolit berbentuk granul sekitar tiga milimeter agar aliran air tetap lancar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasil penerapan filter zeolit antimikroba menunjukkan bahwa air minum di peternakan ayam tidak terdeteksi bakteri. Selain itu, telur yang dihasilkan juga bebas bakteri, dengan peningkatan produktivitas ayam bertelur mencapai lima persen.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui inovasi ini, peternak diharapkan dapat memastikan ternaknya memperoleh air minum yang bersih, aman, dan berkualitas. Pada akhirnya, penggunaan filter zeolit antimikroba berkontribusi langsung pada peningkatan kesehatan unggas serta kualitas dan kuantitas telur yang dihasilkan. (Fj)<\/p>\n\n\n\n<p>Source : <a href=\"https:\/\/www.ipb.ac.id\/news\/index\/2026\/01\/peneliti-ipb-university-ciptakan-filter-zeolit-antimikroba-untuk-peternakan-unggas\/\">ipb.ac.id<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Air bersih menjadi faktor kunci dalam menjaga kesehatan ayam dan kualitas telur di peternakan unggas. Menjawab tantangan kontaminasi bakteri pada sumber air minum ternak, tim peneliti IPB University menghadirkan inovasi filter zeolit antimikroba yang terbukti mampu menyaring bakteri dan meningkatkan produktivitas ayam hingga lima persen. Inovasi ini dikembangkan oleh Dr Zaenal Abidin dari Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University. Filter zeolit antimikroba tersebut diperkenalkan melalui IPB Pedia yang tayang di kanal YouTube IPB TV. Menurut Dr Zaenal, sumber air minum dan sanitasi yang kurang baik di peternakan ayam sering kali menyebabkan kontaminasi bakteri. Selama ini, salah satu cara yang umum dilakukan peternak adalah menambahkan kaporit ke dalam air minum. Namun, cara tersebut dikhawatirkan dapat membunuh bakteri baik yang dibutuhkan ayam dan berdampak pada lingkungan sekitar. \u201cDilatarbelakangi kondisi itu, kami membuat inovasi zeolit antimikroba. Filter ini digunakan untuk membunuh bakteri di dalam media air dengan memanfaatkan material zeolit,\u201d ujarnya. Zeolit merupakan batuan alam yang secara ilmiah dikenal sebagai alumino silikat, yaitu batuan yang mengandung aluminium dan silikat. Batuan ini banyak ditemukan di Indonesia, salah satunya di wilayah pantai selatan Pulau Jawa. Zeolit memiliki sifat khas berupa kemampuan mengikat kation, sehingga jenis kation di dalamnya dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan. \u201cKarena bisa mengikat kation, zeolit ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari menyimpan hara pertanian hingga membunuh bakteri. Potensinya besar sebagai alternatif filter air antibakteri untuk menggantikan kaporit,\u201d kata Dr Zaenal yang juga pakar kimia anorganik. Filter zeolit antimikroba dibuat dari batuan zeolit alam berukuran sekitar tiga milimeter yang telah melalui proses aktivasi. Dalam penerapannya, filter ini dilengkapi dengan cartridge dan housing filter untuk menyaring air minum ayam secara optimal. Ukuran zeolit menjadi faktor penting dalam efektivitas filter. Zeolit berbentuk serbuk memang memiliki luas permukaan besar, tetapi berisiko menyumbat aliran air.&nbsp; \u201cKalau sudah menyumbat, saya yakin peternak tidak akan mau menggunakan. Karena itu, kami gunakan zeolit berbentuk granul sekitar tiga milimeter agar aliran air tetap lancar,\u201d jelasnya. Hasil penerapan filter zeolit antimikroba menunjukkan bahwa air minum di peternakan ayam tidak terdeteksi bakteri. Selain itu, telur yang dihasilkan juga bebas bakteri, dengan peningkatan produktivitas ayam bertelur mencapai lima persen. Melalui inovasi ini, peternak diharapkan dapat memastikan ternaknya memperoleh air minum yang bersih, aman, dan berkualitas. Pada akhirnya, penggunaan filter zeolit antimikroba berkontribusi langsung pada peningkatan kesehatan unggas serta kualitas dan kuantitas telur yang dihasilkan. (Fj) Source : ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6458,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[26,48,97,37,67,60,63,44,95],"tags":[102,103,104],"class_list":["post-6457","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","category-fakultas","category-kepakaran","category-kimia","category-sdgs-12","category-sdgs-2","category-sdgs-6","category-sdgs-kimia","category-sustainability","tag-sdgs-17","tag-sdgs-2","tag-sdgs-6"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Peneliti IPB University Ciptakan Filter Zeolit Antimikroba untuk Peternakan Unggas - fmipa.ipb.ac.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Peneliti IPB University Ciptakan Filter Zeolit Antimikroba untuk Peternakan Unggas - fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Air bersih menjadi faktor kunci dalam menjaga kesehatan ayam dan kualitas telur di peternakan unggas. Menjawab tantangan kontaminasi bakteri pada sumber air minum ternak, tim peneliti IPB University menghadirkan inovasi filter zeolit antimikroba yang terbukti mampu menyaring bakteri dan meningkatkan produktivitas ayam hingga lima persen. Inovasi ini dikembangkan oleh Dr Zaenal Abidin dari Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University. Filter zeolit antimikroba tersebut diperkenalkan melalui IPB Pedia yang tayang di kanal YouTube IPB TV. Menurut Dr Zaenal, sumber air minum dan sanitasi yang kurang baik di peternakan ayam sering kali menyebabkan kontaminasi bakteri. Selama ini, salah satu cara yang umum dilakukan peternak adalah menambahkan kaporit ke dalam air minum. Namun, cara tersebut dikhawatirkan dapat membunuh bakteri baik yang dibutuhkan ayam dan berdampak pada lingkungan sekitar. \u201cDilatarbelakangi kondisi itu, kami membuat inovasi zeolit antimikroba. Filter ini digunakan untuk membunuh bakteri di dalam media air dengan memanfaatkan material zeolit,\u201d ujarnya. Zeolit merupakan batuan alam yang secara ilmiah dikenal sebagai alumino silikat, yaitu batuan yang mengandung aluminium dan silikat. Batuan ini banyak ditemukan di Indonesia, salah satunya di wilayah pantai selatan Pulau Jawa. Zeolit memiliki sifat khas berupa kemampuan mengikat kation, sehingga jenis kation di dalamnya dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan. \u201cKarena bisa mengikat kation, zeolit ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari menyimpan hara pertanian hingga membunuh bakteri. Potensinya besar sebagai alternatif filter air antibakteri untuk menggantikan kaporit,\u201d kata Dr Zaenal yang juga pakar kimia anorganik. Filter zeolit antimikroba dibuat dari batuan zeolit alam berukuran sekitar tiga milimeter yang telah melalui proses aktivasi. Dalam penerapannya, filter ini dilengkapi dengan cartridge dan housing filter untuk menyaring air minum ayam secara optimal. Ukuran zeolit menjadi faktor penting dalam efektivitas filter. Zeolit berbentuk serbuk memang memiliki luas permukaan besar, tetapi berisiko menyumbat aliran air.&nbsp; \u201cKalau sudah menyumbat, saya yakin peternak tidak akan mau menggunakan. Karena itu, kami gunakan zeolit berbentuk granul sekitar tiga milimeter agar aliran air tetap lancar,\u201d jelasnya. Hasil penerapan filter zeolit antimikroba menunjukkan bahwa air minum di peternakan ayam tidak terdeteksi bakteri. Selain itu, telur yang dihasilkan juga bebas bakteri, dengan peningkatan produktivitas ayam bertelur mencapai lima persen. Melalui inovasi ini, peternak diharapkan dapat memastikan ternaknya memperoleh air minum yang bersih, aman, dan berkualitas. Pada akhirnya, penggunaan filter zeolit antimikroba berkontribusi langsung pada peningkatan kesehatan unggas serta kualitas dan kuantitas telur yang dihasilkan. (Fj) Source : ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"fmipa.ipb.ac.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-09T02:49:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-09T02:59:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/jnl.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1281\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"721\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"FMIPA\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"FMIPA\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=6457#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=6457\"},\"author\":{\"name\":\"FMIPA\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/263bf412b978c4e0e0357d09b736e8d0\"},\"headline\":\"Peneliti IPB University Ciptakan Filter Zeolit Antimikroba untuk Peternakan Unggas\",\"datePublished\":\"2026-01-09T02:49:11+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-09T02:59:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=6457\"},\"wordCount\":402,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=6457#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/jnl.jpg\",\"keywords\":[\"SDGS 17\",\"SDGS 2\",\"SDGS 6\"],\"articleSection\":[\"Berita Utama\",\"Fakultas\",\"Kepakaran\",\"Kimia\",\"SDG'S 12\",\"SDG'S 2\",\"SDG'S 6\",\"Sdgs Kimia\",\"Sustainability\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=6457#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=6457\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=6457\",\"name\":\"Peneliti IPB University Ciptakan Filter Zeolit Antimikroba untuk Peternakan Unggas - fmipa.ipb.ac.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=6457#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=6457#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/jnl.jpg\",\"datePublished\":\"2026-01-09T02:49:11+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-09T02:59:31+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=6457#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=6457\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=6457#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/jnl.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/jnl.jpg\",\"width\":1281,\"height\":721},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?p=6457#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Peneliti IPB University Ciptakan Filter Zeolit Antimikroba untuk Peternakan Unggas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"name\":\"fmipa.ipb.ac.id\",\"description\":\"Fast Forward Future\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#organization\",\"name\":\"Fakultas MIPA IPB University\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png\",\"width\":8200,\"height\":1648,\"caption\":\"Fakultas MIPA IPB University\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/fmipa_ipb\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/263bf412b978c4e0e0357d09b736e8d0\",\"name\":\"FMIPA\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"FMIPA\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/fmipa.ipb.ac.id\\\/?author=4\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Peneliti IPB University Ciptakan Filter Zeolit Antimikroba untuk Peternakan Unggas - fmipa.ipb.ac.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Peneliti IPB University Ciptakan Filter Zeolit Antimikroba untuk Peternakan Unggas - fmipa.ipb.ac.id","og_description":"Air bersih menjadi faktor kunci dalam menjaga kesehatan ayam dan kualitas telur di peternakan unggas. Menjawab tantangan kontaminasi bakteri pada sumber air minum ternak, tim peneliti IPB University menghadirkan inovasi filter zeolit antimikroba yang terbukti mampu menyaring bakteri dan meningkatkan produktivitas ayam hingga lima persen. Inovasi ini dikembangkan oleh Dr Zaenal Abidin dari Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University. Filter zeolit antimikroba tersebut diperkenalkan melalui IPB Pedia yang tayang di kanal YouTube IPB TV. Menurut Dr Zaenal, sumber air minum dan sanitasi yang kurang baik di peternakan ayam sering kali menyebabkan kontaminasi bakteri. Selama ini, salah satu cara yang umum dilakukan peternak adalah menambahkan kaporit ke dalam air minum. Namun, cara tersebut dikhawatirkan dapat membunuh bakteri baik yang dibutuhkan ayam dan berdampak pada lingkungan sekitar. \u201cDilatarbelakangi kondisi itu, kami membuat inovasi zeolit antimikroba. Filter ini digunakan untuk membunuh bakteri di dalam media air dengan memanfaatkan material zeolit,\u201d ujarnya. Zeolit merupakan batuan alam yang secara ilmiah dikenal sebagai alumino silikat, yaitu batuan yang mengandung aluminium dan silikat. Batuan ini banyak ditemukan di Indonesia, salah satunya di wilayah pantai selatan Pulau Jawa. Zeolit memiliki sifat khas berupa kemampuan mengikat kation, sehingga jenis kation di dalamnya dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan. \u201cKarena bisa mengikat kation, zeolit ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari menyimpan hara pertanian hingga membunuh bakteri. Potensinya besar sebagai alternatif filter air antibakteri untuk menggantikan kaporit,\u201d kata Dr Zaenal yang juga pakar kimia anorganik. Filter zeolit antimikroba dibuat dari batuan zeolit alam berukuran sekitar tiga milimeter yang telah melalui proses aktivasi. Dalam penerapannya, filter ini dilengkapi dengan cartridge dan housing filter untuk menyaring air minum ayam secara optimal. Ukuran zeolit menjadi faktor penting dalam efektivitas filter. Zeolit berbentuk serbuk memang memiliki luas permukaan besar, tetapi berisiko menyumbat aliran air.&nbsp; \u201cKalau sudah menyumbat, saya yakin peternak tidak akan mau menggunakan. Karena itu, kami gunakan zeolit berbentuk granul sekitar tiga milimeter agar aliran air tetap lancar,\u201d jelasnya. Hasil penerapan filter zeolit antimikroba menunjukkan bahwa air minum di peternakan ayam tidak terdeteksi bakteri. Selain itu, telur yang dihasilkan juga bebas bakteri, dengan peningkatan produktivitas ayam bertelur mencapai lima persen. Melalui inovasi ini, peternak diharapkan dapat memastikan ternaknya memperoleh air minum yang bersih, aman, dan berkualitas. Pada akhirnya, penggunaan filter zeolit antimikroba berkontribusi langsung pada peningkatan kesehatan unggas serta kualitas dan kuantitas telur yang dihasilkan. (Fj) Source : ipb.ac.id","og_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457","og_site_name":"fmipa.ipb.ac.id","article_published_time":"2026-01-09T02:49:11+00:00","article_modified_time":"2026-01-09T02:59:31+00:00","og_image":[{"width":1281,"height":721,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/jnl.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"FMIPA","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"FMIPA","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457"},"author":{"name":"FMIPA","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/263bf412b978c4e0e0357d09b736e8d0"},"headline":"Peneliti IPB University Ciptakan Filter Zeolit Antimikroba untuk Peternakan Unggas","datePublished":"2026-01-09T02:49:11+00:00","dateModified":"2026-01-09T02:59:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457"},"wordCount":402,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/jnl.jpg","keywords":["SDGS 17","SDGS 2","SDGS 6"],"articleSection":["Berita Utama","Fakultas","Kepakaran","Kimia","SDG'S 12","SDG'S 2","SDG'S 6","Sdgs Kimia","Sustainability"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457","name":"Peneliti IPB University Ciptakan Filter Zeolit Antimikroba untuk Peternakan Unggas - fmipa.ipb.ac.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/jnl.jpg","datePublished":"2026-01-09T02:49:11+00:00","dateModified":"2026-01-09T02:59:31+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457#primaryimage","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/jnl.jpg","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/jnl.jpg","width":1281,"height":721},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6457#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Peneliti IPB University Ciptakan Filter Zeolit Antimikroba untuk Peternakan Unggas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","name":"fmipa.ipb.ac.id","description":"Fast Forward Future","publisher":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#organization","name":"Fakultas MIPA IPB University","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","contentUrl":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/G-Logo-IPB-University-Vertical-Warna-Hi-1.png","width":8200,"height":1648,"caption":"Fakultas MIPA IPB University"},"image":{"@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/fmipa_ipb\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/#\/schema\/person\/263bf412b978c4e0e0357d09b736e8d0","name":"FMIPA","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bc86fbcdfc132d52c99f722214aabaa74d935697fa5c88e390cfcfc3f33ec2d7?s=96&d=mm&r=g","caption":"FMIPA"},"sameAs":["https:\/\/fmipa.ipb.ac.id"],"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?author=4"}]}},"views":17,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/jnl.jpg","jetpack-related-posts":[{"id":6534,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6534","url_meta":{"origin":6457,"position":0},"title":"FMIPA IPB University Bertransformasi Menuju Fakultas Sains, Perkuat Bioinformatika dan Riset Biodiversitas","author":"FMIPA","date":"13\/04\/2026","format":false,"excerpt":"Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University terus melakukan pembaruan kelembagaan, akademik, dan riset sebagai bagian dari strategi penguatan sains dasar yang adaptif dan lintas disiplin. Hal ini disampaikan Dekan Dr Berry Juliandi, saat memaparkan perkembangan terbaru FMIPA IPB University. Ia menjelaskan, perubahan signifikan terjadi setelah tiga departemen\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/FMIPA-IPB-University-Bertransformasi-Menuju-Fakultas-Sains-Perkuat-Bioinformatika-dan-Riset-Biodiversitas.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/FMIPA-IPB-University-Bertransformasi-Menuju-Fakultas-Sains-Perkuat-Bioinformatika-dan-Riset-Biodiversitas.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/FMIPA-IPB-University-Bertransformasi-Menuju-Fakultas-Sains-Perkuat-Bioinformatika-dan-Riset-Biodiversitas.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/FMIPA-IPB-University-Bertransformasi-Menuju-Fakultas-Sains-Perkuat-Bioinformatika-dan-Riset-Biodiversitas.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/FMIPA-IPB-University-Bertransformasi-Menuju-Fakultas-Sains-Perkuat-Bioinformatika-dan-Riset-Biodiversitas.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":6485,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6485","url_meta":{"origin":6457,"position":1},"title":"Prof Antonius Ungkap Kekayaan Tak Kasat Mata Indonesia, 95% Masih Jadi Misteri","author":"FMIPA","date":"28\/01\/2026","format":false,"excerpt":"Indonesia dikenal sebagai negara megabiodiversitas dengan kekayaan alam yang melimpah. Namun, kekayaan tersebut tidak hanya terbatas pada sumber daya yang kasat mata. Nusantara juga menyimpan keragaman mikroba yang luar biasa dan berpotensi besar untuk dikembangkan dalam berbagai bidang, khususnya bioteknologi. Hal tersebut disampaikan Guru Besar Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Prof-Antonius-Suwanto.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Prof-Antonius-Suwanto.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Prof-Antonius-Suwanto.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Prof-Antonius-Suwanto.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Prof-Antonius-Suwanto.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":5543,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=5543","url_meta":{"origin":6457,"position":2},"title":"Departemen Biologi FMIPA IPB University Gelar Guest Lecture: Mengungkap Peran Enzim dalam Inovasi Bioplastik","author":"FMIPA","date":"04\/03\/2025","format":false,"excerpt":"Bogor, 3 Maret 2025 \u2013 Departemen Biologi FMIPA IPB University sukses menggelar kuliah tamu yang menghadirkan dua pakar terkemuka dari Division of Biological Science, Nara Institute of Science and Technology, yaitu Prof. Shosuke Yoshida dan Asst. Prof. Adrian Chek Min Fey. Dalam kesempatan istimewa ini, mereka membahas topik inovatif yang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-03-at-12.46.582-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-03-at-12.46.582-scaled.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-03-at-12.46.582-scaled.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-03-at-12.46.582-scaled.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-03-at-12.46.582-scaled.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-03-at-12.46.582-scaled.jpg?resize=1400%2C800&ssl=1 4x"},"classes":[]},{"id":6405,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6405","url_meta":{"origin":6457,"position":3},"title":"Mitigasi Kebakaran Lahan Gambut, Prof. Muh Taufik Kembangkan Pendekatan Ekohidrologi","author":"FMIPA","date":"13\/11\/2025","format":false,"excerpt":"IPB University kembali menghadirkan solusi dalam mitigasi kebakaran lahan gambut melalui pendekatan ekohidrologi. Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Prof Muh Taufik, mengembangkan sistem deteksi dini kebakaran berbasis Peat Fire Vulnerability Index (PFVI) yang mampu memprediksi kerentanan hingga 14 hari ke depan. Prof Taufik menjelaskan bahwa sistem\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Mitigasi.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Mitigasi.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Mitigasi.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Mitigasi.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Mitigasi.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":6437,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6437","url_meta":{"origin":6457,"position":4},"title":"Dekan FMIPA Seluruh Indonesia Bertemu di IPB University, Siap Rombak Kurikulum Lebih Relevan","author":"FMIPA","date":"03\/12\/2025","format":false,"excerpt":"Kampus IPB Gunung Gede, Kota Bogor menjadi saksi pertemuan para dekan fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam (FMIPA), fakultas sains dan teknologi (FST), dan fakultas sains dan matematika (FSM) dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam MIPAnet. Melalui Workshop Kurikulum Industri-MIPAnet (23\u201326\/11), acara ini digelar sebagai forum strategis untuk menyelaraskan kurikulum\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/mipanet.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/mipanet.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/mipanet.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/mipanet.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/mipanet.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]},{"id":6419,"url":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?p=6419","url_meta":{"origin":6457,"position":5},"title":"Dr Ivan Permana Putra: Indonesia Negara Megabiodiversitas, Tapi Riset tentang Jamur Masih Sangat Minim","author":"FMIPA","date":"01\/12\/2025","format":false,"excerpt":"Indonesia dikenal sebagai negara megabiodiversitas. Namun, apakah klaim itu juga berlaku untuk dunia jamur? Pertanyaan ini dibahas Dr Ivan Permana Putra, dosen Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam IPB University dalam webinar Ngobrolin Spesies edisi ke-7. Dalam pemaparannya, Dr Ivan menyampaikan bahwa hingga kini, data tentang jamur di\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita Utama&quot;","block_context":{"text":"Berita Utama","link":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/?cat=26"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/ivan-permana-putra.jpg?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/ivan-permana-putra.jpg?resize=350%2C200&ssl=1 1x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/ivan-permana-putra.jpg?resize=525%2C300&ssl=1 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/ivan-permana-putra.jpg?resize=700%2C400&ssl=1 2x, https:\/\/i0.wp.com\/fmipa.ipb.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/ivan-permana-putra.jpg?resize=1050%2C600&ssl=1 3x"},"classes":[]}],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6457","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6457"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6457\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6459,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6457\/revisions\/6459"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6458"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6457"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6457"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.ipb.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6457"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}