FMIPA Menuju Zero Waste
FMIPA Menuju Zero Waste
Pada tanggal 2 Desember, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi pemilahan sampah bagi tenaga kependidikan di lingkungan Dekanat FMIPA. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan sampah yang tepat serta mendukung implementasi program program menuju zero waste di lingkungan fakultas.
Dalam kegiatan tersebut, tenaga kependidikan diminta untuk mendata jenis-jenis sampah yang paling sering dihasilkan dalam aktivitas sehari-hari. Pendataan ini menjadi dasar untuk mengidentifikasi kategori tempat sampah yang dibutuhkan sehingga proses pemilahan dan pengolahannya dapat dilakukan secara lebih efektif.
Saat ini, penyediaan tempat sampah terpilah telah diterapkan di seluruh area FMIPA. Mahasiswa, tenaga kependidikan, dan dosen diharapkan dapat berpartisipasi aktif dengan membuang sampah sesuai kategori yang telah disediakan, sehingga kualitas pengelolaan sampah dapat meningkat.
Selain itu, tenaga kependidikan bersama mahasiswa turut melakukan pembuatan lubang biopori. Biopori tersebut digunakan untuk membuang sampah sisa makanan, yang memberikan berbagai manfaat seperti meningkatkan daya serap tanah, mengurangi genangan air, serta membantu proses pengomposan alami.
FMIPA juga menyediakan tempat pengumpulan serasah daun, sebagai bagian dari upaya pengolahan sampah organik. Serasah daun yang terkumpul akan diolah menjadi pupuk kompos, yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk perawatan tanaman-tanaman yang berada di lingkungan FMIPA.
Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang tepat, teratur, dan berkelanjutan. Upaya ini juga sejalan dengan program menuju zero waste dan mendukung pencapaian Agenda SDGs nomor 11 (Sustainable Cities and Communities) dan SDGs nomor 12 (Responsible Consumption and Production), yang menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan melalui praktik konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.