Partisipasi Dosen FMIPA IPB dalam APEC Workshop Mengenai Open Environmental Data di Thailand

WhatsApp Image 2025-02-25 at 14.06.24
Berita Utama / Fakultas / SDG'S 13 / SDG'S 15 / SDG'S 17

Partisipasi Dosen FMIPA IPB dalam APEC Workshop Mengenai Open Environmental Data di Thailand

Bangkok, 25 Februari 2025 – Dr. Akhmad Faqih, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni serta dosen Departemen Geofisika dan Meteorologi FMIPA IPB University, berperan serta sebagai narasumber dalam Workshop APEC bertema “Achieving Sustainability and Resilience in Water Management of APEC Developing Economies Using Open Environmental Data” yang diselenggarakan pada tanggal 24-25 Februari 2025 di Bangkok, Thailand. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi berkembang APEC dalam pengelolaan air jangka panjang serta membangun keberlanjutan dan ketahanan melalui kolaborasi antara ekonomi maju dan berkembang.

Dalam sesi pada hari kedua, Dr. Faqih memberikan presentasi mengenai “Developing an Integrated System for Climate Observations, Predictions, and Applications: Bridging Weather, Sub-seasonal, and Seasonal Climate Predictions” Pada presentasinya, Dr. Faqih menekankan peran pengamatan atau observasi iklim yang sangat penting untuk mengumpulkan data mengenai suhu, curah hujan, unsur iklim lainnya. Memahami data observasi iklim memungkinkan kita untuk membuat prediksi iklim di masa depan dan kemungkinan dampaknya. Prediksi iklim yang akurat dalam berbagai skala waktu mulai dari prediksi cuaca harian, submusiman ke musiman, dan musiman ke interannual sangat penting untuk perencanaan dan pengambilan keputusan yang efektif di berbagai sektor, termasuk pertanian, manajemen bencana, dan pengembangan kota. Pada presentasi ini juga disampaikan contoh aplikasi pemanfaatan informasi iklim dan prediksinya dalam bidang pertanian.

Selain itu, penekanan juga diberikan pada pentingnya upaya pengembangan sistem terintegrasi untuk observasi, prediksi, dan aplikasi iklim untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor dan komoditas dalam beradaptasi terhadap dampak iklim. Mengintegrasikan berbagai sumber data meningkatkan akurasi dan keandalan prakiraan iklim secara signifikan. Pendekatan terintegrasi mendorong kolaborasi lintas disiplin, menghasilkan solusi iklim yang lebih komprehensif, serta meningkatkan kemampuan kita untuk merespon tantangan ancaman iklim ekstrim. Pada kesempatan ini juga disampaikan mengenai upaya IPB saat ini melalui Departemen Geofisika dan Meteorologi dalam mengembangkan Sistem Integrasi Observasi, Prediksi, dan Aplikasi Iklim (SINOPTIK). APEC workshop yang berlangsung selama dua hari menjadi kesempatan bagi para peserta dari berbagai negara untuk saling berdiskusi menegnai peran penting data lingkungan terbuka global dalam studi iklim dan kolaborasi internasional.

Source: Dr. Akhmad Faqih, S.Si.